Is This Love

Is This Love
epi 44 Saingan gadis buta



Hai reader jumpai lagi,dengan cerita Laura dan Gerry.


Happy Reading guys.


Setelah tiba dibutiq yang dituju,Laura berkeras tak ingin keluar dari mobil.


"Ayo Laura turun,kita sudah ditunggu tante Sarah." bujuk Gerry.


"Ngak mau,mas aja sana fitting sendiri.Laura ngak mau nikah,yang kebelet nikah kan mas." tolak Laura untuk turun dari mobil.


"Oke kalau begitu." Kemudian Gerry dengan santainya mengangkat Laura keluar dari mobilnya.


"Turunin mas..!" teriak Laura,ketika Gerry lagi-lagi mengangkatnya.


"Diam,mas cium nanti." ancam Gerry,dan membuat Laura terdiam sampai kedalam butiq.


Orang-orang didalam butiq tersenyum melihat Gerry menggendong Laura dengan santainya tak memperdulikan orang memandang kearahnya dengan heran.


"Gerry,apa yang kau lakukan?" tanya tante Sarah,ketika dilihatnya Gerry menggendong Laura.Tante Sarah sudah mengetahui kisah cinta Laura dan Gerry.


Gerry mendudukkan Laura disofa yang ada diruangan tersebut.


"Laura,apakabar sayang?" tanya Tante Sarah.


"Baik tante." jawab Laura.


"Tante dengar,kalian mau menikah?" tanya tante Sarah lagi.


"Dia yang mau,Laura ngak." beritahukan Laura.


"Tante,baju yang saya pesan dah siapkan?" Gerry ngak menanggapi penolakan Laura.


"Sudah,lembur tante.Kamu sih bilangnya mendadak." kata tante Sarah kepada Gerry.


"Ya tante,nanti princess kabur." ujar Gerry sembari mengeluarkan tawanya.


"Ayo Laura,kita coba bajunya." ajak tante Sarah.


"Ngak mau,Laura ngak mau nikah dengannya." Laura berkeras menolak mencoba baju tersebut.


"Biar Gerry aja yang gantikan bajunya Tante." kata Gerry seraya menarik tangan Laura untuk bangkit dari duduknya.


"Apa..!" ngak mau,biar Laura ganti sendiri." Laura bangkit dari duduknya setelah Gerry mengatakan ingin membantunya ganti baju.


Gerry tersenyum melihat Laura mau mencoba bajunya.


"Ayo sayang,tante antar." Kemudian tante Sarah menuntunnya karena tongkatnya ditinggalkan Gerry didalam mobilnya.


Gerry duduk menunggu Laura mencoba bajunya,dia tak sabar melihatnya.Sewaktu menunggu Laura keluar dari ruang ganti.Datang dua orang wanita dengan tertawa genit duduk didepan Gerry,mereka saling bercerita.Dan sesekali melirik Gerry yang asyik dengan handphonenya.


"Hi cowok ni keren ya Stevi." bisik temannya.


"Kenapa,ingin elu tahlukkan?" tanya Stevi kepada Lucia.


"Yoi,sepertinya tajir." kata Lucie lagi kepada stevi.


"Mungkin dah punya pacar." beritahukan Stevi kepada Lucia.


"Baru pacar,dah punya bini aja bisa gw tahlukkan." ujar Lucia dengan gamblangnya.


Dengan gaya yang genit dan dibuat-buat, Lucia berjalan melewati Gerry.Dan ketika tiba didepan Gerry,Lucia pura-pura tersandung menyebabkan dia terjatuh didepannya Gerry.


"Aw...!" teriak Lucia kesakitan,mengharapkan Gerry menolongnya.


Gerry memandang kearah depan tempat Lucia terjatuh,tetapi pandangan bukan kepada Lucia tetapi kepada orang yang keluar menggunakan baju pengantin.Gerry bangkit dari duduknya dan berjalan kearah Lucia,membuat Lucia merasakan senang dan mengulurkan tangannya agar Gerry membantunya untuk berdiri,tetapi Gerry hanya melewatinya dan terfokus pada seorang wanita yang berdiri menggunakan baju pengantin.


Stevi yang melihatnya,kemudian bangkit untuk membantu Lucia berdiri.Setelah membantunya Stevi dan Lucia melihat Gerry berdiri didepan seorang gadis menggunakan gaun pengantin.


"Baru kali ini ada laki-laki ngak tergiur denganmu keseksianmu Lucia." bisik Stevi,Lucia yang mendengar bisikan Stevi mukanya menjadi merah menahan malu.


"Siapa gadis ini,sehingga laki-laki itu tak terpesona denganku." guman Lucia dengan jengkelnya.


"Lihat Gerry,betapa cantiknya Laura."beritahukan tante Sarah kepada Gerry.


"Ya tante,Laura gadis tercantik di dunia ini." puji Gerry dan matanya tidak lepas dari wajah Laura.


"kamu sungguh beruntung Gerry." kata Tante Sarah.


Wajah Laura bersemu merah ketika dia mendengar pujiannya,dari tante Sarah dan Gerry.


"Tante,Laura ingin ganti baju." ujar Laura,setelah merasa gerah dia memakai baju pengantin yang lumayan berat.


"Ayo,tante antar." kata tante Sarah,yang kemudian menuntun Laura kembali keruang ganti kembali.


"Laura bagaimana kalau mas yang bantu gantikan." goda Gerry.


"Mesum !" balas Laura.Dan tante Sarah tertawa melihat kejahilan Gerry menggoda Laura.


Lucia dan Stevi yang memperhatikan Gerry sedari tadi baru sadar ketika melihat Laura dituntun tante Sarah keluar dari ruang ganti setelah menukar bajunya.


"Terimakasih tante." kata Laura.


"Ya,besok tante kirim bajunya." beritahukan tante Sarah.


"ok tante,kami pergi dulu ya." pamit Gerry pada Tante Sarah.


"Lucia,gadis itu buta.Kamu dikalahkan oleh gadis buta." ledek Stevi,membuat Lucia semakin panas karena dikalahkan gadis buta.


Dengan tatapan yang geram,Lucia memandang Laura yang digandeng Gerry keluar dari butiq.


" Laura tunggu disini ya,mas ambil mobil.Atau mas gendong aja Laura ke mobil." kata Gerry.


"Ogah,Laura jalan aja kesana." kata Laura.


"Panas,Laura tunggu disini aja." kata Gerry sebelum mengambil mobilnya diparkiran.


 


**Bersambung


 


Silent readers please tekan like ya..


makasih semua


Happy reading ya**..