I'M YOUR MAN

I'M YOUR MAN
I'AM YOUR MAN 04



"BRAKK!!!"


suara gendruman keras pintu terbuka seolah melampiaskan kemarahan pelakunya pada pintu sedikit mengagetkan gue tapi tidak gue hiraukan. nggak apa apa deh lex lo ngeluarin sedikit uang, yang penting nih bocah pergi deh.ambyar hati gue kalau berdebat sama dia lagi, lex. sorry.


tidak lama kemudian dia sudah ada di samping gue berdiri dan menatap gue dalam dalam.


"lo perkosa gue?" dia membuka pertanyaan pertamanya lagi.


"iya." jawab gue tidak mau berdebat panjang. soalnya kalau gue bilang nggak dia pasti tidak percaya. jadi sekalian saja gue bohong biar dia sekalian tahu kalau gue ini juga buas.


seolah jawaban gue sudah meruntuhkan harapan yang tadinya mimiknya tenang berubah kesal dan sekarang ingin mengoyak-ngoyak tubuh gue.


tanpa sangat gue sadari dia langsung melepas handuknya,melompat keras tepat mengenai perut gue, menahan kuat tangan gue kemudian mencium gue secara tiba tiba yang ternyata terdapat benda kecil terselip benda kecil.aduh mati dah gue! apaan dah.


disini gue akui, gue lah mahkluk yang paling bodoh sedunia,gue. ketika di ciumnya tadi, gue dengan bodoh,peak, goblok dan sangat sialnya sedikit menikmatinya dan berakhir tertelan.


rasanya ingin berteriak bodohnya gue.bisa bisanya otak gue nge-lag seketika dan lupa kondisi.


"woi...," teriak gue meronta lemas. tapi emang karena dasarnya gue capek bin lemas belum tidur semalaman jadi begini.“apa yang lo masukkan ke dalam mulut gue? bukan racun' kan? jawab!" tanya gue panik.


jika ini racun,ini lebih berbahaya dari pada gue harus berdebat sama dia tadi. rasanya gue berurusan sama bocah sadis.


"lo tanya apa? bentar lagi juga bereaksi." balasnya sedikit menyeringai.


terasa janggal.dia yang telanjang di atas gue dan masih menahan gue sesaat berhenti kemudian melanjutkan mencium gue. yang terasa janggal adalah gue mengikuti irama gerakan bibirnya. ya, gue menikmatinya.


dengan sendirinya tangan gue dia lepaskan, tapi gue tidak berniat beranjak. tangannya mengarah ke belakang melepas kancing dan resleting gue, menarik dan kemudian bibirnya beralih pada bagian bawah gue.


selintas gue sudah sadar apa benda kecil yang dia masukkan kedalam mulut gue tapi gue enggan menolak perlakuan dia saat ini. segala bagian tubuh gue dia mainkan disaat gue hanya bisa menikmatinya tanpa memberontak sedikitpun.


perlahan tenaga gue kembali mungkin efek pil yang dia berikan tadi "lo tahu apa yang sedang lo lakukan sekarang? bukannya masih sekolah." gue menarik pinggangnya kemudian merubah posisi duduk.


bukannya menjawab gue dia malah nyengir lalu kembali mencium bibir gue tanpa menolaknya.


"bukankah ini bisa merusak masa depan lo? gimana kalau lo nanti gak diterima hanya karena tidak perawan lagi?" gue masih menanyainya.


mungkin dia masih SMA namun tampangnya terlihat sudah 19 tahun.jadi bagi gue ini gak masalah karena ini adalah kemauan sama sama.tidak ada salah satu pihak yang menolak,walaupun gue sempat menolaknya.


dia kembali menyengir,kali ini mengecup leher gue sambil berbisik "om terlalu berisik, tapi mulut om lumayan manis." godanya.


caranya tersenyum memang sangat manis dan terlihat polos namun dari tindakannya itu seratus delapan puluh persen berbeda.mungkin gue bakal tertipu dengan dia kalau tidak melihat sendiri sikap agresif bocah ini saat menyerang gue.


"asal tau aja,gue nggak memperdulikan ucapan omong kosong siapapun selama itu tidak berpengaruh sama gue."ucapnya memeluk kepala gue.


Trrrttt....trrrtttt.....


Nomor ponsel yang samar gue kenal terpampang pada layar handphonenya,nomor alex.gue tidak mengangkatnya karena disibukan sama kegiatan gue sekarang ini.


Trrrttt....trrrtttt.....


Alex kembali menghubungi,kali ini gue mengangkat.


"Mon,gue sekarang jalan ke sana jemput lo.sorry nih semalam gue tinggalin. Lupa gue kalau gue bawa siluman gorila." sambil tertawa.


Seketika gue langsung sadar kalau gue lagi sama nih mahkluk melakukan hubungan berkembang biak tak jadi.


"Gue gak di hotel. Nggak usah jemput b*ngke!" Balas gue cepat.


"Oh, yawes.... Gue juga sekalian mau ambil barang gue yang ketinggalan."


Ajep dah gue sudah terlanjur berbohong. Ternyata itu tapal kuda tetap saja kesini.ambyar dah ini kegiatan.


"Teman gue mau kesini, cepat kita selesaikan." Kata gue memegang kuat tubuhnya lalu berdiri dan menelentangkannya di sofa.


Bisa gawat kalau alex sampai tahu.bukannya gue mau menutupi,tapi dianya kalau tahu gue mainnya sama anak SMA jadi bahan olokan dan suka lupa tempat. Seringkali terjadi terutama kalau dia datang saat gue berdua sama adik gue yang otaknya selalu bisa membuat alex lengah.


Begitu kegiatan kami berakhir gue langsung lari ke kamar mandi dan bergegas pakaian.


"Lima menit." Kata gue buru buru saat masang ikat pinggang kayak ketahuan selingkuh.


"Hah?"


"Lima menit lagi lo pergi dari sini." Perintah gue kemudian pergi tanpa penjelasan.


"siapa nama Lo,om?"tanyanya membuat gue sebentar terdiam.


"Lo gak perlu tahu."jawab gue kesal melanjutkan langkah pergi keluar sambil menenteng jaket.


"nama gua Nikita.Lo ingat, Ni ki ta.lain kali kita akan ketemu lagi,sampai jumpa,om." kata dia sekali lagi sambil tersenyum sinis tapi gue tidak menghiraukan lalu membuka pintu dan menutup pintu.


cewek sialan.maksudnya apa ketemu lagi?lain kali?jangan harap Lo bisa nemuin gue lagi!katanya gue yang diam diam niduri dia dan minta gue tanggung jawab segala,tapi yang sebenarnya terjadi dia yang membuat gue ada di posisi ini. ini semua gara gara alex.


sial betul gue ketemu sama cewek gila semalam, malah dia masih sekolah.sudah gue bantuin,malah di fitnah di tambah kenyataannya dia yang memperkosa gue.malu banget gue jadi laki laki kalo ini ketahuan sama orang orang.mau taruh di mana ini muka gue. kalau ini masuk berita jadi 'SEORANG GADIS SMA MEMPERKOSA OM OM HINGGA SEKARAT.' kenapa gue malah panggil diri gue sendiri om om segala.


perasaan gue gak enak jadinya. pikiran gue melayang layang seolah kejadian tragis baru terjadi. bayangan demi bayangan absurd muncul di kepala gue dan yang lebih mengerikannya tentang asumsi gue sekarang adalah gue sedang di jebak dan setelah ini bakal di laporin polisi tentang pemerkosaan lalu masuk penjara.semoga saja itu tidak terjadi. Mampus sudah kalau itu beneran.