
"jadi.... bagaimana cara kamu bisa menemukan dia?"tanya bokap Nikita dengan tampang yang sudah akrab dengan gue.di serem seremin walaupun tanpa di buat begitu emang sudah serem,sih.
gue merasa tegang terus menerus,apalagi saat berhadapan dengan Ibis tua yang ada didepan gue ini.kalo dia udah kumat,gue yang tamat.bukannya takut sama dia,cuman gue-nya mau hidup damai aja.
masih terbayang di kepala gue sampai sekarang.dimana situasi tadi pagi yang awalnya masih tenang dan tentram sebelum akhirnya dikacaukan manusia manusia king-kong yang masuk tanpa izin dan langsung main nyergap-nyergap gue aja lalu di ikat dah kayak posisi gue yang sekarang ini.gue aja heran, kenapa manusia zaman sekarang pada banyak yang gak beradab.
"ehmm...cari..cari siapa,ya?"tanya gue pura pura gak ngerti apa yang lagi dia omongin.ya,siapa tau gue bisa lepas gitu.
PRAAAK....
si anjyng....nih orang kayanya serius beneran,lah.coba bayangin aja,meja kaca yang ada di depan gue ini di pecahin pake tongkat golf.belum lagi sama pengawal pengawalnya yang juga mempunyai tongkat bisbol.habis gue,habis gue.wuuuuuu.
siap perang nih orang dengan gue.gue malah sendiri lagi.si bukannya di sisi gue,si Alex malah kabur melarikan diri ninggalin gue pas lihat gue udah di ikat dan di hadapkan dengan iblis tua ini.
"saya gak suka mengulang kata-kata.mungkin ini bisa membantu saya ngejelasin ke kamu."leher gue di lengketin sama tongkatnya.mati gue,mati dah...
"gak mau bicara?oke."
"iya..iya,saya cari..saya cari.oke,saya janji bakal langsung cari dia."teriak gue histeris saat dia mulai mengayunkan tongkat.
'huuhh...hampir saja.memang gak seharusnya gue terlihat sama orang asing.begini,nih jadinya.masalah gue terus aja berdatangan."gumam gue lega.
"oh?udah nyerah?"
BRUUK...
perut gue kena hantaman tangannya.
BANGS*T!!KENAPA TETAP DIPUKUL JUGA SIH?GUE,KAN UDA SETUJU KOLOR IJO!!!
"dua hari!dua hari kamu saya kasih waktu!kalau ada pertanyaan,kamu boleh datang ke saya."
°
°
mau gak mau gue memang harus tetap cari tuh bocah.tentunya karena di paksa bokapnya selain juga karena rasa bersalah gue.
selesai bahas urusan tentang masalah gak pulangnya Nikita sama bokapnya,tentang dia dekatnya sama siapa aja,biasanya kalo pergi kemana tapi katanya si tua yang menjengkelkan ini dia udah mencari ke semua tempat kenalan dia.gue langsung balik ke rumah Alex.
selain gue dapat info yang berguna untuk mencari Nikita,gue jadi tau semua tentangnya.sifat sifat keras kepalanya,tentang betapa bocahnya dan yang buat lebih terkejutnya gue adalah dia dulu orangnya supel tapi sejak kematian nyokapnya dia jadi penyendiri,jarang ketawa dan di matanya tidak ada satu orangpun yang dapat dia percaya, termasuk bokapnya sendiri.hahaha rasain kau iblis tua gak di percaya sama putri satu satunya.
kalau begitu gue jadi mengerti.mengerti kenapa dia selama ini bersikap begitu pada gue.gue jadi merasa bersalah sendiri jadinya.memang tidak seharusnya gue berkata ucapan yang cukup menyakitkan kepada bocah itu, terutama gue lebih dewasa dibandingin gue.
°
°
dari banyak ide yang udah gue keluarin buat dapatin Nikita cuma satu yang terpikirkan di kepala yang paling pantas untuk di coba.yaitu, DM pake akun fake.
'hai...kak.'gue membuka percakapan pertama sambil senyum senyum membayangi gimana reaksi dia nanti pas tahu dia gue bo'ongin.
lebih dari satu jam gue nungguin,chat-an gue akhirnya terbalaskan.padahal gue udah sabar sambil tiduran di atas bangku tukang tukang somay dari mana tadi sangkin bosannya.
'kamu siapa?' balasnya sekaligus bertanya.
spontan gue langsung gue langsung kasih tau ke Alex lewat panggilan lalu Alex langsung melacak tuh akun di mana dia aktif saat ini.memang enak bener punya Alex yang jago soal gituan.jadi gue tidak perlu harus nyariin Nikita kaya orang panik cari tempat aman dari hujan.
gak lama setelah gue kabarin Alex dia udah nelepon gue balik.
"gimana Lex,udah ketemu?"
"udah.gue kirim lewat WhatsApp alamatnya."
"oke."ucap gue sambil memutus panggilan lalu langsung mengeceknya alamatnya lalu menyalinnya dan langsung search di maps.
"The Public House, 343 King St E."gumam gue dalam hati.rasanya kaya ada yang aneh.tapi bodoh amat yang penting cepat,gue langsung cari tuh alamatnya dari pada banyak asumsi.biar cepat kelar masalahnya.
dan,melihat apa hasil dari yang gue cari malah membuat gue kesal sendiri lalu langsung menelepon Alex lagi.
"woi....anjing..., kebiasaan Lo ya nipuin gue lagi.udah semangat pula gue nyarinya."cerosos gue langsung begitu panggilan terhubung sangkin emosi di bercandain sama nih satu anak curut.mendengar ocehan gue itu dia malah menyambutnya ketawa kegirangan berhasil membodohi.padahal hal kecil,loh.senang banget dia.
"hahahaha....,Mon.disekitar Lo gak ada orang,kan makanya Lo teriak keras gitu?"
mendengar pertanyaan Alex gue baru tersadar kalo gue masih warung bakso dan yang buat gue lebih shock lagi orang orang pada ngelihatin gue dengan tatapan seakan mau bilang nih-orang-gila-dari-mana-datangnya.bangke, bangke malu benget gue.
"gara gara lo ini Lex,bangke.yang bener,dimana lokasi dia?"
"hahahaha,sory...maap.oke,bentar gue kirim lagi.kali ini serius."dia langsung menutup panggilan lalu alamatnya langsung masuk terkirim ke ponsel gue dan gue search.ternyata dia apartemen yang cukup terkenal,tapi yang kerennya Alex, dia juga bisa tau detail tepatnya dilantai dan tepatnya nomor berapa.
tanpa basa basi lagi, gue langsung datangi tuh tempat.tapi sebelum itu gue ngebalas lagi DM-an Nita.
'ini gue Timon,gue datang jemput Lo!' lalu pergi cepat cepat supaya dia gak keburu hilang.
°
°
°
HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:
I'AM YOUR MAN
jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐ dan VOTEnya,kalau boleh juga bisa berikan tip.dan juga berikan kritik dan saran untuk ceritanya.
jangan bosan untuk terus menantikan update cerita lanjutannya ya.....,