I'M YOUR MAN

I'M YOUR MAN
I'AM YOUR MAN 35



Yap,begitulah gue sikap gue.apalagi terhadap orang tua yang begini,datang datang sudah membuat gue jengkel.pakai tampang sok galak segala,Lo kira gue takut apa? mustahil tahu.


"hei...bocah tengil,apa kita akan terus berdiri disini."ucapnya pura pura santai,tapi gue tau dari matanya dia juga kesal dengan gue.


"oh..oh,maaf.mari silahkan masuk,'tamu'."kata gue dengan penekanan kata 'tamu' untuk menyindirnya.


gue berjalan mempersilahkan mereka masuk keruang tamu dan pergi memanggil Alex.alasanya ya...karna mereka tamunya Alex.


"sebentar,saya panggil dulu Alex-nya."


"tunggu."tiba tiba pria paruh baya tersebut menghentikan langkah gue."saya kemari tidak untuk berurusan dengan dia,tapi karena kamu."


aduh,ada apa sih ini?kenapa emangnya dengan gue?atau...dia tau karna gue udah pernah tidur sama Nikita maka dari itu dia bilang menikmati?apes apes.


"saya?"tanya gue balik lalu berjalan balik lagi ke arah mereka yang sedang duduk di sofa dengan santainya seperti mengganggap rumahnya sendiri dan mempersilahkan orang orang berbadan tegap tadi ikut masuk dan berdiri dibelakang mereka.


"ya,kamu."katanya sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah gue.tapi gue pura pura gak ngerti aja setiap kata apa yang keluar dari mulutnya.


"oke...,"gue duduk bersebrangan dengannya,lalu menatapnya balik."jadi,ada urusan apa bapak mencari saya."tanya gue dengan sopan.


"lebih tepatnya,Nikita?kenal dia?"tanyanya sambil mengarahkan pandang ke Nikita.gue menganggukkan kepala.


"apa kamu masih ingat perbuatan apa aja yang sudah kamu perbuat kepadanya?"ucapnya lagi sambil berjalan mendekati gue lalu menarik kerah baju gue kayak ngangkat anak kucing.


"ya.saya masih ingat.kalau anda penasaran dengan ceritanya anda bisa menanyakan langsung dengan pihak keduanya.dia pasti mengerti apa yang sedang ia pikirkan waktu itu."kata gue tanpa mengelakkan pandangan menatapnya.


ini apaan sih? maksudnya datang ke gue itu mau minta penjelasan karena gue udah pernah tiduri anaknya,gitu?woi....bro,yang ada anak Lo noh yang nidurin gue *******.kenapa jadi gue yang harus disalahkan?


dia melirik kearah Nikita.Nilita yang mendapat lirikan itu terkejut tiba tiba dengan wajah masam bapaknya tertuju kearahnya.lalu matanya kembali menatap gue dan mengubah ekspresi mukanya seperti menahan sesuatu yang gak seharusnya dia tahan.mau mukul gue mungkin?


"kamu ikut saya."dia berdiri dan berjalan keluar.


"tidak."jawab gue langsung tanpa pikir panjang.


"kenapa?"


"kenapa saya harus mematuhi bapak"balas gue lagi.


"nak...,sebagai laki laki apa kamu takut dan menjadi pengecut?dimana nyalimu barusan saat berhadapan dengan saya?ternyata pengecut!"ucapnya memaki gue lalu pergi keluar dari rumah Alex bersama Nikita.


mendengar ucapan 'pengecut' barusan dari orang yang barusan gue kenal ini sedikit membuat gue gak bisa menahan hati ingin langsung memukulnya.dia kira dia hebat?cukup ucapan itu melayang dimasa lalu gue!


"tunggu!"teriak gue dan membuat dia berhenti lalu berpaling lagi ke gue."saya ikut!"lanjut gue lagi.dan senyuman yang terlihat menyeramkan langsung terbentuk di mukanya.


°


°


bapaknya Nikita keluar dari mobil setelah sampai di kediamannya.begitu juga dengan Nikita dan gue.


beberapa pengawal yang berbadan besar dan tegap langsung berdiri dibelakang gue.mungkin jaga jaga takut gue hilang karna nih rumah besar banget.kalo dibandingin sama lapangan sepak bola kayaknya lebih besaran nih rumah.


"bawa dia masuk."kata bapaknya Nikita yang sudah berjalan duluan di depan gue.


°


°


"duduk."pinta bapaknya Nikita.gue nurut.


dua orang pengawal tadi berdiri dibelakang di kedua sisi samping gue.sedangkan bapaknya berdiri berhadapan dengan gue dan membuat pandangannya terlihat seram.gue membalas tatapannya yang gak kalah sok seram.


"kamu tau apa kesalahan kamu yang pertama?"tanyanya sambil menggulung lain putih panjang di tangannya.


"apa?"balas gue tenang.


dia sebentar diam sebelum langsung mendaratkan pukulan keras dari tangan yang sudah dilapisi kain."itu adalah kamu berani meniduri anak saya."


gue mendengkur kesakitan.betul betul gak ada otak,kayaknya ini orang tua.dia tidak tau dan mengerti bagaimana jalan ceritanya udah langsung main pukul gue aja.


gue diam tak membalas karena gue juga sedikit ngerti bagaimana perasaannya sebagai orang tua kalo kesucian anaknya udah gue rengut, walaupun dia gak tau jalan ceritanya.jadi biarkan saja dulu dia puas sampai rasa kesalnya hilang.mungkin.toh gue juga yang bodoh gak bisa menghentikan dia,dan malah tenggelam dalam kenikmatannya.


"kamu tau apa kesalahan kamu yang kedua?"tanyanya lagi.


kedua?selain kesalahan gue yang pertama, emang apalagi kesalahan gue yang kedua?gue sedikit bingung dengan pertanyaan bapak tua yang sedang melihat kearah gue ini.


"gak, gak ada lagi.saya merasa tidak lagi mempunyai kesalahan selain yang pertama."jawab gue cepat cepat karna kaget melihat bapaknya Nikita sudah bersiap memukul gue lagi.


"itu karna kamu sudah tidak sopan dengan orang tua, terutama saya."katanya lagi.dan pukulannya kembali menghantam perut gue.


*****,kali ini pukulannya lebih menyakitkan.gak nyangka gue sama bapak tua ini,udah tua tetap aja baperan.nyesel gue udah menganggapnya tegas,ternyata dibaliknya juga bersifat baperan.lama lama gue jadi jengkel juga.bukan karna sakitnya pukulan dia.tapi karna sifat yang barusan dia ungkapnya itu ke gue.tapi sebisa mungkin gue tetap menahan rasa jengkel gue.


selain karna gue sedang berada didalam rumahnya yang besar ini yang gue gak yakin bisa keluar atau nggak kalau gue kabur,jaga jaga,mana tau gue mau di siksa terus,kan gue jadi menderita.itu masih mending kalau di kebiri gimana nasib gue.gue juga memperhitungkan pengawal yang berada di kedua sisi gue ini.


"*******!"maki gue.tapi bukan untuk bapaknya Nikita.tapi untuk diri gue sendiri.karena berurusan sama makhluk yang sama menjengkelkan yang sama dengan induknya ini.


"kamu tau apa kesalahan kamu yang ke tiga?"


"gak usah banyak omong kosong.langsung saja ke intinya."hardik gue geram karna terlalu banyak drama.


"itu karna kamu udah bodoh.seorang pria,seharusnya tidak punya rasa takut dan melawan tekanan di sekitarnya."ucapnya lagi dan memberikan pukulan lebih keras dan di tempat berbeda.muka gue.


°


°


°


°


HAI... semuanya,terima kasih untuk kalian semua yang telah membaca novel:


I'AM YOUR MAN


jangan lupa terus berikan dukungan untuk author ya dengan:👍,⭐⭐⭐⭐⭐,komentar dan VOTEnya,supaya author lebih semangat lagi untuk updatenya ya....,