I'M YOUR MAN

I'M YOUR MAN
I'AM YOUR MAN 60



melihat diri gue sendiri dari kaca toko mainan yang berada gak jauh dari apartemen yang berlari buru buru kayak dikejar benci taman,merasa ragu.takut tidak dikasih masuk sama satpam yang jaga di depan lobi.secepat kilat gue langsung mengubah gaya jalan gue kayak kebanyakan orang kaya lainnya agar gak ada halangan atau sebagainya yang tidak gue harapkan.


kali ini perkiraan gue tepat sasaran sekali lagi.dengan Nikita yang akan membaca DM-an gue tadi pasti dia sedikit ragu dan berpikir sebentar sebelum akhirnya akan pergi untuk menjauhkan segala yang memungkinkan.


Nikita terlihat khawatir sekaligus pucat.dia menutup pintu kemudian melangkah pergi sambil melihat ponselnya sebelum terkejut dan menjatuhkan ponsel ketika melihat sosok gue yang udah berdiri diam sambil menatapnya.


keadaan berubah jadi membeku,canggung ketika gue teringat kejadian terakhir kali kami bertemu.dia menatap gue dengan mata sembabnya yang mulai berkaca tanpa menghiraukan ponselnya yang tadi jatuh lalu kemudian melangkah cepat kembali begitu saja memasuki pintu tadi yang dia tutup.begitu juga dengan gue,mengejarnya sampai pintu dan menahannya agar tidak tertutup.


°


°


lama kami terus berada dalam posisi itu.dia mendorong dan gue menahan.kayak sedang beradegan pantomim.sama sekali tidak mengeluarkan suara.


oke,gue kalah kalo terus diam gini.gue terlihat seperti laki laki yang mencoba membujuk kekasihnya yang marah karena ketahuan selingkuh di mata orang orang yang pada lewat dan memperhatikan dengan tatapan sinis.gue memutus untuk memecahkan keheningan ini duluan.


"handphone Lo jatuh,Lo ambilin gih sebelum diambil orang."kata gue dusta.padahal udah gue kutip tadi sewaktu ngejar dia.


"sayang Lo kalo hilang."tambah gue.


"nanti kalo data data Lo dicuri gimana? terus Lo dijebak gimana?ambil dulu gih."apasih yang gue omongin?bisa bisanya itu keluar dari mulut gue.gak guna amat.


"Nik...."


gue gak tau kenapa dia dia nangis setelah melihat keberadaan gue.satu yang saat ini bisa gue simpulkan.dia tidak mau melihat keberadaan gue.tapi bagaimanapun tetap saja ini gak bisa dibiarin.dia udah gak masuk sekolah selama tiga hari berturut-turut.dan keberadaan tidak diketahui sama orang tuanya,si tua sialan yang mungkin sekarang lagi di kantor.


mungkin,perkataan gue waktu itu masih menyakitkan baginya.tapi mengapa harus gue?kenapa harus perkataan orang yang padahal kenal tidak lama kenal ini yang harus menyakiti hatinya?gue bukan orang penting baginya.tidak bisakah dia tidak menunjukan itu agar gue tidak lagi merasa bersalah terhadap orang lain lagi?gue muak dengan semua permainan hati!padahal udah lama gue melatihnya supaya menjadi sekeras baja,tapi kenapa saat ini gue malah merasa bersalah?bila begitu,apa gunanya gue selama ini terus melatih kekerasannya kalau akhirnya baja itu bisa leleh hanya karena sebuah air mata?


sangat!saat ini gue sangat ingin berkeluh kesah.tapi sampai sekarang tidak ada yang bisa gue harapkan selain diri gue sendiri.menahan rasa sakit setiap malam tentang hal yang lebih menderita dibanding di siksa berbagai macam siksaan di bumi ini.bahkan pernah terlintas di pikiran untuk bunuh diri.mungkin waktu itu kalau tidak ada Alex,gue udah gak bisa lagi berdiri saat ini.


gak peduli lagi dengan izin nikita.gue langsung memaksa masuk,mendorongnya sekuat tenaga gue yang tentu lebih besar dari tenaga Nikita dan membuat dia sedikit terdorong mundur dari pintu.


°


°


°


HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:


I'AM YOUR MAN


jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐ dan VOTEnya,kalau boleh juga bisa berikan tip.dan juga berikan kritik dan saran untuk ceritanya.


jangan bosan untuk terus menantikan update cerita lanjutannya ya.....,