I Married With A Handsome Beast

I Married With A Handsome Beast
Episode 54



"Itu berarti Nona Cynthia sedang berusaha memancing makhluk itu masuk ke dalam cincin itu ya?"Tanya Hendry.


"Benar, yang mulia..."Balas Eden.


"Tapi nenekku pernah bilang jika kita ikut masuk ke dalamnya, kita tidak akan bisa keluar dari situ dan terjebak selamanya."Sambung Elizabeth.


Daniel yang sedari tadi mendengarkan semakin cemas. Kutukan yang ada pada dirinya sudah dihilangkan dan saat ini dia tidak punya kekuatan sihir apapun untuk membantu Cynthia. Dia hanya bisa melawan beberapa prajurit milik Ratu Lilian menggunakan tenaganya.


"Kita terus berdoa saja pada keselamatan Nona Cynthia. Saat ini kita juga sedang dikepung para prajurit yang sudah berkhianat ini!"Ucap Eden.


Cynthia sedang berjuang untuk mengalihkan perhatian makhluk iblis. Dia lumayan cukup lelah mondar-mandir kesana kemari hanya untuk menghindari serangan dari makhluk itu.


Di tempat kawasan Hendry sendiri, mereka juga berusaha memenangkan perang dengan melawan pasukan Ratu Lilian.


Sesampai di menara Ring, Cynthia pun dapat melihat dengan jelas cincin yang digantung seperti cermin. Dirinya langsung berkeringat karena makhluk iblis itu sepertinya sudah tahu dia akan dimasukkan ke dalam cincin itu.


"Hei manusia, kau pikir aku bodoh? Kalau aku bisa, aku yang akan membawamu ke dalam situ, hahaha!"Ucap makhluk iblis itu tertawa.


"Heh, coba saja!"Balas Cynthia menantang.


"Dasar manusia rendahan! Mentang-mentang dirimu diberi kekuatan sihir putih, kau langsung sepercaya diri itu!"Ucap makhluk iblis itu lagi dengan murka.


"Aku memang sangat beruntung, itu sebabnya aku menjadi percaya diri. Buktinya aku selalu bisa menyerangmu, kan?"Jawab Cynthia lagi tanpa rasa takut.


"Demi majikan dan makanan, aku bersumpah akan membuatmu hancur seperti debu!"


"Lakukan saja!"


Mereka terus bergulat dengan kekuatan mereka. Lama-lama Cynthia merasa lelah begitu juga dengan makhluk iblis itu sendiri. Dia mencoba mencari ide untuk bisa menjebak makhluk iblis itu.


Akhirnya muncul satu ide yaitu Cynthia berniat untuk memancing kemarahan makhluk iblis menjadi semakin besar. Jika makhluk iblis itu sedang benar-benar marah besar, dia pasti tidak akan bisa mengendalikan dirinya dan gelap mata.


"Hey, makhluk iblis, dari dulu aku penasaran, kenapa kau begitu setia dengan yang namanya majikan? Padahal mereka hanya ingin memanfaatkanmu saja."


"Aku setia pada mereka karena mereka sudah mengorbankan diri mereka sebagai makanan. Atau mereka sudah mengorbankan orang lain menjadi makananku. Kami hidup perlu memakan energi manusia agar semakin kuat dan berkuasa."Jawab makhluk iblis itu.


Wah, aku tidak sangka jika pertanyaanku bakal dijawab olehnya!


Cynthia mulai berpikir dengan keras kembali apa yang harus dilakukannya agar makhluk itu emosi.


"Kalau kami tidak mau memberikannya bagaimana?"Tanya lagi Cynthia.


"Jika tidak, maka kami harus mencabut nyawa orang yang telah bersangkutan dengan kami, karena dia tidak memenuhi janjinya."


Cynthia kemudian tersenyum.


"Ah aku tahu. Majikanmu sudah berjanji akan memberikanmu makanan kan?"Tanya Cynthia.


"Benar. Tapi dia mengorbankan orang lain untuk menjadi makanan kami."


Sudah kuduga sih...


"Orang lain? Siapa itu?"


"Yang mulia Raja Hendry, Yang mulia Ratu Elizabeth dan Tuan Daniel. Mereka semua dijadikan tumbal untuk makanan kami."Jawab makhluk iblis itu tersenyum.


Deg, Cynthia langsung bergetar saat makhluk itu menyebutkan siapa saja target makanannya dan dia jauh lebih kaget jika Daniel juga ikut dijadikan tumbal.


Yah, meskipun aku belum sempat mencabut tumbal milik Daniel, karena aku baru tahu sekarang!


"Kau bilang aku makhluk sampah?! Berani sekali kau!"


"Ya, aku memang tidak takut padamu, jadi coba saja lawan aku! Kau tahu, kami tidak akan pernah menyerahkan diri kami sebagai makananmu, dasar iblis sampah!"Cynthia terus menjawab dengan sangat berani. Dia benar-benar tidak terima jika orang-orang terkasihnya harus menjadi makanan makhluk iblis.


Dan benar saja, makhluk iblis itu menjadi gelap mata karena dipenuhi amarah yang begitu besar. Makhluk iblis sangat benci ketika mereka dihina oleh para manusia yang tidak sebanding dengan mereka. Makhluk iblis akan langsung dianggap rendah dan lemah. Mereka akan sangat murka jika dihina seperti itu.


"Aaaaarggggghh!"Lagi-lagi makhluk iblis itu berteriak. Namun teriakannya jauh lebih besar sehingga Cynthia sampai menutup kedua telinganya.


Suara teriakan makhluk iblis itu sampai membuat dunia mendengar suaranya. Pasukan Hendry dan pasukan Ratu Lilian juga sampai berhenti karena mendengar suara yang mengerikan itu.


Bahkan teriakan makhluk itu sampai terdengar di kastil Auberon dan kediaman Martinez.


"Suara mengerikan apa itu yang baru saja bunyi?"Tanya William menjadi sedikit takut.


"Ayah! Hosh...hosh..."Carl berteriak memanggil ayahnya baru habis berlari.


"Ada apa sebenarnya? Kenapa kau lari-lari? Cepat beritahu aku!"Tanya William yang sudah tidak sabar.


"A-ayah pasti tidak percaya...suara mengerikan yang baru saja datang itu, asalnya dari makhluk iblis yang tiba-tiba muncul di wilayah kerajaan Timur!"Jawab Carl heboh.


"Apa? Makhluk iblis apa?"Tanya William yang tidak paham.


"Aduh! Apa ayah masih ingat kalau dulu kak Cynthia sering membeli buku-buku yang ayah sering bilang tidak berguna? Dia juga sering berceloteh tentang sihir atau apalah itu dan menyebutkan makhluk iblis dari buku-buku yang dibacanya. Kak Cynthia sangat mempercayai hal begituan, tetapi tidak dengan kita. Kurasa kita memang harus mempercayainya mulai sekarang karena makhluk itu benar-benar ada!"Jawab Carl.


William hanya bisa terdiam. Dia baru ingat jika Cynthia dulu memang suka mengoleksi buku-buku novel bertema sihir yang menurutnya tidak masuk akal dan tidak penting. Asal Cynthia ketahuan membeli buku itu diam-diam, dia akan segera merebutnya dari Cynthia, dan membakarnya.


"Darimana kau tahu kalau suara itu berasal dari makhluk iblis?"Tanya William.


"Tadi saat aku keluar, hampir semua orang berteriak panik jika suara mengerikan itu berasal dari makhluk iblis yang sedang murka."


"Apa kau tahu darimana makhluk iblis itu tiba-tiba muncul?"Tanya lagi William.


"Aku tidak tahu! Aku bahkan baru tahu hari ini jika ada makhluk iblis yang muncul di ibukota! Daripada memikirkan itu, lebih baik ayo kita segera pergi mencari tempat yang aman!"Ucap Carl terlihat begitu ketakutan.


William pun hanya menurut dan mereka segera membawa barang-barang seadanya untuk pergi ke tempat yang lebih aman.


Di Kastil Auberon pula, Celina terus saja menangis apalagi saat mendengar suara mengerikan barusan.


"Huhu...kakak...kakak...kumohon siapa saja tolong kakakku! Dia pasti dalam bahaya!"Teriak Celina merasa sangat ketakutan.


"Nona..."Risa dan pelayan yang lain sudah tidak tahu bagaimana harus membujuk Celina. Mereka juga sama khawatirnya memikirkan keadaan kedua majikan mereka yang sedang bertarung melawan pasukan Ratu Lilian dan makhluk iblis.


Kembali di wilayah kerajaan Timur, salah satu pasukan Ratu Lilian berhasil membidikkan panahnya ke arah kuda milik Elizabeth hingga kuda yang ditungganginya pun terjatuh. Panah itu mengenai kakinya.


"Ahhh! Teriak Elizabeth.


"Lisbeth!"Hendry pun menjadi panik karena Elizabeth terjatuh beserta dengan kudanya. Jika tidak cepat ditolong, Elizabeth akan langsung diserang.


Dengan sigap Hendry menyusul dan mengangkat Elizabeth ke atas kudanya.


Next....