I Married With A Handsome Beast

I Married With A Handsome Beast
Episode 55



"Kau tidak apa-apa? Apa ada yang terluka?"Tanya Hendry begitu cemas.


"A-aku tidak apa-apa. Malah kudaku yang terluka karena tertusuk panah. Jadi itu sebabnya aku jatuh tadi..."Jawab Elizabeth menjadi gugup. Saat Hendry mengangkat tubuhnya naik ke atas kuda, jantungnya berdebar tidak biasanya dan pipinya juga menjadi merona.


"Haah, seharusnya kau mendengar ucapanku kalau kau tidak perlu ikut perang bersama kami."Ucap Hendry mulai menasehati.


"Aku hanya berniat membantu! Jangan sepelekan keahlian pedangku, tahu!"Jawab Elizabeth.


"Terserah kau saja."Balas Hendry malas.


Di tempat Cynthia, dia menjadi takut dengan makhluk iblis yang sedang gelap mata. Makhluk iblis itu sudah mengeluarkan berbagai kekuatan dan melemparkannya ke arah Cynthia, namun beruntungnya Cynthia masih bisa menghindarinya.


Di sela-sela kesempatan itu, Cynthia mencoba mendekati cincin dan berhadapan dengan cincin itu. Makhluk iblis itu pun langsung mengejar dan dalam tempo detik Cynthia secepatnya segera menghindar.


Cynthia merasa begitu lega saat makhluk iblis itu berhasil terperangkap di dalam cincin.


"Yes! Akhirnya! Terima kasih dewa!"Ucap Cynthia sangat gembira.


Cynthia pun secepatnya kembali ke wilayah kerajaan yang suasananya masih ricuh. Dia masih harus mengalahkan satu orang lagi, yakni Ratu Lilian itu sendiri.


Dia melihat perang masih berlangsung. Dia merasa tidak sabar dengan perang yang belum selesai itu. Dengan kekuatannya pun dia menyerang sebagian besar pasukan Ratu Lilian dan membuat para prajurit itu terjatuh dari kuda mereka dan membuat mereka semua tidak sadarkan diri.


Hendry yang melihat para lawan mereka yang semuanya terdampar pun mengangkat jempol ke arah Cynthia.


"Kerja bagus, Cynthia! Bagaimana dengan makhluk iblis itu? Apa kau sudah berhasil memasukkannya ke cincin menara?"Tanya Hendry.


Cynthia mengangguk. "Aku berhasil! Tadinya aku juga tidak percaya jika aku bisa melakukannya, aku tadi memancing kemarahan makhluk iblis itu. Padahal aku hanya menghinanya sedikit, tapi dia langsung mengamuk. Aku pun jadi punya kesempatan untuk memancingnya masuk ke dalam cincin."Jawab Cynthia tersenyum lebar.


"Tapi hal yang kau lakukan itu sangat berbahaya Cynthia. Syukurlah jika makhluk iblisnya sudah terkurung di dalam sana."Ucap Daniel bisa bernapas lega.


"Kita jangan senang dulu semuanya. Masih ada musuh utama yang harus kita selesaikan. Kalian pasti sudah tahu siapa kan?"Ucap Hendry lagi.


Cynthia mengangguk. "Aku yang akan melawannya karena hanya aku satu-satunya yang memiliki kekuatan sebanding dengan dirinya."


"Aku akan membantumu."Ucap Daniel.


"Tidak. Apa anda lupa Daniel? Anda kan sudah tidak punya kekuatan apapun lagi. Lebih baik anda bantu mengawasi saja. Aku tidak mau terjadi apapun kepada kalian. Aku akan pergi sekarang."Ucap Cynthia langsung terbang menuju lantai atas tempat Ratu Lilian berada.


Wah, wanita tua ini benar-benar keterlaluan. Kurasa hati nuraninya sudah mati terbuang ke laut. Aku sama sekali tidak boleh membiarkannya menang! Bisa-bisanya di situasi sekarang dia begitu tenang dan sempat-sempatnya duduk minum teh?!


"Yang mulia baginda Ratu Lilian yang terhormat, saya masih tidak paham kenapa anda melakukan ini semua. Anda sudah keterlaluan menurut saya."Tanya Cynthia memberanikan dirinya.


Ratu Lilian tersenyum dan dia pun berdiri dari sofa. Dia berjalan perlahan mendekati Cynthia dan Cynthia sangat waspada dengan gerak-gerik Ratu Lilian yang mencurigakan.


"Kau tanya kenapa? Hei, kau itu orang baru nak. Kau tidak akan pernah tahu cerita sebenarnya yang telah kulalui dulu meskipun anak lelaki haram itu sudah menceritakannya. Dan aku sudah tahu jika kau pasti lebih mempercayai omongannya daripada aku. Aku hanya ingin mendapat hakku kembali saja."


"Hak? Bukankah anda sudah mendapatkannya? Saya tahu jika dulunya anda seorang Ratu yang sebelumnya tidak mendapatkan perhatian dan cinta dari orang-orang karena anda tidak bisa hamil. Tapi semenjak anda dipertemukan Yang mulia Raja Hendry, kehidupan anda langsung berubah dan mendapat perhatian semua orang, benar kan? Apa anda harus melakukan sejauh ini untuk bal--"


Prang! Ratu Lilian tiba-tiba memecahkan lampu hias yang tergantung di plafon. Pecahan itu hampir mengenai wajah Cynthia. Cynthia untung reflek menangkis dengan kedua tangannya.


"Anak itu hanya anak yang terpaksa aku lahirkan. Dia bukan anak manusia, melainkan anak cacat. Jika semua orang tahu dia anak yang diciptakan oleh iblis, orang-orang akan langsung membakarnya demi kesucian negara. Mereka semua memperlakukanku seperti sampah meskipun aku sudah melahirkan seorang putra. Mereka hanya terpaksa melakukan tugas mereka karena aku seorang Ratu, tapi cinta dan kasih sayang mereka semua dilimpahkan kepada wanita j*lang itu bersama dengan putranya. Sampai sekarang aku tidak ingin membiarkan mereka hidup bahagia karena sudah membuatku jadi seperti ini."Ucap Ratu Lilian begitu dendam.


"Anda tidak boleh seperti itu...saya bisa merasakan apa yang anda rasakan. Diabaikan dan tidak dianggap itu memang sakit sekali rasanya, tapi membuat orang lain harus ikut menderita adalah hal yang salah. Saya juga dulunya sering diabaikan keluarga saya. Mereka bahkan menghina dan suka membandingkan fisik saya dengan saudara saya yang lain. Kedua orang tua saya selalu memperlakukan saya tidak adil. Mereka selalu membelikan saya baju yang murah, sementara saudara saya yang lain baju yang mahal."


"Semenjak ibu saya meninggal, ayah saya sering melampiaskan amarahnya pada saya dan menggunakan kekerasan. Tapi meskipun begitu, saya tidak pernah membalasnya dengan kejahatan, karena saya tahu hal itu adalah perbuatan dosa."Ucap Cynthia.


Ratu Lilian terdiam sejenak.


"Heh, jangan samakan aku dengan kehidupanmu yang miskin itu. Itu memang sudah menjadi nasibmu karena hanya pasrah dan takut mendapat dosa atau apalah itu. Aku sama sekali tidak peduli dengan yang namanya dosa, yang penting balas dendamku terselesaikan dan aku merasa puas."Ucap Ratu Lilian.


"Tapi dengan adanya dosa, kita bisa tahu mana yang baik dan buruk. Dengan begitu juga kehidupan kita akan aman jika kita merasa takut dengan yang namanya dosa. Saya juga tahu kalau manusia tidak pernah luput dari kesalahan, bahkan saya sendiri juga melakukan banyak kesalahan. Tapi saya selalu berdoa kepada dewa dan percaya padanya. Buktinya doa saya selama ini terkabul dan saya mendapatkan kekuatan sihir."Jawab Cynthia.


"Dasar perempuan angkuh. Baru mendapat kekuatan sedikit saja kau langsung merasa bangga? Jangan sok menasehatiku. Kau itu hanya orang luar."Ucap Ratu Lilian.


"Ya, saya tahu saya hanya orang luar. Tapi saya tidak bisa membiarkan orang-orang yang saya sayangi tersakiti karena ulah anda. Jika anda mau hidup berdamai, anda harus--Akhh!!"


Ratu Lilian menggunakan sihir hitamnya dengan mencekik leher Cynthia sampai tubuh Cynthia terangkat ke atas.


"Kau bisa diam tidak? Kau menasehatiku panjang lebar seperti orang yang sudah paling suci dan benar. Aku paling benci dengan orang sepertimu. Tidak ada gunanya kau merasa bangga karena sudah berhasil melawan peliharaanku. Seharusnya sejak awal aku hanya perlu menargetkanmu saja ya?"


"Hari ini kau harus segera berakhir."Ucap Ratu Lilian tersenyum jahat.


Next...