I'M YOUR MAN

I'M YOUR MAN
I'AM YOUR MAN 37



setelah selesai sudah gue dari membersihkan luka,lalu mengoleskan obatnya supaya gak terlalu memar,gue menyenderkan tubuh di sofa dengan posisi tertidur,sebelum akhirnya gue jadi penasaran tentang isi surat yang di bawa Alex tadi.


"apaan,yak? penasaran gue."gumam gue sendiri dalam hati.


gue duduk secara perlahan biar rasa sakitnya gak terlalu sakit.lalu mencoba menggapai surat yang cukup jauh dari posisi yang bisa gue gapai.tapi gue tetap aja kekeh memaksa diri walaupun sebenarnya sulit.


"ciah....,susah amat,dah,nih ngambilnya."teriak gue kesakitan setelah jatuh dan tertimpa berkas berkas yang ada di meja.


walaupun sakit,gue tetap memaksakan diri karena rasa penasaran gue sudah sampe ke tulang tulangnya.gue mencoba lagi berdiri dan mengambil amplop dengan berjalan pincang lalu kembali lagi ke sofa dan membuka isi amplop segera.penasaran banget gue.


satu persatu gue keluarkan semua semua berkas yang ada didalam dan meletakkan semuanya disebelah gue.


"eh...."gue mengutip satu persatu sampai semuanya ada sebelah gue.dan ternyata semua yang gue pegang ini adalah sebuah surat surat yang berisikan alamat,kartu nama perusahaan,nomor yang tertera di kertas petak dengan tulisan tinta.


tanpa pikir panjang gue langsung mengeluarkan ponsel dan mengetik satu per-satu nomor yang tertera di kertas lalu menghubungi.


"halo, dengan siapa saya bicara?"suara berat dari seorang lelaki ketika panggilan terhubung.kayaknya tua-an dia dari pada gue.


"ya,nama saya Timon.saya sebenarnya gak kenal sama anda,cuma saya dapat kiriman dari PT.city ​​light. sama alamat dijalan Flamboyan,36 D."ujar gue sambil mengangkat kertas itu ke atas dan membacakan alamatnya.


"oh...iya-iya,saya ingat.jadi begini saja,kamu datang saja ke alamat tersebut.baru nanti kita bicarakan disini ya?setuju?"


"oh,oke-oke.kesitu ya?,baik saya segera kesana sekarang."kata gue lalu dia memutus panggilannya.


gue berpikir sejenak dan mendiamkan sebentar tubuh gue yang lelah dan bonyok ini akibat dipukuli.lalu selebihnya,bodoh amatlah banyak mikir, mending datangin aja langsung biar langsung tau aja maksud dari surat surat itu.gue langsung pergi setalah siap berganti pakaian karena si tua sialan itu baju gue yang tadi jadi kotor.


"Lex,cabut gak."pamit gue sebelum pergi ke Alex yang lagi mainin komputernya.


"eh...Mon,apaan isi amplopnya?"dia langsung berbalik.


"ntar Lo tau,gue juga gak ngerti.emang siapa sih yang ngirim tuh barang?"


"tauk gue.katanya Lo liat aja didalamnya ada kartu nama perusahaan,mungkin dari situ asalnya."balas Alex lagi tanpa menoleh.


"oh,oke-oke.nanti aja,lah dibahas.gue cabut dulu yak."


gue langsung pergi tanpa banyak mikir.bodoh amat lah apaan maksudnya yang ngirim ini,tapi satu yang gue pikirin,mungkin penting.dan yang perlu gue lakukan adalah datang aja dulu,rasa penasaran gue juga udah teramat.


°


°


"pak,ini saya Timon,saya sudah didepan alamatnya ini.kalau gak salah toko kayak kafe gitu yang udah gak ke pakai lagi,kan pak?"


"oh,udah sampai ternyata.sebentar,saya sudah dekat,kok."


"oke pak.saya tunggu."ucap gue dan langsung diputuskan oleh dia.


selang beberapa menit kemudian,dia datang dengan tersenyum ke gue dan di situ gue taunya kalau dia orangnya lalu gue jabat tangannya.ternyata dianya lumayan masih mudah juga,mungkin umurnya beda beda 5-7 tahunan.kenapa gue manggil dia bapak sih? seharusnya itu,bang.tapi udah,lah yang penting ketemu.


"Timon?"


"ya,iya....bang...eee."


"Alvin."ucapnya abil menjulurkan tangannya ke tangan gue agar bersalaman.


"bang Alvin."kata gue.


"jadi, gimana?"tanya langsung ke intinya.


"gimana apanya bang?"tanya gue balik.


"ya,gimana? Lo tertarik gak ngambil alih ini toko."


"ha?ngambil alih toko?maksudnya bang?"sontak gue kaget.


maksudnya ngambil alih toko apaan?tapi katanya mau menjelaskan.dia yang mau menjelaskan bukan diberi pertanyaan, ini orang maksudnya apa sih?


"Lo tenang aja.ini toko Lo mau ambil alih atau nggak,tapi sebaiknya kamu pikirin dulu.lo gak usah bayar sama gue,Lo bayarnya sama yang punya."ujarnya lagi.


"yang punya?"tanya gue lagi.


"jadi Lo gak tau siapa yang punya?"tanyanya lagi.


gue menggelengkan kepala.


"gini,gini aja.lo bawa surat surat entah apa lah itu.yang penting yang berhubungan sama ini toko."


"yang ini?"gue menunjukkan semua isi yang ada di dalam amplop.dia langsung mengambil dan mencari sesuatu yang ada di dalamnya.


"nah,ini dia.yang punya ini kafe sekarang. perusahaan ini yang beli,gue cuma jadi perantara aja dengan yang punya ini kafe.gue suruh Lo keluarin ini Karena gue gak tau nomor teleponnya.nah,sekarang Li tinggal hubungi aja."ujarnya demikian.


"begitu ya.yaudah bang,beri saya waktu dulu,nanti saya hubungi lagi."kata gue sambil berjalan keluar sama bang Alvin.


"oke,gue cabut dulu.kalau Lo udah mutusin,Lo tinggal hubungi gue."dia langsung pergi setelah mengunci kembali pintu toko.


setelah bang Alvin pergi,gue langsung menelepon nomor yang ada di kartu nama tadi.


"halo,ini saya Timon.bisa kita berbicara sebentar."kata gue langsung setelah panggilan terhubung.


"datang aja ke kantor saya."


lha,ini suara udah kagak asing lagi kayaknya ini gue dengar.kayak baru tadi aja gue dengar.tapi siapa sih anjing?kayak suara yang menjengkelkan gitu.hari ini seperti hari yang penuh dengan bikin penasaran.


tapi udah ah,mending langsung datang aja,baru langsung tanya maksudnya apaan ngirimin gue ini.dan apa alasan dia, juga orang bodoh mana yang mau ngasih gue kafe begitu aja.kalau benar dia memberinya tanpa ada mengharapkan bantuan,berarti dia benar benar so bodoh yang kaya.


pelan pelan gue cari alamatnya dari google maps.setelah lama berkeliling akhirnya ketemu juga kantor.perusahaan yang berdiri penuh dengan satu gedung.banyak orang yang lewat berlalu lalang dengan pakaian ala-kantoran dan orang orang yang berjas-jas yang turun dari mobil.sangat ramai.


°


°


°


HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:


I'AM YOUR MAN


jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐ dan VOTEnya,kalau boleh juga bisa berikan tip.dan juga berikan kritik dan saran untuk ceritanya.


jangan bosan untuk terus menantikan update cerita lanjutannya ya......,