I Married With A Handsome Beast

I Married With A Handsome Beast
Episode 44



Keesokan harinya, Eden datang berkunjung ke kastil lagi. Hampir setiap hari dia mengunjungi kastil untuk mengajari Cynthia belajar membaca tulisan sihir.


"Selamat datang kembali, Tuan Eden."Salam Cynthia hangat.


"Nyonya Cynthia, Anda memanggil saya dengan sebutan tuan sekarang? Anda tidak perlu memanggil saya Tuan karena saya belum menikah."Ucap Eden merasa kurang nyaman.


"Haha, tidak apa-apa. Kedengaran tidak sopan jika saya memanggil Anda dengan nama langsung terus-menerus karena umur Anda yang jauh lebih tua daripada saya."Ucap Cynthia segan.


"Begitu ya? Baiklah, senyaman Anda saja kalau begitu."Ucap Eden.


"Selama belajar dengan Anda, saya sudah menghapal setiap mantra yang ada pada buku. Jika Daniel sudah memutuskan untuk siap pergi ke kolam suci, saya sudah siap untuk melakukannya."Ucap Cynthia.


"Bagus. Saya cukup kagum dengan Anda yang mudah mempelajari tulisan mantra. Padahal Anda baru saja mempelajarinya selama sebulan lebih. Sepertinya Anda memang benar cucunya Tuan George."


"Haha...begitu ya?"Cynthia jadi malu mendengarnya.


"Apakah hari ini Tuan Daniel juga pergi bekerja?"Tanya Eden.


"Benar. Dia harus sering datang ke pertambangan untuk mengawasi para bawahannya bekerja."Jawab Cynthia.


"Oh, jadi begitu. Ngomong-ngomong apakah anda sudah mendengar tentang kabar yang mulia baginda Raja?"Tanya lagi Eden.


"Eh? Belum...memangnya berita apa?"Tanya Cynthia jadi penasaran.


"Saya hanya akan memberitahukannya pada anda. Jangan bilang pada siapapun mengenai berita tentang yang mulia baginda raja ini. Tapi jika anda ingin memberitahu Tuan Daniel tidak apa-apa, karena saya tahu jika Tuan Daniel adalah putra yang mulia baginda Raja."Ucap Eden.


"Jadi semua orang sudah tahu ya jika Tuan Daniel purtra yang mulia baginda Raja? Tapi kenapa orang-orang pada berani sekali kepada Daniel untuk merendahkannya mentang-mentang dia terkena kutukan? Padahal jelas-jelas Yang mulia Baginda Ratu yang melakukannya!"Ucap Cynthia tidak terima.


"Uh...saya sendiri juga tidak tahu, Nyonya. Anda tahu jika negeri kita ini sudah hampir dipenuhi sihir hitam. Dan tentang yang mulia baginda Raja, beliau mengidap penyakit stroke. Sudah sebulan juga dia mengalaminya dan dia jadi tidak bisa melakukan apa-apa."Jawab Eden.


"Apa? Mengapa beliau bisa terkena penyakit Stroke? Pantas saja sejak pesta pernikahan Yang mulia putra mahkota waktu itu, saya tidak melihatnya."


"Tidak ada yang tahu jawaban yang pasti. Tapi mungkin saja beliau terkena penyakit itu secara alami. Daripada itu, coba anda tanya pendapat Tuan Daniel lagi. Kita sudah tidak memiliki waktu yang banyak. Kita bahkan sudah tidak mendengar kabar yang mulia putra mahkota lagi kan?"Ucap Eden.


Cynthia menjadi semakin takut. Waktu mereka semakin menipis sementara Daniel masih menimbang-nimbang tentang keputusannya.


"Baiklah, saya akan coba membicarakannya lagi dengan Daniel."Ucap Cynthia.


Malam harinya, seperti biasa Daniel pulang dari pekerjaannya.


"Daniel, ayo kita bicara sebentar."Pinta Cynthia.


"Hm? Ada apa Cynthia?"Tanya Daniel sambil mengganti pakaiannya.


Cynthia mulai menceritakan obrolannya dengan Eden siang tadi kepada Daniel. Daniel cukup terkejut saat mendengar berita ayahnya yang terkena penyakit stroke.


"Aku mohon Daniel, tolong izinkan aku untuk menyelam di kolam suci! Aku yakin jika aku pasti akan baik-baik saja!"Ucap Cynthia lalu mengeluarkan air mata.


Daniel hanya terpaku dengan Cynthia yang semakin mengkhawatirkan tentang orang lain daripada dirinya sendiri.


Haa...apa boleh buat....aku benar-benar seorang suami yang payah.


"Baiklah...jika itu kemauanmu. Mulai besok pagi kita akan berangkat ke kolam suci."Ucap Daniel.


"Sungguh? Terima kasih Daniel, karena anda sudah mau percaya padaku! Aku akan mengirim surat kepada Tuan Eden tentang kepergian kita besok pagi."Ucap Cynthia langsung bersemangat.


Cynthia terdiam sejenak. Sesungguhnya dia takut, namun dia percaya dengan kekuatannya yang masih tersembunyi.


"Tidak! Aku tidak takut! Aku percaya pada kemampuanku dan juga keajaiban."Jawab Cynthia merasa yakin.


"Haah...dasar keras kepala. Pokoknya aku sudah memperingatimu Cynthia. Aku tidak akan pernah memaafkanmu jika terjadi sesuatu padamu di kolam suci itu, camkan itu."Ucap Daniel.


Deg, Cynthia jadi tegang saat Daniel mengatakan hal itu padanya. Dia tidak menjawab dan hanya mengangguk.


Keesokan paginya sesuai rencana mereka bertiga akan berangkat untuk pergi ke kolam suci di gunung freesea.


"Kak! Kakak mau pergi kemana?"Tanya Celina yang menghampiri karena melihat barang-barang yang dibawa cukup banyak.


"Ah, Celina. Kakak dan Daniel akan pergi dalam beberapa hari untuk melakukan suatu pekerjaan. Kau harus jaga diri baik-baik disini ya. Secepatnya kami akan segera kembali."Jawab Cynthia sambil mengelus kepala Celina.


"Jadi aku tidak boleh ikut?"Tanya Celina jadi murung.


"Maaf ya Celina. Kakak janji setelah ini kami akan membawamu jalan-jalan liburan bersama kami lagi."Bujuk Cynthia.


"Baiklah...hati-hati dijalan..."Ucap Celina.


"Iya, kau juga ya Celina..."


"Apakah Tuan dan Nyonya sudah siap?"Tanya Eden.


Keduanya mengangguk. Daniel masih terlihat keberatan sementara Cynthia sudah terlihat siap dengan penuh keyakinan.


"Kita akan menempuh perjalanan sekitar dua hari untuk mencapai gunung Freesea. Kita tidak bisa menaiki kereta api karena tempatnya ada di hutan yang cukup pelosok."Ucap Eden.


Mereka bertiga akhirnya berangkat.


Sementara di kediaman putra mahkota Hendry, apakah kalian tahu mengapa Putra Mahkota Hendry dan Putri Elizabeth dijadikan tumbal dan menikah?


Itu karena mereka dijadikan tali persatuan agar keduanya bisa menjadi lebih kuat. Kakak laki-laki sang baginda Ratu Lilian ternyata juga memiliki makhluk iblis. Makhluk iblis sudah datang turun-temurun dari nenek moyang mereka tanpa sepengetahuan orang lain dan bersifat sangat rahasia. Itu sebabnya kerajaan Barat masih setia dengan adanya budaya asiktrokrat. Tapi sayangnya mereka dijadikan tumbal sebagai ganti makanan para makhluk iblis yang sudah kelaparan. Sedikit demi sedikit mereka akan menghisap energi manusia dan membunuh secara perlahan. Penyakit mengerikan akan muncul tiba-tiba menggerogoti si pemilik tubuh.


Demikian dengan Hendry yang sepertinya sudah terkena penyakit itu. Hari demi hari tubuhnya melemah dan suhu tubuhnya selalu panas. Istrinya, putri Elizabeth merasa sangat mencemaskannya. Sudah banyak dokter dipanggil untuk mengecek penyakit yang dialami Hendry.


Sungguh Ratu Lilian dan kakak lelakinya benar-benar jahat. Mereka benar-benar sudah tertutup dengan sihir hitam. Sudah jelas jika yang mulia baginda Raja Heinrich kemungkinan besar masa hidupnya sudah tidak akan lama lagi.


Kembali lagi ke ketiga orang yang sedang dalam perjalanan. Saat itu sudah malam dan mereka sudah tiba di tengah-tengah hutan.


Tiba-tiba mereka mendengar ada suara beberapa serigala yang berada tidak jauh dari hutan tersebut.


"Hei, dengar! Ada serigala di sekitar sini!"Ucap Eden.


"Kalau begitu kita harus lebih cepat!"Ucap Daniel. Dia menyuruh kusir kuda untuk lebih cepat.


Brukk! Tiba-tiba kereta kuda berhenti.


"Tuan! Para gerombolan serigala sudah ada di depan menghadang kita!"Teriak si kusir kuda ketakutan.


Next....