I'M YOUR MAN

I'M YOUR MAN
I'AM YOUR MAN 40



melihat diri gue sendiri dari kaca toko mainan yang berada gak jauh dari apartemen yang berlari buru buru kayak di kejar banci taman,merasa ragu.takut tidak dikasih masuk sama satpam yang jaga di depan lobi.secepat kilat gue langsung mengubah gaya jalan gue kayak kebanyakan orang kaya lainnya agar gak ada halangan atau sebagainya yang tidak gue harapkan.


kali ini perkiraan gue tepat sasaran sekali lagi.dengan Nikita yang akan membaca DM-an gue tadi pasti dia sedikit ragu dan berpikir sebentar sebelum akhirnya akan pergi untuk menjauhkan segala yang memungkinkan.


Nikita terlihat khawatir sekaligus pucat.dia menutup pintu kemudian melangkah pergi sambil melihat ponselnya sebelum terkejut dan menjatuhkan ponsel ketika melihat sosok gue yang udah berdiri diam sambil menatapnya dan senyuman puas yang gue pancarkan.


akhirnya ketemu juga dia,capek,gue capek banget naik tangga karena gue pikir dia bakal sengaja lewat tangga agar terhindar dari gue.kalau tau begitu,gue mending naik lift aja.ah....bangke,sial kali gue.


keadaan berubah jadi membeku,canggung ketika di kepala gue terlintas ingatan waktu kejadian terakhir kali kami bertemu.dia menatap gue dengan mata sembabnya yang mulai berkaca tanpa menghiraukan ponselnya yang tadi jatuh lalu kemudian melangkah cepat kembali begitu saja memasuki pintu tadi yang dia tutup.begitu juga dengan gue,mengejarnya sampai pintu dan menahannya agar tidak tertutup.


°


°


lama kami terus berada dalam posisi itu.dia mendorong dan gue menahan.kayak sedang beradegan pantomim tentang pertarungan yang menentukan siapa yang terkuat dari balik pintu.sama sekali tidak mengeluarkan suara.cuma dorong mendorong,tapi gue tidak sekuat tenaga.


oke,gue kalah kalo terus diam gini.gue terlihat seperti laki laki yang mencoba membujuk kekasihnya yang marah karena ketahuan selingkuh di mata orang orang yang pada lewat dan memperhatikan dengan tatapan sinisnya.gue memutus untuk memecahkan keheningan ini duluan.


"handphone Lo jatuh,Lo ambil-in gih sebelum di ambil orang."kata gue dusta.padahal udah gue kutip tadi sewaktu ngejar dia.


"sayang Lo kalo hilang."tambah gue.


"nanti kalo data data Lo dicuri gimana? terus Lo dijebak gimana?ambil dulu gih."apasih yang gue omongin?bisa bisanya itu keluar dari mulut gue.gak guna amat.


"Nik...."


"pergi!"teriaknya dari balik pintu dengan parau.kemudian tangisnya pecah yang awalnya tadi tidak kedengaran karena suara isak-nya sangat pelan.


gue gak tau kenapa dia dia nangis setelah melihat keberadaan gue.satu yang saat ini bisa gue simpulkan.dia tidak mau melihat keberadaan gue.tapi bagaimanapun tetap saja ini gak bisa dibiarin.dia udah gak masuk sekolah selama tiga hari berturut-turut.dan keberadaannya tidak diketahui sama orang tuanya,si tua sialan yang mungkin sekarang lagi di kantor tenang tenang tanpa memerintahkan satupun anak buah untuk cari Nikita.mungkin kalau dia menggerakkan para anak buahnya,pasti bakalan ketemu.gue gak percaya kalau dia gak mampu di bandingin sama gue,di tambah dia juga kenal sama Alex.mustahil.


mungkin,perkataan gue waktu itu masih menyakitkan baginya.tapi yang menjadi pertanyaan di benak gue adalah mengapa harus gue?kenapa harus perkataan orang yang padahal dikenal tidak lama ini yang harus menyakiti hatinya?gue bukan orang penting baginya.tidak bisakah dia tidak menunjukan itu agar gue tidak lagi merasa bersalah terhadap orang lain lagi?gue muak dengan semua permainan hati!padahal udah lama gue melatihnya supaya menjadi sekeras baja,tapi kenapa saat ini gue malah merasa bersalah?bila begitu,apa gunanya gue selama ini terus melatih kekerasannya kalau akhirnya baja itu bisa leleh hanya karena sebuah air mata?


kejadian itu juga salah satu hal yang sangat berarti bagi gue.tidak sepenuhnya berat.berkat kejadian itu juga gue tau wajah wajah asli dari mereka yang bertopeng.tau apa motif dari semuanya dan konspirasi yang sangat besar dan membuat gue tumbuh dengan penderitaan serta dendam dan beban yang sangat berat.dan juga salah satunya alasan gue sampai saat ini tidak menginginkan siapapun lagi yang hadir dalam hidup gue,terutama cewek.


gak peduli lagi dengan izin nikita.gue langsung memaksa masuk,mendorongnya sekuat tenaga gue yang tentu lebih besar dari tenaga Nikita dan membuat dia sedikit terdorong mundur dari pintu.


"Lo kenapa gangguin aku?biarin aku sendiri!sekarang Lo bisa pergi,Lo gak di terima aku disini."katanya yang udah mulai ngelantur,mulut bau alkohol.tatapan matanya liar entah menatap kemana mana.


sudah gue duga dari awal.kayaknya nih,anak udah mulai mabok karena habis minum alkohol entah segala macam,lah.kagak tau gue bau apaan,tapi yang pasti matanya mulai menerawang kemana mana.gak jelas.


Nikita benar benar aneh.dia yang masih bocah gini minumnya alkohol segala.lha,gue? menyentuhnya saja gue baru hari itu.


pernah sekali gue nyobain salah satu minuman yang paling sering di pesan, cocktail.rasanya?sama sekali gak ketelan sama gue.nyesel rasanya gue cobain-nya. enak kagak yang ada uang gue malah terkuras.seratus lima puluh ribu hanya untuk secangkir cocktail.gue pernah juga tuh,nanya nanya sama alex.katanya itu nikmat kalau kita sudah terbiasa.


"nikmat,kalo Lo udah terbiasa.gue juga pertama kali kaya Lo juga,Mon.waktu itu gue frustasi banget,jadi sekali beli langsung satu botol gue habis.hasilnya,tepar gue."ujar Alex waktu itu sambil membayangkannya.


nah,mungkin kejadian yang sama bakal terjadi juga sama Nikita.gue gini gini,kan juga masih punya hati nurani.bukan kayak cewek ***** di depan gue ini.bukannya balas Budi malahan gue terseret dengan masalah dia.apes aja hidup gue sejak ketemu dia.


°


°


°


HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:


I'AM YOUR MAN


jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐ dan VOTEnya,kalau boleh juga bisa berikan tip.dan juga berikan kritik dan saran untuk ceritanya.


jangan bosan untuk terus menantikan update cerita lanjutannya ya.....,