Is This Love

Is This Love
epi 35. Kembali



***Apa kabar semua,sehat semua bersama keluarga ya..


Happy reading ya teman-teman bersama keluarga tercinta.


happy reading bersama laura ya..


Setelah menempuh perjalanan hampir 4 jam,akhirnya mommy dan Laura tiba dirumah.Sesampainya mereka dirumah mereka telah disambut daddy dan kak Leo begitu juga dengan bik Inah.


"My princess welcome back!" sambutan dari daddynya ketika Laura keluar dari mobil dan ditangannya tongkat dengan setia menemaninya dalam bergerak sehari-hari.


Daddy dan Leo bergantian memeluk Laura begitu juga dengan bik Inah,dia sangat rindu dengan kejahilan Laura dulu yang suka mengusulinnya didapur.


"Non Laura,bibik kangen banget.Bibik ngak bisa ketemu,hanya Diman yang terus ketemu non," ucap Bik Inah,dan disudut bola matanya sudah berair.


"Udah bik jangan nangis,jangan dikira Laura ngak bisa ngeliat ngak tahu bahwa bibik nangis kan," ucap Laura .


"Sudah ayo masuk,Laura pasti capek dan lapar ," beritahukan daddynya,karena tadi mommynya memberitahukan daddynya bahwa tidak mau berhenti diperjalanan untuk mengisi perut.


"Dek,ngak mampir makan dijalan tadi?" tanya kak Leo.


"Ngak kak,ingin makan masakan bibik,Laura kangen masakan bibik," beritahukan Laura kenapa tidak makan dalam perjalanan,sebenarnya itu hanya alasan Laura saja.Laura sebenarnya kurang nyaman berada ditempat yang baru.


"Ayo non,bibik sudah masak favoritnya non Laura," kata bik Inah ketika dia mendengar Laura rindu masakannya.


Laura masuk kedalam rumah dituntun Leo dan daddynya,karena dia sudah lama meninggalkan rumah sehingga dia belum terbiasa lagi.


"Laura nanti mau belajar mengenal rumah ini lagi,bisa-bisa Laura memecahkan keramik kesayangan mommy," gurau Laura dengan tertawanya.


Mommynya mendengar gurauan Laura merasakan sedih yang mendalam.


"Jika tak mommy izinkan Laura bawa mobil sendiri,Laura tidak akan begini," guman mommynya dengan lirih.Dan air matanya sudah luruh,diusapnya air matanya.


Ketika dilihatnya istrinya menangis,daddy mendekat dan memeluk istrinya dengan erat.Daddy Laura tahu bahwa istrinya merasa ikut andil dalam kecelakaan Laura.


"Sayang sudah jangan nangis,nanti Laura mendengar," hibur daddy Laura pada mommynya yang masih memandang Laura yang sudah duduk di meja makan.


"Mom..!" Laura memanggil mommynya


Mendengar panggilan Laura,menghentikan tangisnya.


"Ayo makan mom,pasti mommy laparkan.Laura tadi dengar suara cacing diperut mommy sudah demo disepanjang perjalanan," gurau Laura pada Mommynya.


"Ya,perut mommy sudah minta diisi," ujar mommynya.


"Makan non Laura,biar gemuk," kata bik Inah.


"Ah...Laura ngak mau gemuk bibik..!" seru Laura dengan suara manjanya.


Bik Inah tertawa mendengar suara manja Laura lagi,ketika disuruh makan banyak agar badannya gemuk.


Setelah mengetahui bahwa Laura sedang berada dirumahnya,teman-temannya datang mengunjunginya.


"Laura my darling..!" seru Rey langsung memeluknya.


"Lepas Rey.!"gw ngak bisa napas," seru Laura setelah mendapatkan pelukan dari Rey.


Rey melepaskan pelukannya,kemudian satu persatu memeluk Laura dengan erat karena telah lama mereka tak bertemu.Setelah terakhir temannya mengunjunginya ke villa 2 bulan yang lalu.


"beb,datang ya wisuda..?" tanya Yosi.


"Ya beb..," kata Sinta juga.


"Kapan kalian wisuda?" Laura bertanya hari wisuda temannya.


"Seminggu lagi beb" kata Sinta .


"Belum tahu ya,kalau urusan lancar Laura ngak lama disini,jika ngak lancar mungkin lama ," beritahukan Laura.


"Oh God,moga-moga urusan Laura ngak lancar," doa Rey.


"Ih..Rey doa kamu jahat banget!" seru Laura pada Rey yang mendoakan urusannya yang menyebabkan dia kembali kerumah tak lancar.


 


***Bersambung***