
Tanpa diduga sebuah panah hampir mengenai dirinya jika ia tidak menghindar. Akibat dari anak panah tersebut hanya luka goresan di lengan kirinya. Tiba tiba keluar sekelompok orang menyerang dirinya. Mereka menyerang Zhen dengan senjata senjata tingkat tinggi. Tiba tiba tubuhnya terasa lemas tidak bertenaga. 'Siapa orang orang ini? Dan kenapa tubuhku tiba tiba lemas? Apa mungkin saat terkena panah tadi?' Pikir Zhen bingung.
Ternyata panah yang mengenai Zhen memiliki racun pelumpuh untuk monster yang dapat menyebabkan halusinogen. Biasanya racun ini tidak bekerja pada manusia dan hanya pada monster. Tapi siapa sangka ternyata ini bekerja pada Zhen.
Tampak Zhen yang mulai salah mengambil langkah. Karena kesalahannya ini orang orang itu langsung menyerang tanpa memberi waktu untuk bernafas.
"Ha ha ha ha aku tidak menyangka racun ini bekerja padanya!?"
"Siapa yang menyangka akan ada monster berwujud manusia seperti ini!?" Ujar mereka disela sela serangannya.
Zhen mundur beberapa langkah kebelakang ketika mereka memberinya sedikit waktu. Karena saat ini ia sedang dalam pengaruh racun. Apa yang dilihatnya saat ini orang orang itu berubah menjadi Jun dengan jumlah yang sangat banyak. Membuatnya tidak bisa menyerang mana yang asli. 'Apa yang mereka perbuat padaku? Kenapa tiba tiba halusinasiku bertambah parah? Tubuhku tidak bertenaga dan kepalaku juga pusing.' Pikirnya sembari memegangi kepalanya.
Tiba tiba sebuah tali mengikatnya dari berbagai arah. Membuatnya terikat.
"Ha ha ha ha ha ha, akhirnya aku bisa menangkapmu!?" Ujar seirang wanita bercaping sembari mendongakkan wajah Zhen dari rahang bawah.
Zhen melirik wanita bercaping, ia seperti mengenal suaranya. Dia melihat wanita dihadapannya dengan pandangan sayu, 'Siapa wanita ini? ' Pikirnya sudah linglung.
"Heh, sepertinya kau jadi linglung karena obat. Bawa dia!?" Ujar Wei Shuji.
"Nona, aku pikir ada satu orang lagi yang belum tertangkap!? Apa sebaiknya_"
"Tidak perlu. Orang itu pasti melarikan diri. Bawa saja monster ini!? Awas, jangan sampai lengah karena dia sangat licik!?" Peringatnya pada mereka.
"Baik!?"
Mereka mengikat Zhen kuat kuat lalu membawanya bersama mereka.
Dari balik pohon tanpa mereka sadari tadi gadis aneh itu bersembunyi memperhatikan mereka.
...***...
Ruang rahasia keluarga Wei, Zhen ditahan dengan banyak rantai yang mengikatnya. Di ruangan itu agak gelap karena hanya ada sedikit lampu yang menyala.
Disana Zhen terlihat sedang panik memikirkan dirinya tertangkap. Itu terlihat jelas dari wajahnya yang saat ini sedang syok. Bagaimana bisa dirinya semudah ini tertangkap? Apa dirinya memang ditakdirkan untuk berada ditempat gelap? Seperti penjahat? Tapi Zhen tidak merasa dirinya seperti penjahat. Bukankah dirinya baik? Ia hanya memberi pelajaran pada orang orang jahat. Tapi kenapa mereka menyebutnya penjahat?
"Aku tidak mengerti, kenapa mereka begitu jahat padaku? Aku hanya membunuh enam ribu orang, itu juga orang jahat. Kenapa jadi aku yang jahat?" Ujarnya pada dirinya sendiri.
"Itu benar, Tuan tidak salah!? Merekalah yang salah. Tuan ingat gadis bercaping itu? Dialah yang membuat Tuan jadi begini dan terkurung. Habisi saja dia dan seluruh keluarga ini, kalau perlu seluruh kekaisaran!? Dengan begitu tungku akan segera penuh dan Tuan bisa menghabisi mereka!?b Kik kik kik kik kik…" Ujar kegelapan.
Ruangan yang dipenuhi dengan besi seakan ini khusus dibuat untuknya. 'Sepertinya dia sudah merencanakan semuanya. Rantai ini juga sepertinya bukan rantai biasa. Ini terlihat baru dan terbuat dari besi yang kuat. Tapi, dari mana dia tahu aku akan keluar hutan? Sebelumnya aku tidak memberitahu siapapun selain Qing Yue dan gadis itu. Tunggu, dimana gadis itu? Apa dia tertangkap juga? Apa mungkin gadis itu yang memberitahu mereka? Tidak, itu tidak mungkin. Dia hanya gadis aneh dan aku sudah berjalan dengannya dua hari. Itu tidak mungkin dia.'
Ketika sedang berpikir keras, Zhen menemukan sesuatu. Saat dirinya diserang ia sempat memperhatikan senjata yang mereka pakai. Senjata itu memiliki kekuatan spiritual yang tinggi. Sedankan senjata yang selama ini Zhen ketahui hanya senjata tingkat rendah dan paling tinggi adalah menengah. "Senjata tingkat tinggi, dunia atas?" Gumannya pelan.
"Tidak tidak, kenapa aku malah memikirkan itu? Sekarang aku harus memikirkan cara untuk kabur!?" Ujarnya kembali fokus pada tujuan awal. Zhen mencoba menghancurkan rantai itu dengan kekuatannya. Namun yang terjadi malah kekuatannya terpental ke arah lain. 'Bagaimana bisa?' Pertanyaan itu terlihat diwajahnya.
Tidak lama muncul wanita bercaping hitam yang menangkapnya. Zhen langsung waspada dengan wanita itu.
Wanita itu tersenyum licik dibalik capingnya. Kemudian dia membuka capingnya yang memperlihaatkan seorang wanita paruh baya dengan banyak rambut putih. Terlihat juga ada banyak kerutan diwajahnya. Dia duduk disamping Zhen sembari mengelus pipinya dan mendekatkan wajahnya pada pemuda itu. "Apa kau masih tidak mengenalku?" Tanya wanita itu dengan senyum liciknya.
Zhen mencoba mengingat wanita ini, "Kau, wanita yang menembakku dengan senjata aneh?" Ujar Zhen sembari melihat wanita yang sedang memeluknya sekarang.
Wei Shuji mengelus pipi Zhen sembari melihatnya lekat lekat dari dekat. Seketika dia terpikat dengan mata merah yang menatapnya itu. 'Aku tidak menyangka monster bisa setampan ini. Semuanya sempurna, hanya saja dia kepalanya yang tidak beres.' Pikir Wei Shuji dengan pipi yang merona. "Kau mengingatnya ternyata. Karena kau sudah ingat, maka kau harus mengembalikan usia dan kultivasiku seperti semula!?" Ujarnya.
"Apa jika aku mengembalikan kultivasi dan usiamu kau akan melepaskanku?" Tanya Zhen dengan wajah polosnya.
"Tentu, kenapa tidak?" Ujar Wei Shuji sembari tersenyum lembut. 'Membebaskanmu? Heh, jangan mimpi!? Kau pikir akan bebas dengan mudah? Kau telah menghancurkan hidupku, bahkan karena kultivasiku turun aku harus meninggalkan jabatan jenderal tinggi. Orang orang juga menghinaku. Kenapa aku harus membebaskanmu? Aku juga akan mengambil segalanya darimu bahkan hidupmu!?' Pikir Wei Shuji tertawa jahat didalam hatinya.
"Aku tidak tahu caranya." Ujar Zhen langsung. Dirinya hanya bisa mengambil. Sedangkan untuk cara mengembalikan ia tidak tahu. Percuma saja dirinya berbual dan membujuk wanita didepannya. Ketika seseorang dibutakan dengan dendam maka tidak akan ada kompromi. Zhen juga bisa melihat kebohongan dari kata kata, senyum, dan matanya.
Terlihat senyum miring diwajah wanita itu, "Kau tenang saja, aku tahu caranya." Ujarnya sembari mengambil tangan Zhen. Dia mengeluarkan belati tajam yang membuat Zhen mengernyitkan alisnya. Wanita itu melingkis lengan baju Zhen dan membelekkan belati itu ke tangan bagian dalam hingga mengeluarkan darah. Tanpa diduga wanita itu menjilati lengan Zhen yang berdarah.
Zhen membelalakkan matanya terkejut, "Apa yang kau lakukan?" Tanya Zhen.
Saat darah sudah bersih wanita itu melihat tangannya yang tampak kerutan. Perlahan kerutan itu menghilang. Kultivasinya juga perlahan kembali. Dia tersenyum sangat puas melihat hasilnya, ternyata apa yang tertulis di surat itu benar. Jika dirinya meminum darah Zhen maka dia akan kembali seperti semula. "Hebat, ini sangt hebat!?" Ujarnya sembari mengelus elus wajahnya yang sudah tidak berkerut lagi.
Kemudian dilihatnya Zhen dengan penuh ambisi, 'Aku belum pernah melihat darah seseorang bisa melakukan hal sehebat ini. Jika aku meminum darahnya setiap hari, aku bisa tambah cantik dan awet muda. Kultivasiku juga bisa tambah meningkat. Aku tidak boleh melepaskannya!?' Pikir Wei Shuji penuh dengan tatapan keserakahan.
...~~...
...-...
...-...
...SEMOGA SUKA...