Is This Love

Is This Love
epi 11 Rencana liburan



***Hai apa kabar friend...


sehat semua


jumpa lagi dengan cerita Laura...


 


Happy reading...😘😘***


 


Hari ini hari terakhir ujian,Laura dan teman teman berencana untuk mengadakan liburan.


" Kemana kita..?" tanya Yosi kepada ketiga temannya.


" Naik gunung yok..." usul Rey.


" Ogah......!!" ucap Laura berbarengan dengan Yosi dan Sinta.


"Nanti temu setan dan binatang buas...ih...!" seru Sinta.


" Nga bisa mandi lagi,mau mandi dimana ayo.....?"tanya Laura.


" Mandi di sungai..." kata Rey yang berusaha terus, agar teman-temannya mau menerima usulnya untuk mau naik gunung.


" Ogah...!" mandi di sungai,ntar ada buaya dah gitu dingin airnya...ih..." ujar Laura seraya membanyangkan suasana sungai yang penuh buaya yang akan menerkamnya.


" Usulmu di delete..." kata Laura.


" Jadi kemana ,naik gunung kan seru..." pujuk Rey lagi.


" Seru apaan..." kata Yosi.


" Serulah !" tidur di alam terbuka, coba pasti nagih kalian..." kata Rey lagi.


" Lagi bobok cantik ,tahu-tahu datang tu macan ditariknya kita ke hutan.Pulang-pulang tinggal nama kita..." kata Sinta.


" Ke villa aja Laura ,dah lama kita tak kesana..." ucap Sinta.


" Iya Laura,villa keluarga elo kosong kan...?" tanya Yosi.


" Ya kosong ,emang lo pikir villa gw disewakan..." celetuk Laura.


" Seru juga bisa surfing gw..." ucap Rey yang mengetahui bahwa villa Laura di pinggir pantai.


" Moga-moga Daddy izin,kalau kak Leo ngak ikut...." ujar Laura.


" Ajak saja kakak Leo..." kata Rey.


" Kak Leo lagi banyak sidang..." kata Laura.


" ntar gw pujuk Daddy biar kasih izin tanpa kak Leo ikut..." kata Laura.


kita beralih ke Gerry dulu.


Gerry masih fokus ke laptopnya,sesekali dia mengerutkan keningnya dan memijat-mijat keningnya.


ketika Radit mengetuk pintu ruangannya dan masuk,Gerry tetap fokus menatap laptopnya tanpa menoleh kearah Radit.


" Gerry nih,perincian yang lo minta..." Radit menyerahkan berkas yang dibawanya tadi pada Gerry.


" thanks..." kata Gerry.


" Elo..serius amat,istirahat bro ntar putih tu rambut..." ledek Radit.


Gerry mengalihkan pandangannya dari laptop dan melakukan perenggangan karena dia merasa otot-ototnya kaku setelah lama duduk didepan laptop.


" Biasa saja..." ucap Gerry.


" Elo berminat ngak...?" selidik Radit sembari memandang raut muka Gerry dengan seksama.


" Baru ketemu sekali..." kata Gerry.


" Dua kali bro..." ucap Radit.


" Yang sekali tidak ngobrol hanya sepintas..." ucap Gerry lagi.


" Tapi anaknya lucu dan imutnya..." kekeh Radit.


Gerry juga tertawa mengingat kejadian dirumah Bagus Permana, ketika dia dan Radit di undang makan hari minggu lalu.


 


\ flashback\


 


" Kak Leo suka sekali ya buat malu Laura..." dengan mencembrutkan bibirnya.


" Kakak bukan mempermalukan dek..." ujar Leo lagi.


" Terus apa namanya ini ,nunjukkan hasil kerja Laura..." kata Laura dengan wajah kesal.


" Biar tahu tu calon adik ipar,bahwa calon bininya nga bisa motong buah..." goda Leo lagi.


" Kakak...." rajuk Laura.


" Nga...pa-pa ,masih bisa dimakan.Malah sepertinya makin manis buahnya..." ucap Gerry sembari mencomot sepotong melon dan memasukan kemulutnya.


Radit juga mengikuti perbuatannya Gerry dengan mencomot sepotong melon dan memakannya


" hu...manis sekali seperti di tambah gula..." ujarnya Radit dengan tersenyum.


Melihat perbuatan Gerry dan Radit,daddy mommy dan Leo tertawa.


Laura hanya menunjukkan wajahnya yang mesem.


 


**flashback end**\


 


" Sepertinya bro,hidup lu akan penuh dengan warna .Jika Laura jadi bini lu..." kekeh Radit.


" Buset...lu..." kata Gerry.


" Kapan rencana elu ngajak Laura ngedate...?" tanya Radit.


" Ntar dulu masih sibuk ni dengan schedule..." kata Gerry


" lu mah repot terus,liburan bro..." ujar Radit.


 


***bersambung guys


 


happy reading friends***......