I'M YOUR MAN

I'M YOUR MAN
I'AM YOUR MAN 33



kira kira sudah setengah jam lebih, ahkhirnya sampai juga di parkiran hotel.pas gue bangunin Chelsea supaya dia jalan sendiri tapi dianya udah lebih dulu tepar.nih anak gawat,minum minum gak ada batasannya.untung aja gue yang bawa dia.nah,kalo orang lain,kan barabe jadi urusannya.


terpaksa gue jadinya mengendong dia sampai ke kamar hotel setelah siap check-in.nih anak padahal badannya kecil,tapi bobotnya berat banget.apaan sih yang dimakannya?bau sambal?atau paku tongseng?


gue masuk ke kamar,lalu berjalan pergi mau pulang setelah meletakkan Chelsea tidur di ranjang.tapi tiba tiba dia berbicara sendiri.gak jelas,masuk di fase ngelantur kali,setelah mabok.


"woi,Chel. ngapa lo?gak keserupan,dong?"tanya gue memastikan.takutnya dia keserupan setan kecoak Buto ijo.


"Chel ini gue timon.lo gak kenapa napa kan?"tanya gue sekali lagi.


dia mendudukan badannya lalu menatap gue.


"kak Timon?"


"iya-iya.ini gue Timon."balas gue sambil mendekatinya.


"kak.kenapa sih keluarga kita begini.kakak gak suka sama aku,kakak diusir sama ayah hanya karna masalah sepele.sedangkan ibu,benci sama kakak.gara gara mereka kenapa harus aku yang kena imbasnya dari kakak."ujarnya ngelantur sambil menatap sayu ke gua.


"kenapa?kenapa kak...keluarga kita bisa hancur gini,sih kak?"suaranya sudah mulai parau,sambil terus menatap ke gue dan memegangi kerah gue.


"kak,aku sayang sama Lo.tapi kenapa kakak pergi tinggalin aku.kakak juga kayaknya gak suka sama aku.padahal aku gak ada salah apa sama kakak."ucapnya lagi dan gue cuma diam aja dari tadi mendengar semua ucapannya.karna setau gue kata Alex kalau dia ngomong disaat udah mabok berat,itu adalah keluh kesahnya.gue juga bisa nanya apapun,pasti di ngasih jawaban yang paling jujur.


"udah,ya.lo lagi mabok.tidur aja.gue mau pulang."kata gue sambil melepas genggaman tangannya di kerah gue.


"oke,gue pergi dulu ya."gue berjalan pergi mau meninggalkan hotel lalu pergi langsung pulang.


belum sempat berjalan setelah berbalik badan gue udah langsung di tempelin sama makhluk yang ada dibelakang gue.Chelsea.dia tiba tiba meluk gue.


"kak,jangan tinggalin Chelsea ya.aku kesepian.cuma kakak yang aku mau.gak mau yang lain kak.waktu kakak pergi, Chelsea udah mohon sama ayah biar kakak diizinkan pulang lagi."ucapnya lagi dengan nada lirih.


pulang?hah... tempat yang satu itu bukan lagi tempat dimana yang bisa gue katakan pulang.semejak kepergian ibu gue,itu bukan lagi tempat gue pulang.gumam gue dalam hati.


"Chel,Lo lagi mabok.sekarang Lo lepas.gue gak bakal pergi.gue jagain Lo sekarang."gue memutuskan untuk malam ini jagain dia.


walaupun dia anak dari perempuan yang paling gue benci.tapi dia tidak bisa disalahkan,dia tidak berdosa atas kesalahan ibunya.dia juga gak pernah bersikap seperti ibunya ke gue.jadi gue juga tidak boleh melampiaskan kesalahan ibunya ke dia.


oke.setelah gue bicara gitu,gue melepas tangannya yang melingkar di pinggang gue dan berjalan menuju kamar mandi.mau mandi,habisnya badan gue bau alkohol semua.sebelum menutup pintu kamar mandi,sekali lagi gue memastikan Chelsea.ternyata dia udah tepak lagi.


°


°


gue keluar kamar mandi,dan pemandangan yang pertama kali adalah Chelsea tertidur pulas dengan pakaian yang udah kebuka semua.cuma tersisa dalaman.gue terkejut dong.


 


"astaga Chelsea....Lo tidur aja bikin orang susah."kata gue karna terkejut melihat orang yang didepan gue ini.


tanpa banyak bengong lagi gue mendekat lalu menyelimuti tubuhnya yang sedang terlelap itu.


nah...,sekarang tinggal gue yang gak tau mau tidur dimana.gak mungkin dong,di ranjang juga.alhasil gue tidur di sofa yang hanya bisa di tempati satu orang untuk duduk.dan itu jadi tempat gue tidur menatap kota yang dihiasi cahaya cahaya lampu.iya,tidur sambil duduk.


 


°°°°°


 


perlahan gue membuka mata dan cahaya matahari mengenai mata.silau.segera gue berdiri menatap lalu ranjang yang sudah kosong.terdengar suara rintikan air dalam kamar mandi.'nikita'.pikir gue.


tenyata dia dikamar mandi.gue langsung bergegas pergi tanpa pamit.ribet urusannya kalau gue pamit.jadi gue segera mengambil jaket gue yang semalam gue taruh di meja bawah cermin dan pergi.


°


°


drrt.....drrt...


suara dering ponsel gue tiba tiba berdering.


'hah...?apa Lex?"tanya gue setelah panggilan terhubung.


"Mon,dimana Lo sekarang?Lo udah gak sama Chelsea lagi."Alex bertanya balik lagi.


"gue?udah gak sama dia lagi.gue pergi diam diam waktu dia lagi mandi di hotel."balas gue."ada apa Lex?"


"kayak biasa,dia'kan anak maminya Mon,kesinilah Lo sekarang.pusing gue."ujar Alex malas.


yak,seperti biasanya.tanpa dijelaskan dengan detail oleh Alex gue udah tau apa maksudnya.setiap Chelsea tidak kembali ke rumahnya,yang pertama bakal di cariin nyokapnya adalah gue.alasanya yang pasti karna Chelsea dari dulu selalu lengket sama gue,waktu gue lagi nginap kerumah Alex waktu dulu Chelsea juga sering kesini.alhasil nyokapnya juga sering kesini buat nyariin dia.tidak terkecuali sampai sekarang.manja bener.


"oke,gue balik langsung sekarang.tapi kalo Lo bisa usir usir aja,gue juga malas meladeni dia."


"ye..gue juga mau ngusir dia,tapi Lo tau lah gue gimana."


"yaudah gw tutup ya."kata gue sebelum menutup telepon dan langsung memesan ojek online.


°


°


"nah....ini dia.dimana Chelsea sekarang.kok gak sama kamu."padahal Baru aja sampai tapi gue udah langsung diserang oleh pertanyaan sama nenek lampir yang barusan berdiri karna kedatangan gue.


"..." gue diam gak menanggapinya dulu.tapi terlebih dulu masuk mau minum.soalnya haus,dari tadi terus di panggang dibawah matahari.


"hei...kamu udah berani sama saya ya."katanya dengan nada tinggi pas gue belum sempat minum.tapi gue tetap dia sampai selesai minum.


"Lex,meja ini aman kalo rusak'kan?"tanya gue sama Alex sebelum menghiraukan nyokapnya Chelsea.Tina.


"aman-aman."ucap Alex santai.sepertinya dia sudah tau apa yang mau gue lakukan dan sedikit tersenyum.


gue menatap mata Tina dan mengalihkan pandangan ke meja yang gue tunjuk tadi sebelum menarik nafas dalam-dalam.


Prak....!


"Lo!pergi dari sini atau gue suruh satpam kompleks buat ngusir paksa Lo kaya gembel yang diusir karna minta ngemis."teriak gue keras setelah memukul keras meja yang tadi gue tunjuk.


seketika raut muka nyokapnya Chelsea langsung terkejut kaya anak SD yang ketahuan maling gorengan.lalu gue dan Alex langsung masuk membiarkan dia diluar.


°


°


°


°


HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:


I'AM YOUR MAN


jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐ dan VOTEnya,kalau boleh juga bisa berikan tip.dan juga berikan kritik dan saran untuk ceritanya.


jangan bosan untuk terus menantikan update cerita lanjutannya ya......,