
Mereka semua kemudian turun dari kereta kuda. Cynthia begitu penasaran akan kolam suci yang sebentar lagi dia masuki. Sementara Daniel, rasa kekhawatirannya semakin besar karena istrinya akan menyelam ke kolam yang kedalamannya masih belum diketahui.
"Tuan Daniel, anda tidak perlu khawatir. Percayalah pada istri anda bahwa istri anda dapat melakukannya."Ucap Eden yang bisa membaca pikiran Daniel.
"Aku tidak bisa tidak khawatir. Tempat ini hanya bisa dicoba sekali seumur hidup. Jika tidak sesuai ekspetasi, pasti akan jadi penyesalan seumur hidup. Istriku bukanlah kelinci percobaan. Dia sebenarnya tidak layak membantu kita seperti ini karena tidak jauh beda menganggapnya seperti korban."Ucap Daniel.
"Yah, anda ada benar sih. Tapi saya tidak pernah berpikir istri anda itu sebuah kelinci percobaan lho..."Balas Eden.
"Tapi aku menganggapnya begitu."Balas lagi Daniel.
Eden kini terpojok merasa bersalah.
Tak lama Cynthia pun muncul.
"Haruskah aku mulai ritualnya?"Tanya Cynthia.
"Iya, silahkan Nyonya. Saya berdoa dan berharap anda berhasil melakukannya."Ucap Eden.
"Baik! Kalau begitu, suamiku, anda sudah siap?"Tanya Cynthia kepada Daniel.
Daniel terdiam sedikit lama. Hatinya terus berisik karena merasa tidak tenang.
"...baiklah. Aku siap..."Ucap Daniel akhirnya.
"Oke, baik! Karena kalian semua sudah memberikan izin, aku akan mulai ritualnya sekarang."Cynthia lalu berjalan mendekat ke arah kolam dan mulai membaca mantra yang selama ini sudah dipelajarinya.
Dia begitu tekun dan fokus. Cynthia berdiri tegak di hadapan kolam yang jernih dibawahnya. Tak lama dia mulai melebarkan kedua tangannya untuk bersiap-siap menyelam di kolam air suci.
Dan...Byur! Cynthia sudah masuk ke dalam air.
"Cynthia...!"Daniel yang menyaksikan Cynthia menyelam ke dalam kolam sempat berteriak memanggil nama istrinya.
Dia berlari mendekati bibir kolam dan menatap ke bawahnya.
Tiba-tiba Eden menarik tangannya.
"Tuan, anda sebaiknya tidak mencoba untuk dekat-dekat dengan bibir kolam suci! Ada yang pernah bilang seseorang pernah terhipnotis untuk menyelam ke dalam kolam ini. Kolam ini dari luarnya memang terlihat sangat cantik airnya, tapi orang awam seperti kita sangat berbahaya untuk masuk ke dalamnya! Hanya orang-orang dengan kekuatan istimewa yang bisa melewatinya!"Teriak Eden memperingati.
"Aku hanya mencemaskan istriku! Jika sampai 10 menit dia tidak kembali ke dasar, maka aku terpaksa harus ikut mencarinya ke dalam!"Ucap Daniel.
"Anda sudah gila ya, Tuan? Jangan hanya karena anda memiliki sedikit kekuatan, anda langsung percaya diri bisa masuk ke dalam kolam air suci! Anda itu dikutuk, ingat Tuan!"Tegas Eden.
"Aku tidak peduli! Aku hanya ingin istriku selamat! Aku sudah tidak peduli dengan kutukan yang ada pada diriku, aku hanya berharap Cynthia selamat! Itu saja! Kau tahu jika Cynthia itu tidak bisa berenang!"Balas Daniel lagi.
"Saya tahu Tuan, Anda bersabarlah sedikit lagi, Saya yakin Nyonya Cynthia pasti berhasil dengan selamat..."Ucap Eden berusaha menenangkan Daniel.
Daniel cuma diam saja tapi justru badannya yang tidak bisa diam. Dia bolak-balik berjalan ke kanan dan ke kiri untuk menunggu cinta sejatinya.
5 menit kemudian, Cynthia tetap tidak muncul ke permukaan. Di saat itu juga Daniel sudah semakin panik. Eden hanya bisa mengawasi Daniel agar Daniel tidak nekat untuk mencoba menyelam di kolam itu.
10 menit kemudian sudah berlalu. Daniel sudah tidak bisa menunggu dan dirinya langsung berlari ke arah kolam air suci.
"Tuan Daniel! Anda jangan gila Tuan! Tuan! Berhenti!"Ucap Eden yang mengejar dan menarik tangan Daniel sekuat tenaga.
"Lepaskan aku! Aku ingin menyelamatkan istriku! Dia pasti membutuhkan pertolonganku dibawah sana!"Ucap Daniel yang berusaha melepaskan tangannya dari Eden.
"Tidak bisa! Anda pasti akan langsung mati dibawah sana!"Eden tetap berusaha sekuat tenaga memegang tangan Daniel yang sedang memberontak berusaha untuk melompat ke dalam kolam air suci.
"Cynthia! Tunggu disana! Aku pasti datang untuk menyelamatkanmu!"Teriak Daniel.
Daniel sudah tidak bisa ditahan lagi. Dia menendang perut Eden dan Eden pun jelas kalah kekuatan dengan Daniel yang memiliki tubuh lebih besar darinya. Eden tersungkur di tanah dan Daniel langsung melompat ke dalam air suci.
"Tuan Daniel!!"Teriak Eden. Sementara si kusir kuda yang sedang menunggu mereka hanya menyaksikan dari kejauhan dengan ketakutan.
Setelah Daniel melompat ke dalam kolam air suci, kini gantian Eden yang panik. Dia tidak bisa melakukan apapun dan cuma bisa mondar-mandir merasa gelisah dengan perbuatannya. Seketika dia merasa bersalah karena sudah membuat dua korban masuk ke dalam kolam suci.
Sementara itu di dalam kolam suci, Cynthia mengapung di dalamnya. Dia mendengar banyak suara-suara aneh yang menyeramkan, terutama suara teriakan manusia yang berbeda-beda di telinganya. Dia memejam kedua matanya namun pandangannya tidak gelap. Justru pandangannya putih dan dia merasa tubuhnya ringan di dalam air. Benar yang dikatakan orang-orang bahwa kolam air suci ini tidak memiliki dasar dibawahnya. Cahaya yang besar pun mulai menyelimuti Cynthia.
Namun suara-suara histeris tetap mengganggu pendengarannya. Cynthia jadi semakin percaya bahwa saat ini kekuatan tersembunyi yang dia miliki sudah muncul dalam dirinya. Fisiknya juga sebagian besar sudah berubah.
Namun ada salah satu pendengaran yang sangat menganggunya dari suara-suara yang lain. Suara teriakan Daniel yang memanggil namanya berkali-kali. Dengan cepat Cynthia mengenali suara itu dan langsung membuka mata. Dia mencari-cari ke arah sumber suara sampai dia dapat melihat ada seseorang yang ikut tenggelam bersamanya.
Itu Daniel!
Cynthia kemudian bergerak berusaha untuk meraih dan menyelamatkan Daniel yang sudah tidak sadarkan diri di dalam air. Cynthia hampir tidak percaya jika dirinya dengan mudahnya bergerak di dalam air. Dia menarik tubuh Daniel dengan ringan dan segera naik ke permukaan.
Splash! Cynthia sudah muncul ke permukaan sambil membawa Daniel. Eden yang masih disitu bengong sejenak masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Tuan Eden! Tolong bantu kami, jangan diam dan bengong saja disitu!"Teriak Cynthia.
"N-nyonya Cynthia? Apakah itu anda?"Tanya Eden yang masih belum percaya.
"Iya ini aku! Tolong angkat tubuh suamiku, dia tidak sadarkan diri!"Pinta Cynthia.
"Ba-baik, maafkan saya...!"Eden dengan cepat membantu mengangkat tubuh Daniel dan membaringkannya di atas tanah.
Cynthia dengan cepat menghampiri dan mendekati Daniel yang tidak sadarkan diri. Daniel sudah meminum banyak air. Cynthia pun meletakkan tangannya di atas kening Daniel dan mulai membaca mantra. Dan ternyata benar, Cynthia sudah terbukti adalah seorang penyihir putih. Dia bisa menyembuhkan luka seseorang kembali semula.
Sementara Eden hanya bengong dengan pemandangan di depan matanya. Dia melihat seorang wanita yang sangat cantik seperti dewi. Dia tidak menyangka bahwa wanita yang selalu menyembunyikan wajahnya di balik topeng akan secantik itu. Rasanya dia jadi percaya jika Cynthia benaran istri Daniel karena Daniel sesungguhnya pria yang sangat tampan.
Setelah Cynthia berhasil membuat Daniel sadarkan diri, pria itu pun membuka matanya dan melihat ada seorang wanita yang sangat cantik di depan matanya.
"Siapa...kau?"Tanyanya dingin.
Next....