
...GETSU dan DAIN berlari dengan sangat cepat menuju Medan perang, rumput hingga pohon yg terkena radiasi angin kencang ketika mereka berdua berlari....
...di posisi HERMES... cahaya dari pedang XEROX perlahan memudar, semua orang yg berada di Medan perang, kembali melanjutkan pertempuran selagi ada kesempatan, HERMES dan Michiel juga melanjutkan pertarungannya....
...efek dari dari pertarungan antara HERMES dan Michiel membuat lokasi sekitar Medan perang berhamburan, bahkan prajurit tak bersalah pun dibuat terpental ketika HERMES melancarkan serangannya yg ditangkis oleh Michiel....
...sementara itu, ROGER yg menaiki kudanya, kembali ke posisi awal untuk melihat apakah DAIN telah tiba di Medan perang, bahkan ROGER mengelilingi Medan perang seorang diri hanya untuk mengecek keberadaan DAIN, ROGER berkeringat dingin karena takut akan kedatangan DAIN....
...kembali diposisi DAIN dan GETSU, saat dalam perjalanan, GETSU bertanya tentang alasan sebenarnya dia memberikan pedang berharganya pada orang yg baru saja dia temui....
...DAIN pun menjawab bahwa HERMES adalah orang yg berpotensi, dan alasannya itu hanya tiba-tiba saja muncul dalam pikirannya ketika bertemu dengan HERMES, DAIN juga mengatakan bahwa awalnya dia hanya akan memberi sebuah item yg cukup mahal jika dijual, demi membalas kebaikan yg telah HERMES lakukan pada DAIN ketika sampai di bumi....
...GETSU pun kembali bertanya, potensi apakah yg dimiliki HERMES, DAIN menjawabnya tidak tau, karena alasan tersebut hanya sekilas saja, dan DAIN juga mengatakan bahwa sepertinya HERMES adalah orang yg mampu menyelamatkan bumi dari segala apapun yg sangat berbahaya....
...GETSU hanya diam dan tak lagi bertanya apapun pada DAIN....
...namun, GETSU berpikir bahwa apakah ada 2 pahlawan di dunia ini, atau pahlawan yg sebelumnya akan segera tergantikan dengan pahlawan yg baru, beragam teori yg GETSU pikiran bermunculan satu persatu didalam benaknya....
...kembali ke posisi HERMES dan Michiel yg sedang bertarung, Medan perang dalam keadaan diacak-acak akibat mereka berdua yg sedang bertarung. Seolah-olah Medan perang adalah arena bagi HERMES dan Michiel....
...HERMES tersenyum karena merasa dirinya belum pernah bertarung hingga memaksanya harus serius, bahkan ini adalah kali pertama HERMES bertarung dengan orang lain, bahkan di kali pertamanya ini, HERMES langsung berhadapan dengan orang yg kuat, Michiel berkali-kali melontarkan serangan sihir kearah HERMES, namun semua serangan sihir Michiel berhasil dihindari dengan mudahnya oleh HERMES, HERMES membalas serangan Michiel dengan serangan fisik menggunakan pedangnya, karena HERMES tidak memiliki bakat dalam menggunakan sihir, meski bisa, HERMES hanya mampu menggunakan sihir pertahanan yg dua kali lipat lebih kuat daripada sihir Shield milik DAIN....
...hari terasa semakin panas akibat perang antara dua kerajaan yg semakin memanas, namun beberapa prajurit yg sedang beristirahat, merasa bahwa matahari terasa semakin panas ataukah matahari yg menjadi semakin dekat. Seorang prajurit yg sedang beristirahat, menatap langit dan terlihat sinar matahari perlahan-lahan menjadi semakin membesar....
...prajurit tersebut berpikir bahwa dirinya pasti sedang berhalusinasi, namun prajurit lainnya juga melihat bahwa sinar matahari terasa semakin membesar, seolah-olah matahari akan jatuh menimpa mereka....
...HERMES yg sedang bertarung dengan Michiel, seketika berhenti karena merasa bahwa ada yg datang dengan membawa sesuatu yg besar dari langit....
...Bahkan, diposisi DAIN dan GETSU, mereka berdua juga melihat seperti ada matahari yg lebih kecil akan jatuh menimpa bumi, tepat dilokasi Medan perang....
...DAIN dan GETSU menambah kecepatan lari mereka untuk bergegas menuju lokasi pedang XEROX....
...diposisi ROGER, dia yg sedang menunggangi kudanya, seketika terjatuh, karena kudanya yg terlihat sekarat karena kepanasan....
...bukan hanya di Medan perang dan di posisi DAIN, hampir seluruh benua merasa kepanasan, orang-orang dari berbagai penjuru benua merasa seperti dipanggang hidup-hidup, ada yg berusaha untuk menyiram diri menggunakan air, tapi airnya menguap karena panasnya, suatu daerah yg sedang turun salju, seketika salju yg menutupi daerah tersebut mencair bahkan membanjiri daerah tersebut, bukannya berubah menjadi kotor dan dingin, malah berubah menjadi air kotor dan mendidih....
...di Medan perang... semua prajurit melepas helm besinya karena saking panasnya, beberapa ada yg bahkan menjadi gila, banyak pula prajurit yg terkapar tak sadarkan diri, tanah tandus menjadi semakin panas, tenda, kayu, seketika terbakar dengan sendirinya karena panasnya mini matahari jatuh tersebut. Ratusan hingga ribuan orang di seluruh penjuru benua mati karena kepanasan, mengering seperti mumi, HERMES, Michiel, ROGER, mereka bertiga susah bernafas karena udara panas yg terpaksa masuk ke dalam hidung mereka....
...Dalam sekejap, mini matahari yg jatuh, seketika menghilang dan terlihat ada sesuatu yg jatuh dari atas sana....
...Tak lama kemudian......
...Dan orang itu adalah, QWOR!! sang dewa matahari....
...QWOR melihat keadaan sekitar, namun dia sedikit keheranan mengapa banyak manusia yg mengelilinginya, tak lama dia pun sadar bahwa dia sedang berada di tengah-tengah Medan perang....
...seketika, dari punggung QWOR, keluarlah sayap yg tercipta dari api merah menyala, QWOR pun terbang sambil menatap para prajurit yg juga melihatnya terbang....
...merasa sudah cukup tinggi, QWOR terhenti dan mengangkat salah satu tangannya, menunjuk langit dengan jadi telunjuknya dan seketika... Api merah menyala dengan ukuran raksasa muncul di atas jari telunjuk QWOR, dan dia pun berkata.......
..."lancang sekali, manusia rendah seperti kalian beraninya mengangkat senjata kalian sembari menatap diriku yg hebat."...
...ucap QWOR dengan memandang rendah para prajurit yg berada di bawahnya, dia pun kembali berkata......
..."berterimakasih lah, karena aku akan membunuh kalian dengan cepat, tapi kalian akan tetap merasa kesakitan yg luar biasa, bersiap lah."...
...seketika, QWOR melepaskan api raksasa itu kearah para prajurit yg berada dibawahnya. Dengan cepat... HERMES berlari untuk menghalang serangan QWOR dan berharap dia mampu melakukannya....
...HERMES melompat hingga tanah tempatnya berpijak unyuk melompat retak dibuatnya, dia terbang dengan kecepatan tinggi menuju api raksasa yg dilepaskan oleh QWOR....
...HERMES mengaliri pedangnya dengan energi sihir miliknya, HERMES pun berteriak sembari mengatakan nama serangannya sambil memegang pedangnya......
..."Tebasan pertama, penciptaan air!! Tebasan kedua, manipulasi bentuk!! Tebasan ketiga, NAGA AIR!!!"...
...seketika, saat HERMES mulai melakukan tebasan pertama, beberapa tetes air muncul dibilah pedang XEROX, air tersebut semakin banyak, air tersebut membentuk arus air yg panjang, dan semakin besar, seketika air tersebut berubah wujudnya menjadi seperti seekor naga yg sangat panjang dan besar....
...naga air tersebut mencoba melahap api raksasa yg mengarah pada HERMES, ledakan terjadi di langit dan uap air raksasa terbentuk akibat air yg bertemu dengan api....
...merasa bahwa HERMES berhasil menghalau api raksasa tersebut, namun HERMES menjadi kecewa ketika melihat bahwa api raksasa tersebut masih belum bisa dia padamkan....
...radiasi ledakan baru saja sampai di tempat HERMES yg masih terbang, dan membuatnya terpental ke tanah dengan sangat cepat....
...api raksasa semakin mendekat kearah para prajurit yg berada di bawah atau berada di Medan perang, saat hampir mengenai mereka semua, seseorang datang dan merapal sihir ke arah api raksasa tersebut....
..."unlimited greed!!!!"...
...api raksasa tersebut seketika dilahap oleh sesuatu seperti awan hitam yg muncul dari tangan orang yg merapal sihir tersebut. Dan ternyata... DAIN dan GETSU telah tiba di Medan perang!!....
...TOO BE CONTINUED....