
"ma...."tiba tiba kata itu terlontar dari mulut gadis yang ada diluar rumah.gue mengecek dari jendela.ternyata Chelsea.
"ngapain lagi tuh anak kesini."hardik gue.
"nolong Lo kali itu."sahut Alex yang mendengarnya dan sedang duduk santai di sofa menikmati drama barusan.
"yang ada malah nyusahin ****."ketus gue.
semoga aja bener nih anak bisa nolongin gua dari suara nyokapnya yang cempreng kaya suara panci bocor.pusing gue dari dulu dulu dengerin suaranya.entah dosa apa yang gue perbuat makanya bisa mendengar suara cempreng yang lebih seram dari suara mbak kunti yang lagi ketawa.
"ma...mama ngapain disini."tanya Chelsea yang sedikit ngos-ngosan.mungkin karna habis balap karung,kali.
"mau ngapain lagi.ya nyari kamu lah.kamu dari mana aja.kok gak pulang semalaman,hah?"Tina memulai lagi ngerep yang bagi gue lebih menjengkelkan dibandingkan sama pantat ayam.
"ma... Chelsea sudah besar ma.bukan anak kecil lagi."balas Chelsea lagi pada nyokapnya
udah besar?hah...apa yang dia bilang udah besar itu adalah mabok mabokan lalu digoda cowok dan kalau gue gak nolongin dia,gak tau apa jadinya nasib dia sekarang?
"iya...tapi kamu'kan tetap anak mama.emang mama gak boleh khawatir sama kamu."
"ma....."
"iya iya...mama cuma khawatir.apalagi kalau kau nemuin si Timon."
"ma..."tiba tiba Chelsea membentak nyokapnya.mendengar itu bukannya gue yang senang,malahan si Alex yang tertawa kecil tapi gak kedengaran.
"cih...Lo liat adik tersayang Lo itu.ngebelain Lo banget."kata Alex sambil tertawa ke gue.
"iya....yaudah sekarang kita ulang gih."ajak mamanya Nikita."si Timon itu udah jadi gembel masih aja sok.kalau kamu kesini buat apa "
Nikita seketika langsung gelagapan.ya,gak mungkin dong dia mau jujur tentang apa yang terjadi semalam.
"ehmm..itu ma.mama pulang duluan aja ya, ma.aku sama kak Timon ada urusan,soalnya."
gue yang mendengar itu tiba tiba langsung berdiri dari sofa dan langsung memastikan pintu udah benar benar terkunci atau belum.ternyata udah ke kunci.bagus deh.
"yok Lex,malas dengerin percakapan 2 ibu anak mengandung."
"lha...mengandung?"
"iya,nyusahin."ucap gue yang langsung menaiki tangga menuju kamar dan ninggalin 2 orang ibu dan anak melanjutkan pembicaraan gak gunanya itu.
"Mon,Lo kok bisa ya di kejar kejar cewek.sampai adik Lo juga ngejar Lo.lha gue?kenapa kagak bisa."tanya Alex setelah menyusul gue ke kamar dan duduk di kursi khusus untuk main komputernya.
"tau...Lo kira gue mau apa?apa lagi cewek Luan yang ngejar gue."kata gue sambil memainkan senar gitar agar membentuk nada.ya...walaupun gue sebenarnya kagak bisa.
"jadi....mending Lo pacari aja antara ke duanya.dari pada ngejomblo Lo."Alex mengangkat satu kakinya dan di letak di paha kaki satunya lagi.
"gak,gak tertarik gue.lagian pas gue pergi dari rumah neneknya,dianya malah hilang ninggalin gue tanpa pamit."hardik gue yang sudah mulai serius mempelajari bermain gitar dari google.
"eh...dia mana Mon?Nikita?jadi Lo sukanya sama Nikita.pantesan.em...rupanya oh rupanya Lo."Alex langsung mengeroscos nertawai gue.
sial! ternyata gue masuk jebakan seorang yang ahli dalam urusan jebak menjebak kata.
°
°
tadinya gue mau ngajak Alex pergi dari pada mendengarkan ocehan dua orang yang gak jelas di bawah itu karna gue mau bilang soal rencana gue.tapi dianya malah bahas topik yang lain.malah masih jebakan lagi.******* emang punya teman kaya gini.
"tawa lagi Lo."kata gue lalu melempar bantal tepat di mukanya.
"wuidzz...baperan."padahal gue udah kagak ngungkit itu lagi,tapi begitulah Alex,dari dulu selalu meledek gue.
selagi Alex sedang menertawai gue,tiba tiba suara klakson berbunyi dan berikutnya adalah suara ketukan pintu.yak,pintu rumah Alex.
"siapa Lex, keluarga Lo?"tanya gue ke makhluk hidung belang yang berada didepan gue dan sedang duduk sambil memainkan ponselnya.
"nggak.gak tau juga."
"jadi?"
"kalo Lo penasaran ya...lihatlah.sono Lo kebawah gih,Lo yang bukain."ujar Alex.
gua langsung turun dan membuka pintu satu per-satu.dan yang pertama terlihat oleh gue adalah sepuluh pria berbadan tegap dan berpakaian hitam berdiri sejajar juga saling berhadap hadapan satu sama lain seperti menunggu orang orang keluar orang yang berada di dalam mobil Vellfire berwarna hitam.
sepertinya tamu Alex nih.pikir gue.gue berjalan keluar,mencoba untuk menyambut dengan ramah dan senyuman.alah bacot anjing!.
pintu mobilnya mulai terbuka dan muncul sesosok pria yang tingginya gak lebih tinggi dari gue.brewokan dan tampang tampak tegas juga memakai jas hitam yang lengkap dengan dasi.wih,tamu dari mana nih,kakaknya pengusaha.pokoknya terlihat elegan.
gue berjalan lebih maju agar terlihat sopan dalam menyapa."selamat data..- -."seketika ucapan gue terhenti dan pandangan gue mengarah pada sosok wania yang ada dibelakangnya dan barusan turun."Nikita."
"kamu sudah kenal dengan Nikita."katanya sambil mengambil tangan gue yang tadinya gue tarik lagi ketika melihat nikita agar bisa bersalaman.
"eh...sud...- -."
"ya pastinya sudah kenal dong,kamu.iya lah,dan kamu juga sudah puas'kan?gimana saat menikmati anak saya?"ucapnya lagi dengan nada yang sangat menjengkelkan dan mengentikan sekali lagi perkataan gue yang belum selesai.
anjing!asli benget.gue kagak ngerti apa yang dibilang si pria brewokan ini.ayah? maksudnya dia ayah Nikita?terus ngapain kerumahnya Alex?ada hubungan apa dengan Alex?betul betul gak ngerti gue dengan apa maksudnya terlebih saat mengatakan 'gimana saat menikmati anak saya' ini pertanyaan apaan sih!.
"maksud anda?,coba anda ulangi.saya tidak dapat mengerti?"tanya gue balik dengan nada yang gak kalah dengannya sambil membalas erat salaman kami.
"huh...ada juga bocah tengil seperti kamu ya.apakah...sudah....puas menikmati tubuh anak saya.apakah kami sudah dapat mengerti,bocah tengil?"
dia semakin menguatkan genggaman tangannya dan gak ketinggalan menatap mata gue dengan muka sangarnya.tapi gue juga membalasnya dan gak mau kalah.
kayaknya dia semakin kesal dengan sikap gue.siapa suruh Lo yang buat gue jengkel duluan.gumam gua dalam hati.
sementara melihat suasana antara gue dan bokapnya,Nikita diam dan hanya memperhatikan kami berdua yang padahal baru pertama kali bertemu,tapi sudah mempunyai kesan yang saling jengkel satu sama lain.
°
°
°
°
HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:
I'AM YOUR MAN
jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐ dan VOTEnya,kalau boleh juga bisa berikan tip.dan juga berikan kritik dan saran untuk ceritanya.
jangan bosan untuk terus menantikan update cerita lanjutannya ya......,