God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 76 : Alur yang tercipta hanya untuknya.



...Setelah berjam-jam tak sadarkan diri... Ana terbangun di pangkuan Tio. Tio tersenyum sembari berkata "Selamat pagi" pada Ana....


...Ana tersenyum dan membalasnya dengan berkata bahwa, saat ini sudah menjelang sore hari. Tio pun cengengesan mendengar omongan Ana....


...Terlihat pula Silviana yg tak jauh dari tempat Ana berbaring, Silviana nampak sedang berdoa menghadap pada Matahari....


..."Wahai ibu Pertiwi yg maha agung dan maha penyayang, Wahai engkau sang pemberi cinta dan kebajikan pada manusia, Ijin kan aku berterimakasih padamu karena telah memberiku kesempatan hidup untuk hari ini. Wahai Dewi Eris dan Aqua." Ucap Silviana yg berlutut sembari menyatukan kedua tangannya....


...Awan-awan di langit membuka sedikit celah, dan membiarkan Sinar matahari menyinari Silviana yg saat itu sedang bersimpuh dan berdoa....


...Fiero dan Tio seketika bergegas menghampiri Silviana dan turut duduk bersimpuh, sembari menunduk dan menyatukan kedua tangan mereka....


...Dalam dimensi yg mengurung sang iblis dan sosok hitam... Sang iblis berkata pada Ana dengan telepati, sang iblis bertanya mengapa Ana tidak melakukan hal yg sama, seperti ketiga rekannya yg lain....


...Ana pun menjawab......


..."Aku tidak terlalu bodoh untuk menyembah mereka, Bukankah kau juga, Iblis?" Ucap Ana pada sang iblis....


...Sang iblis pun tertawa sembari berkata bahwa, apa yg dikatakan oleh Ana adalah benar. Sang iblis juga mengaku bahwa dirinya, sejak diciptakan hingga hancur.... Takkan pernah memuja sosok sialan yg dinamakan Dewa ataupun Dewi....


...Sang iblis juga berkata bahwa dirinya, hanya akan menyembah dan mempersembahkan segalanya pada sosok yg telah menciptakan dirinya....


...Mendengar hal tersebut, Ana pun bertanya, siapakah sosok yg disembah oleh sang iblis... Hingga berani memanggil para Dewa Dewi dengan sebutan *Sosok sialan*....


...Sang iblis pun menjawab bahwa, Aja terlalu cepat untuk mengetahui hal tersebut. Sang iblis juga berkata pada Ana untuk secara perlahan mengetahui sosok yg disembah oleh sang iblis....


...****************...


...Ditempat yg sangat jauh di langit.......


...Altar VALHALLA....


...Dewi yg berada di dekat jendela tersebut adalah Eris....


...Sosok Dewi yg satu lagi nampak duduk di sofa sembari meminum anggur merah dari gelas bening di tangan kirinya, Dewi tersebut pun menjawab perkataan Eris dengan berkata......


..."Tetapi adikku, hal yg lebih menyenangkan lagi adalah melihat gadis iblis itu membantu sang pemeran utama, tanpa dia sadari... Kita sudah selangkah lebih dekat pada kemenangan." Ucap Dewi yg duduk....


...Dewi tersebut adalah Aqua....


...Setelah mengatakan hal tersebut, Aqua menjulurkan tangan kanannya dan kemudian mengepalkan nya sembari berkata......


..."Salah satu dari kita akan menjadi penguasa utama di alam semesta ini, karena satu persatu... Para dewa bodoh itu pun mati hingga hanya kita yg akan tersisa. Meski kau mati nanti, aku pasti akan membangkitkan mu karena kau adalah adikku." Ucap Aqua pada Eris....


...Saat Eris tersenyum karena merasa senang pada omongan Aqua... Saat itulah Aqua berpikir dalam benaknya......


..."Dewi bodoh... Mana mungkin aku menghidupkan mu lagi, Hanya aku yg akan menjadi penguasa utama di alam semesta ini." Ucap Aqua dalam benaknya....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Perang para Dewa Dewi... Meski tak saling menyakiti, mereka bertarung dengan... Bagaimana cara mereka untuk merebut dan memiliki sesuatu yg sangat berharga di seluruh alam semesta yg mereka tinggali. ...


...Mereka harus mampu mengendalikan dan memiliki kekuasaan penuh pada senjata Sabit terkutuk....


...Meski itu bukanlah hal sulit untuk mereka dapatkan dengan cara merebutnya dari manusia yg menjadi penggunanya, mereka harus memenuhi satu syarat untuk menguasai penuh sabit terkutuk....


...Yaitu... Mereka harus memiliki tubuh manusia sebagai wadah agar tubuh asli mereka dapat dijadikan sebagai kekuatan mereka saat evolusi menjadi penguasa utama di alam semesta yg mereka tinggali....


...TOO BE CONTINUED....