I Married With A Handsome Beast

I Married With A Handsome Beast
Episode 52



Daniel, Cynthia, Hendry, Elizabeth bahkan termasuk Eden sudah memakai baju besi mereka dan siap maju untuk berperang melawan Ratu Lilian.


"Apa kalian semua sudah siap?"Tanya Hendry kepada timnya.


"Siap!"Seru mereka.


"Bagus! Ayo sekarang serang dia!"Teriak Hendry penuh semangat.


Gerombolan orang-orang istana pada berlarian memenuhi jalan di tengah kota. Dan para penduduk yang ada disana cukup terkejut dengan kemunculan para prajurit yang jumlahnya sangat banyak dan semuanya memakai baju besi. Mereka tentu saja bertanya-tanya apa yang telah terjadi.


"Mereka semua Ingin menyerang Ratu Lilian! Kita harus memberi mereka dukungan!"Teriak seseorang yang memberitahu.


"Iya benar! Kakakku ikut dalam perang itu! Aku selalu berdoa agar dia berhasil menang!"Sambung yang lain.


Hal itu membuat para penduduk sangat gembira. Selama ini mereka sudah diperlakukan tidak adil oleh Ratu Lilian dan selalu menderita dengan perintahnya. Mereka semua saling bersorak meramaikan dan mendukung para orang-orang istana itu yang akhirnya mau mengorbankan diri mereka demi keadilan negara mereka.


Di istana pula, Ratu Lilian sudah tahu dengan semua rencana yang Hendry persiapkan. Namun dia masih tetap tenang di tempatnya, malah dia masih sempat-sempatnya duduk santai sambil minum secangkir teh. Dia melihat ke luar jendela bahwa Hendry sudah memasuki pintu gerbang beserta dengan pengikutnya.


Hendry sudah tahu dimana keberadaan ibunya selalu. Dia pun menatap ke atas jendela tempat ibunya sedang berada. Ekspresinya saat ini benar-benar menunjukkan bahwa dirinya sangat dendam. Demikian dengan Lilian yang menatapnya dengan tersenyum tenang.


Aku tidak akan membiarkanmu menang, Lilian! Walaupun kau ibuku, tapi kau tidak pantas untuk terus memperlakukan kami dengan buruk seperti ini! Kau juga harus merasakan apa yang kami rasakan dengan apa yang sudah kau perbuat selama ini!


"Yang mulia Baginda Ratu Lilian! Alias ibuku tercinta. Keluarlah anda sekarang jika anda benar-benar bukan seorang pengecut! Kami disini meminta keadilan! Tunjukkan juga makhluk iblis yang selama ini anda sembunyikan!"Teriak Hendry.


"Iya benar! Kami tidak takut meskipun kami harus menghadapi makhluk iblis milik anda!"Teriak Cynthia yang membuat Lilian sempat melirik ke arahnya.


Daniel, Hendry, Elizabeth, Eden dan semuanya tercengang dengan Cynthia yang ikut-ikutan berteriak.


Lilian sempat tidak mengenali wanita itu. Dia pun tersenyum karena baru menyadari jika wanita itu sepertinya adalah istri Daniel.


Siapa dia berani-beraninya merasa sok hebat seperti itu? Kenapa dia begitu percaya diri sekali? Cuih!


"Cynthia! Apa yang kau lakukan?!"Tanya Daniel kaget dengan apa yang istrinya itu lakukan.


Cynthia tidak mempedulikan pertanyaan Daniel dan terus fokus melihat ke arah Lilian yang kini masih menatapnya dengan tajam.


"Jika anda penasaran dengan saya, nama saya adalah Cynthia Auberon. Alias istri dari Daniel Auberon. Saya benar-benar tidak terima dengan perlakuan anda pada suami saya selama ini dengan buruk! Kami semua disini ingin membalas anda!"Tegas Cynthia dengan berapi-api.


Hal itu justru membuat Daniel semakin mengkhawatirkannya. Dia tidak menyangka bahwa Cynthia akan jadi sangat percaya diri seperti ini.


Cih! Mereka tidak tahu apa yang sudah aku rasakan selama ini, dan mereka sekarang ingin melawanku? Lihat saja seberapa bisa kalian mengalahkanku, karena aku tidak akan pernah membiarkannya!


Lilian kemudian memanggil makhluk iblis yang selalu bersamanya. Dia mulai membaca mantra sihir hitam dan cahaya berwarna hitam pekat mulai keluar dari balik tubuhnya.


"Wahai makhluk iblis terpuji, aku memintamu untuk menyerang Orang-orang itu. Aku ingin engkau membuat mereka semua mati tak bersisa."Ucap Lilian yang sudah terpengaruh sihir hitam.


"Baik, tuanku."Jawab makhluk iblis itu mendengarkan perintah majikannya.


Prang! Tiba-tiba kaca jendela pecah dari tempat Lilian berada dan semua orang yang ada dibawah langsung mundur untuk menghindar.


Mereka terkejut karena melihat mahkluk iblis muncul dengan rupa yang sangat menyeramkan dan bertubuh besar dihadapan mereka. Memiliki dua sayap yang lebar berwarna hitam di punggungnya. Elizabeth dan Cynthia sempat merasa ketakutan saat melihat makhluk mengerikan itu.


Daniel dan Hendry memerhatikan reaksi kedua pasangan mereka, dan mereka sudah menebaknya.


"Serang!"Perintah Hendry.


Mereka semua mendengar perintah Hendry dan segera menyerang makhluk iblis itu. Makhluk iblis itu pun juga mulai menyerang dan dengan tempo singkat sebagain prajurit terlempar ke tanah. Mereka semua kesakitan dan terluka karena terlempar cukup kuat.


Ratu Lilian yang sedari tadi hanya menyaksikan pun tersenyum puas. Cynthia benar-benar sudah kehabisan kesabaran.


Dia pun maju bersama kuda yang saat ini dia tunggangi mengarah ke makhluk iblis itu. Makhluk iblis itu pun dengan cepat beraksi namun kekuatan Cynthia dengan segera menghentikannya. Dengan hanya satu tangan, Makhluk iblis itu terlempar mengenai tembok istana dan tembok itu hancur.


Cynthia turun dari kudanya dan mulai membaca mantra. Dia benar-benar ingin menghabisi makhluk iblis itu secepat mungkin.


Makhluk iblis itu belum menyerah dan bangkit kembali. Dia juga mengeluarkan kekuatannya dan berlari untuk menyerang Cynthia.


Tubuh Cynthia tiba-tiba melayang ke atas dan dia menggunakan sihirnya untuk menyerang Makhluk iblis itu. Makhluk iblis itu berteriak merasa kesakitan karena Cynthia menggunakan sihirnya untuk menyiksa tubuh Makhluk iblis itu.


"Arrrggghh!"


Makhluk iblis itu tidak menyerah dan dia dengan cepat menyerang Cynthia disaat Cynthia lengah.


"Aaakh!"Cynthia terlempar jauh ke menara istana lalu terjatuh ke tanah.


"Cynthia!"Teriak Daniel lalu dengan cepat dia mendatangi Cynthia yang terluka.


"Hei, kalian jangan menyerah dan diam saja! Serang makhluk itu!"Teriak Hendry.


Dengan cepat sebagian prajurit menyerang makhluk iblis itu. Hendry, Eden dan Elizabeth ikut mengkhawatirkan Cynthia yang sempat terlempar tadi.


Daniel turun dari kudanya dan dia mendatangi Cynthia yang tergeletak dengan luka di wajahnya.


"Cynthia...! Sudah hentikan, kau jangan mengorbankan dirimu lagi seperti ini..."Ucap Daniel lalu dia mengangkat tubuh Cynthia.


"Tidak apa-apa Daniel, aku masih bisa melawan makhluk iblis itu. Tadi aku sedang lengah saja makanya dia jadi punya kesempatan untuk membalasku. Lepaskan aku Daniel, aku harus segera melenyapkan makhluk satu itu."


"Tapi Cynthia...!"


Cup. Cynthia mencium bibir Daniel. "Anda percayalah padaku Daniel. Semua orang saat ini mengandalkanku. Hanya aku satu-satunya harapan mereka untuk menghilangkan sihir hitam demi ketentraman dunia. Aku sangat mencintaimu, Daniel."Ucap Cynthia kemudian segera bangkit dari pangkuan Daniel. Dia langsung berlari ke tempat Makhluk iblis yang sedang menyerang orang-orangnya.


Sementara Daniel merasa cukup kagum dengan sifat luar biasa yang dimiliki Cynthia.


Jika aku bisa, aku pasti akan ikut membantu Cynthia...aku harus membantunya meskipun harus mengorbankan diriku.


Daniel juga ikut membantu dengan kekuatan yang dia punya.


Cynthia dengan sigap menyerang makhluk itu dengan sihirnya dan membuat Mahluk iblis itu terpental. Tidak hanya itu, Cynthia juga menyerang Makhluk iblis itu dengan beberapa siksaan. Setelahnya Cynthia mulai mengeluarkan kekuatan yang sangat besar dari kedua tangannya.


"Rasakan ini!"


Sementara itu di kastil, Celina sangat merindukan kedua kakaknya terutama kakaknya Cynthia. Sudah 6 hari kakaknya tidak kembali.


Kakak...sebenarnya kau pergi kemana?


Next...