
sial.ini badan pada sakit semua gara gara gak di kasih izin sama Nikita tidur dikasur.padahal gue udah jelasin,loh kalo gue gak tidur semalaman karna nyariin dia.belum lagi pas gue minta bantalnya satu aja biar leher gue bisa istirahat walaupun gue tidur di sofa pelitnya nauzubillah.dasar cewek gila.
gue menguap dan menggelengkan kepala mencari sesosok orang sinting semalam dan ternyata tidak lagi terlihat.gue ketok kamar mandi,tapi belum ada jawaban.gue gedor gedor lagi dan pintu terbuka tapi gak ada siapapun di dalamnya.
"sial!"
kali ini betul betul salah perhitungan gue.sifat dia sama sekali gak bisa ditebak atau yang terbodohnya adalah gue udah ketipu sama air mata buayanya semalam makanya dia sekarang bisa kabur lagi.sekarang jadi gue yang susah lagi,kan.mana gue haru ngurusin kafe yang sama sekali belum gue buka sekalipun padahal semuanya sudah beres.kapan mulainya kalo waktu gue habis ngurusin dia mulu.
"Ahhhhk....sial,sial-sialll!!!"
cepat cepat gue langsung hubungi Alex berulang ulang sampai akhirnya dia angkat juga.lalu gue suruh lagi dia mencari keberadaan Nikita lagi setelah dia puas ngehina-hina gue.
"oke,oke mon.gue cari sekarang.kalo udah ketemu gue langsung kirim ke Lo biar Lo bisa langsung main kucing-kucingan sama Nikita.hahahah..."teleponnya langsung gue matiin sangkin emosinya gue karena dia.
•
•
gak beberapa lama Alex langsung nelpon gue kembali.
"gimana-gimana,Lex?udah dapat?"ucap gue secara cepat dan langsung menghentikan aktivitas makan gue.
"Lo sekarang di mana?"
"gue?gue ada di kafe seberang apartemen nikita.jadi,gimana?"tanya gue lagi.
"sekarang Lo cepat pergi ke simpang lampu merah,posisi terakhirnya gue temuin di restoran itu.kalo dari apartemen Nikita arahnya ke kanan."
"kapan?"
"tujuh menit yang lalu."balas Alex lagi
langsung gue matikan begitu sudah mendengar seluruhnya lalu berlari sambil melirik kanan kiri setiap orang yang gue lewati sampai akhirnya tiba di dekat simpang lampu merah gue menjumpai dia keluar dari restoran dengan dua laki-laki.
"NIKITA"teriak gue.
napas gue terus tarik ulur keluar masuk.terkejar juga ini anak dan untungnya dia berhenti.
"Lo mau pergi kemana lagi?Lo udahan,ya nyusahin gue mulu.capek gue."
"..."
dia malah dia ngacangi gue.woi,jawab woi bangke.kedua orang yang sama dia juga saling bertatap tatapan lalu kembali menatap ke arah gue lagi.
"siapa?"tanya salah satu dari pria yang seumuran dengan gue tapi badannya lebih kurus kaya gagang sapu ke Nikita tapi dia gak bersuara.
sedikit bingung,gue memastikan dulu ini situasinya kayak apa.ragu ragu gue bersuara."gue pacarnya,Timon."bersamaan tangan Nikita gue tarik ke sebelah gue.
"pacar?sejak kapan."tanya temannya satu lagi yang mukanya malah bikin kesal gue.sok di sangar-sangarin.kirain dia gue takut apa.dua Lo berdua sini,gak takut gue.duo bekicot aja belagu.
"pacaran....kapan,ya.pastinya gak tau,sih.tapi yang pasti kami udah cocok banget,lah."balas gue lagi yang gak kalah lebih songong dari dua kampret di depan gue."Lo berdua yang siapa?"lanjut gue lagi balas bertanya.
"kami?gue abangnya dan ini yang disebelah gue orang yang seharusnya jadi pacar dia.jadi,mending lo jauhin Nikita.sekarang gue mau bawa Nikita."
gue melirik ke Nikita yang dari tadi dia kayak anak kucing yang stress karena gak punya teman.sekedar memastikan dan dia mengangguk tapi mukanya asem bener di campur dengan rasa ragu ragu.
"Lo mau pergi sama dia?"tanya gue.dia perlahan melihat gue dengan tatapan berharap lalu mengangguk ragu serta penuh ketakutan.kayaknya gue sedikit tau situasinya.
lalu kembali meladeni dua kampret tadi."gue mau ngajak Nikita pergi.lo gak bisa bawa dia sekarang?"kata gue ke mereka berdua dan disambut dengan wajah jengkel mereka terhadap mereka berdua.
"woi...Lo itu bukan siapa siapa,kenapa Lo yang ngatur dia.gue abangnya,dia juga setuju ikut sama gue.ini bukan urusan Lo *******!"katanya sedikit maju ke gue sambil menunjuk nunjuk gue dengan jari telunjuk dan seketika gue langsung mukul bagian perutnya.
"shh....tangannya bos.lain kali lihat-lihat sama siapa Lo bicara."ucap gue kesal.
akhirnya,kejengkelan gue terbayarkan.untung si ******* mancing gue biar ada alasan untuk mukul dia.huh....'apa?Lo mau juga?"
temannya satu lagi terdiam ngelihatin abangnya Nikita yang barusan gue pukul lagi kesakitan memegang perutnya.untungnya badan mereka gak sebanding dengan badan gue yang mana itu membuatnya ragu sama gue.di bandingin badan mereka,kalah jauh mereka.cuman menang gaya preman aja.
"gue bilangin sama,Lo ya.lo itu bukan Abang kandungnya,oke.jadi brengsek kayak Lo ini gak layak.lain kali kurangi tampang preman,nyali banci Lo itu."kata gue sedikit menjongkokkan diri lalu berdiri dan bawa pergi Nikita."punya teman gak ada setia kawannya.bantuin kek,biar gue pukul juga."
•
•
°°°°°
selesai gue berurusan sama dua kampret tadi gue langsung bawa Nikita ke kafe.betul,gue jadi penjaga dia seharian gara-gara bapaknya si tua sialan itu belum bisa menjemput Nikita.memang bapak anak ngebikin hidup gue tambah ribet aja.
"Lo sekarang duduk diam disini.jangan kemana mana,dan kalo Lo coba kabur lagi.gue ikut baru gue seret seret Lo sampe sini kalau gue dapat Lo lagi."ancam gue yang masih sibuk membersihkan sana sini yang sudah berdebu lagi.
satu per-satu gelas gue cuci kembali,piring gue lap lagi sambil menghidupi musik 'Life Is Good'.
beberapa detik dari musik melantun gue masih asik asik aja.sebelum tiba tiba musiknya mati.gue ngelirik kebelakang tempat gue tadi nyetel musik.
"jelek banget lagunya,gak keren."kata si gila yang satu ketika gue ngelihatin siapa yang berani berani mengusik gue.ternyata Nikita.
"santai benget Lo ngomong begitu ke gue."gue mendatanginya.dia sedang berdiri berulang ulang menyetel lagu sampe akhirnya berhenti dan tidak ada lagi sama sekali yang di putar.
"Lo belum cukup ganggu gue?Lo harus membayar."kata gue lalu seketika dagunya gue tarik lagi gue cium.
°
°
°
HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:
I'AM YOUR MAN
jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐ dan VOTEnya,kalau boleh juga bisa berikan tip.dan juga berikan kritik dan saran untuk ceritanya.
jangan bosan untuk terus menantikan update cerita lanjutannya ya.....,