God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 79 : DENDAMNYA.



...Fiero dibuat berlutut akibat serangan dari Ruu....


...Silviana pun bertanya pada Justin tentang alasannya, melakukan semua itu. Justin pun mengerutkan keningnya dan menjawab dengan tawanya....


...Lalu, Justin pun berkata......


..."Alasan? Baiklah, akan ku katakan semua kebusukan dan kebohongan yg kekaisaran lakukan pada semua orang." Ucap Justin....


...Terlihat Silviana mulai menunjukkan ekspresi wajah serius, Justin pun mulai memudarkan senyumnya dan kemudian berkata......


..."Hanya karena aku seorang magician (Magic Caster) Semua rakyat kekaisaran Zephyara meremehkan ku, tapi itu bukanlah suatu hal yg dapat merubah sifatku."...


...Justin terdiam sejenak dan kemudian membentangkan kedua tangannya sembari berkata......


..."Bahkan para orang-orang pemerintahan di kerajaan juga meremehkan ku. Kau tau apa yg aku lakukan? Aku tidak mempedulikan apa yg mereka katakan. Aku terus mempelajari sihir-sihir kuat agar dapat menjadi lebih kuat dan mampu menandingi kalian...Dan ketika aku mempelajari suatu sihir, aku menemukan suatu hal yg sangat istimewa hingga menggetarkan hatiku." Ucap Justin....


...Justin kemudian mengambil sebuah buku dari tas pinggangnya. Judul dari buku tersebut adalah.... DIRIKU DAN DIRIMU. Justin pun menunjukkan buku tersebut pada Silviana dkk sembari berkata......


..."Disebuah halaman pada buku ini tertulis sebuah kalimat yg begitu menyentuh hatiku, yaitu *Aku akan kembali padanya, dan akan mengembalikan segalanya. Aku dan dirinya telah berjanji untuk merebut kembali apa yg telah mereka ambil dari kami berdua. Aku akan kembali dengan mengibarkan bendera kemenangan diatas segalanya, dan aku akan menyatakan kembali perasaan ku padanya, sebagai bentuk berserah diri ku pada sang CAHAYA.* Itu yg tertulis."...


...Justin lagi-lagi terdiam sejenak, dan memasukkan kembali bukunya kedalam tas pinggangnya. Justin pun kembali berkata......


......"Dan kau ingin tau siapa yg menulis Kalimat tersebut? Dia adalah sosok yg bersemayam didalam sabit terkutuk milik gadis itu. Benar!! Sang iblis lah yg telah menulis kalimat penuh cinta itu. Kalimat yg penuh dengan kata-kata romantis seperti itu, tak mungkin tak ada yg tersentuh hatinya." Ucap Justin.......


...Saat situasi mulai mencekam, Ana menghubungi sang iblis dan bertanya tentang kebenaran buku yg dibicarakan oleh Justin....


...Sang iblis pun berkata bahwa memang dirinya lah yg memiliki ide untuk menulis hampir keseluruhan dari isi buku yg Justin miliki, namun buku tersebut tidak ditulis olehnya (Sang Iblis). Melainkan ditulis oleh Tsukuyomi, yg merupakan pengguna pertama dari sabit terkutuk....


...Dan Ana kembali bertanya tentang, siapakah orang yg dimaksud oleh sang iblis dalam halaman yg dibacakan oleh Justin. Sang iblis terdiam sejenak dan menjawab bahwa dirinya tak memiliki hak untuk menjawab nya....


...Saat Ana bertanya tentang, siapakah sang CAHAYA... Sang iblis pun berkata pada Ana.......


..."Apa kau tidak lelah, hanya bertanya terus. Gadis kecil?" Ucap sang iblis pada Ana....


...Ana pun terlihat kesal dan memutus komunikasinya dengan Sang iblis....


...Sekilas.... Ana berpikir bahwa semua hal yg berada di buku yg dipegang oleh Justin, memiliki cukup informasi penting tentang sang iblis dan sosok hitam....


...Ana pun berencana untuk merebut buku tersebut dari tangan Justin, namun dirinya juga harus berjaga-jaga agar tidak membuat pertarungan ini mencapai titik darah penghabisan....


...Karena Ana tidak mau merusak buku yg Justin bawa tersebut....


...TOO BE CONTINUED....