I Married With A Handsome Beast

I Married With A Handsome Beast
Episode 45



"Daniel! Bagaimana ini?! Para serigala itu sudah menghadang kita di depan! Kita harus menyelamatkan Tuan Kusir sebelum dirinya diserang!"Teriak Cynthia ketakutan.


"Kau tenang saja Cynthia. Aku bisa mengatasi para serigala itu."


Sepertinya cuma ini satu-satunya cara agar serigala itu menjauh...


Daniel mulai fokus. Dia memanfaatkan sihir yang dia miliki untuk mengusir para serigala sehingga mereka bisa menurut. Para serigala yang ada di luar pun dengan sendirinya segera pergi dengan ketakutan.


Kini situasinya pun sudah tenang.


"T-tuan kenapa para serigalanya pergi tiba-tiba begitu saja? Apa jangan-jangan...anda yang membuat mereka pergi?"Tanya Eden cukup terkejut.


"Yah...habisnya kita tidak memiliki banyak waktu. Lagipula cuma kita berempat yang pergi. Kita kan sudah sepakat untuk merahasiakan kepergian kita ini."Ucap Daniel.


"Wah, keren! Saya tidak menduga jika anda memiliki sihir. Ternyata dibalik kutukan anda, ada kelebihannya juga ya? Bagaimana anda bisa melakukannya?"Ucap Eden kagum.


"Daripada itu, sebenarnya aku tidak suka memiliki kekuatan ini karena bisa membuat energiku cepat habis. Jadi aku hanya menggunakannya di saat gawat darurat saja."Jawab Daniel.


"Apa?! Bukankah itu sangat berbahaya?!"Ucap Cynthia yang ikut mendengar.


"Hehe, maaf Cynthia....tadinya aku berniat merahasiakannya darimu, supaya kau tidak khawatir."Ucap Daniel merasa bersalah.


"Kenapa harus dirahasiakan?! Bukankah akan jadi lebih buruk kalau anda tidak memberitahuku lebih awal?! Aku sangat takut anda terjadi apa-apa...hiks..."Ucap Cynthia lalu menangis.


"Cynthia...! Maaf....maafkan aku, mulai sekarang aku tidak akan menyembunyikan apapun darimu lagi. Kau tidak perlu takut, aku masih cukup kuat kok."Ucap Daniel berusaha menenangkan Cynthia dan memeluknya dengan erat.


Eden hanya bisa diam dan menatap luar jendela.


"Anda berbohong. Aku sudah sering melihat anda yang mudah kelelahan belakangan ini. Anda sering memijit pelipis anda. Anda juga sering melewatkan jam makan malam. Aku sangat khawatir anda jatuh sakit! Jika dibiarkan terus..."


"Hey, sudahlah. Aku kan sudah bilang jika aku tidak memakai kekuatanku terlalu sering. Dan aku tidak selemah itu Cynthia. "Ucap Daniel lagi.


Cynthia hanya diam saja. Dia merasa cukup kesal dengan Daniel yang sering suka menyembunyikan banyak hal darinya. Sementara Daniel tentu saja semakin merasa bersalah.


Menjelang tengah malam sudah tiba, kereta kuda pun berhenti. Mereka menyalakan api unggun untuk menghangatkan diri dan menyantap makanan yang mereka bawa dari kota. Setelah itu mereka beristirahat di tengah hutan yang luas itu sampai menjelang subuh.


Daniel sengaja menyuruh Cynthia untuk tidur di dalam kereta kuda agar tetap aman dan nyaman. Sementara ketiga pria lainnya berjaga dan mengawasi secara bergantian.


Keesokan paginya, mereka kembali berangkat. Sepanjang jalan Cynthia hanya mendiami Daniel. Daniel bahkan sampai cemburu karena Cynthia hanya merespon obrolan Eden.


"Cynthia, mau sampai kapan kau mengabaikanku terus? Aku sedih sekali lho jika kau bersikap dingin seperti ini kepadaku."Ucap Daniel.


Cynthia tetap diam saja. Dia sejujurnya tidak tega saat Daniel memohon-mohon seperti anak kucing meminta makan dihadapannya.


"Habisnya anda sering menyembunyikan banyak hal kepadaku seolah anda tidak percaya kepadaku. Jika saat itu aku tidak memaksa Anda untuk menceritakan masa lalu anda, anda mungkin tidak ingin menceritakannya ya?"Jawab Cynthia.


"Bukan begitu...aku hanya tidak ingin mengingat masa terburukku...tapi sepertinya aku yang memang bodoh..."Ucap Daniel.


"Iya, kau benar Cynthia. Saat itu aku sedang berputus asa. Kukira kehidupanku akan tetap sama seperti ini selamanya. Tetapi semenjak kehadiranmu, pola pikirku jadi berubah dan aku jadi benar-benar ingin membalas dendam perbuatan Ratu Lilian."Ucap Daniel.


"Nah, itu baru namanya suamiku! Anda jangan lupa jika rencana pertama untuk balas dendam adalah ide Yang mulia putra mahkota Hendry. Secepatnya kita harus menyelamatkannya dan istrinya."Jawab Cynthia langsung bersemangat.


"Iya, istriku. Sekarang kau sudah tidak marah lagi kan?"Tanya Daniel dengan nada menggoda.


"Masih marah tuh!"Cynthia menjadi salah tingkah dengan wajah kesalnya.


Sementara Eden yang duduk bersama mereka hanya bisa diam meratapi kejombloannya.


Ya Tuhan, kapan ini berakhir! Kedua pasangan ini benar-benar membuatku iri~ T-T


Beberapa jam kemudian, puncak gunung Freesea sudah mulai terlihat. Tetapi ada kabut yang cukup tebal menghalangi jalan yang mereka lewati tersebut.


"Tuan, sebentar lagi kita akan sampai, tapi kabutnya sangat tebal, jadi sedikit sulit untuk melihat ke depan..."Ucap kusir kuda memberi laporan.


"Begitu ya? Kalau begitu coba lewati saja kabutnya pelan-pelan."Balas Daniel yang ikut melihat ke luar jendela.


"Baik Tuan!"


"Kenapa bisa ada banyak kabut? Apa karena kita sudah dekat pegunungan?"Tanya Cynthia.


"Benar Nyonya. Gunung Freesea sebenarnya adalah gunung merapi. Itu sebabnya ada banyak kabut asap yang muncul. Yang ajaibnya gunung ini tidak pernah meletus meskipun orang-orang bilang gunung ini adalah gunung merapi."Jawab Eden.


"Sungguh?! Bukankah seharusnya gunung ini jadi pertanda yang masih misterius?!"Ucap Cynthia menjadi heboh.


"Hahaha, ya itu memang masih menjadi misteri. Tapi anda jangan takut Nyonya. Gunung Freesea ditandai kekuatan sihir putih. Itu sebabnya gunung Freesea memiliki kolam suci di pinggirnya. Konon katanya disebut kolam suci karena dulunya ada seseorang yang memiliki kelebihan yang diberikan dewa. Dia tidak sengaja melihat genangan air yang besar seperti kolam di dekat gunung. Dia berendam disitu tetapi dia tidak sangka jika semakin dia menyelam ke dalamnya dia tidak bisa memijak dasarnya."


"Beruntungnya dia selamat bisa kembali ke dasar. Kekuatannya yang selama ini tersembunyi pun langsung muncul pada dirinya. Dengan kekuatan itu dia akhirnya bisa merubah orang-orang jahat menjadi baik."Jelas Eden bercerita.


"Jadi begitu...ya. Ternyata sihir putih itu cukup luar biasa ya..."Cynthia menjadi kagum.


"Tapi Cynthia, jika kau memang sudah mendapatkan kekuatanmu nanti, kau jangan langsung menyepelekan sihir hitam. Dua jenis kekuatan itu sebenarnya seimbang. Tergantung si pemakainya."Sambung Daniel.


"Ah...aku mengerti."


Setengah jam kemudian, jalanan berkabut akhirnya bisa terlewati. Kereta kuda berhenti tepat di depan kolam suci.


"Tuan, kita sudah sampai!"Sahut kusir kuda.


Next...


*Hai Guys, maaf ya Author jarang update. Kondisi Author sedang kurang sehat 🤒 jadi Author belum sempat menyelesaikan banyak chapter sekaligus dan hanya bisa dua hari sekali per chapter. Maaf juga jika ceritanya sedikit kurang menarik atau ada salah kata dalam penulisan 🙏. Author membutuhkan kritikan para pembaca agar ceritanya jadi lebih bagus. Saya sangat berterima kasih karena para pembaca sudah mau mampir dan membaca karya saya😊. Saya akan berusaha menyelesaikan karya saya sebaik mungkin. Oke, sekian itu saja dari saya, salam hangat dari Author GEMINIE.