Is This Love

Is This Love
epi 19 akhir liburan



***Nga bosan bosan saling mengingatkan tentang berbahayanya covid-19. maka kita ikuti anjuran pemerintah.


 


stay at home


 


biar nga bosan mari baca novel di mangatoon cari karya gw guys


👉is this love


👉antara dendam dan cinta


👉kubawa pergi cintaku


 


happy reading ya😘😘😘***


 


Sekembalinya mereka ke villa hari sudah sore,dan teman temannya sedang asyik merebus kerang hasil mereka berburu tadi bersama masyarakat lokal.


" Wow...banyaknya,ini hasil sendiri apa beli...?" tanya Laura ketika melihatnya.


" Hasil sendiri dan hasil beli..." kekeh Rey menjawab pertanyaan Laura.


" Idih...!" tadinya katanya mau cari......" ledek Laura.


" elu...kira gampang non,tinggal korek pasir nemu..." celetuk Sinta.


" Ini sebagian kami beli dari masyarakat lokal yang mencarinya tadi..." cerita Radit.


" Ayo cobain kerangnya masih fresh,belum terkontaminasi..." gurau Yosi seperti gaya para penjaja makanan.


Mendengar Yosi mempraktekkan cara berjualan makanan,teman temannya pada tertawa.


" He...kenapa lama sekali kalian..." selidik Sinta dengan tatapan penuh tanda tanya pada Laura dan Gerry.


" Ya lama ,mas Gerry kan kerja kesini lihat proyeknya..." cerita Laura.


" Kerja apa ehem...ehem..." goda Yosi.


" Hih...kalian ya piktor semua.." kata Laura yang mukanya sudah bersemu merah.


" Ada kabar bahagia nih..." goda Rey lagi.


" Sudah...ah,Laura mau kerang..." elak Laura sembari mencomot kerang yang berada diatas meja depannya.


Sedangkan Gerry yang sedari tadi membisu ,hanya tersenyum melihat Laura di goda teman temannya.


Radit datang mendekat kearah Gerry dan mengambil posisi duduk disebelah Gerry.


" Bagaimana boss...? tegur Radit pada Gerry.


" Apanya...?" tanya Gerry balik.


" Tentang proyek boss,kalau tidak itu apa lagi emang ada yang lain yang perlu sharing dengan gw..." ledek Radit.


" He man,fokus...fokus.Baru kali ini gw lihat lu tidak konsen,biasanya lu kerja...kerja.Sampai berbusa mulut gw agar lu istirahat..." goda Radit lagi.


" Apaan sih lu..." ujar Gerry.


"Itu proyek sudah berapa persen selesai boss...?" tanya Radit.


" kalau sesuai jadwal semua,mungkin dua bulan ini sudah selesai..." terangkan Gerry kepada Radit.


Gerry dan Radit serius berbincang mengenai proyek pembangunan hotel, sehingga mereka tak sadar Laura mendekat dan membawa sepiring kerang dan air kelapa.


" Mas mau...?" tawarkan Laura pada Gerry dan Radit.


" Maulah,apa lagi gadis cantik yang membawakannya..." goda Radit.


Gerry menerima piring yang berisi kerang rebus dan air kelapa yang dibawa Laura tadi.


" Ayo duduk sini..." tunjuk Gerry kearah bangku disampingnya.


" Laura gabung dengan teman teman mas,ntar mereka goda Laura terus..." kata Laura.


" Ya..." Gerry mengiyakan Laura.


" Mau tambah lagi kerangnya mas..?" tanya Laura pada Gerry dan Radit.


" Cukup,nanti kalau kurang mas ambil sendiri..." kata Radit.


" Laura jangan banyak-banyak makan kerang,pakai nasi nanti sakit perut..." ingatkan Gerry.


" Ok mas..." jawab Laura yang kemudian bergegas kembali ke tempat teman temannya berada sebelum mulut usil temannya berbunyi.


"Dah seperti suami lu Ger,ingatkan Laura," ledek Radit.


"Apaan sih lu," ujar Gerry.


" Gimana Ger ,sudah ada perkembangan.Kapan lu tembak Laura...?" tanya Radit.


" Tadi ,tapi belum ada jawabannya...." jawab Gerry.


" Ya pastilah,masak di tembak langsung ngasih jawaban.mikir dulu bro..." kata Radit.


" Kasih waktu seminggu..." ucap Gerry.


" Pasti diterima bro,lu kan dah dapat izin calon mertua..." ledek Radit.


" Ayo kita gabung,biar tambah muda kita..." ajak Radit pada Gerry.


" elu...merasa tua gw tidak..." ujar Gerry sambil tertawa


" He...yang senangnya dapat daun muda..." Radit semakin senang menggoda sahabatnya itu ,kalau berada di kantor terkenal dengan boss pelit senyum dan bermuka datar selalu.


 


***bersambung***