
...Saat kelima pahlawan baru sedang beristirahat... Nampak Ana yg memijat bahu nya sendiri karena terlalu lelah dengan apa yg telah terjadi akhir-akhir ini....
...Semua mata menatap kearah Ana sembari tersenyum, Ana pun merasa dirinya telah diejek oleh rekannya yg lain. Kemudian, Silviana menghampiri Ana dan bertanya, apakah luka yg diperoleh dari pertarungannya melawan Abyssal Titan masih membekas atau sudah tertutup....
...Ana pun berkata bahwa, tak ada pula sedikitpun di tubuhnya selain rasa sakit dari dalam tubuhnya ketika berubah wujud. Ana pun menjelaskan bahwa rasa sakitnya terasa seperti tulang-tulang patah dan kembali utuh. Ana juga berkata bahwa dirinya merasakan sakit itu hingga berkali, tak hanya itu saja... Ana juga merasa bahwa kulitnya seperti dirobek paksa oleh benda tumpul....
...Ana berbalik dan kemudian menunjukkan punggungnya yg masih mulus tanpa luka sedikitpun, sontak Silviana dan yg lain kaget karena melihat mulusnya punggung Ana. Bahkan Andi menahan diri dengan menunjukkan ekspresi aneh sembari menutup kedua matanya....
...Silviana dengan diam-diam, menggunakan suatu sihir untuk mendeteksi keberadaan sang iblis yg disangkanya bersemayam didalam tubuh Ana. Bukannya menemukan satu hal yg berhubungan dengan sang Iblis, Silviana malah tak menemukan apapun dalam tubuh Ana, dirinya lebih kaget lagi karena tak mendeteksi sedikitpun Mana sihir di dalam tubuh Ana....
..."Tak mungkin!! Lalu bagaimana dia hidup selama ini tanpa energi sihir? Aku bisa merasakan hangatnya aliran darahnya dan juga detak jantungnya, tapi kenapa? Kenapa aku tak menemukan sumber atau inti energi sihir milik Ana?" Ucap Silviana dalam benaknya....
...Silviana pun bertanya, apakah Ana pernah mengalami kematian sebelumnya atau tidak. Ana menjawab dengan polosnya bahwa dirinya belum pernah mengalami mati suri sekalipun selam hidupnya, Ana juga menjelaskan bahwa dirinya juga tak memiliki bakat sihir satu pun....
...Silviana pun tak bisa berkata-kata karena mendengar kebenaran dari Ana, dan Silviana pun seketika mengerti mengapa dirinya tak bisa mendeteksi Ana ketika menyusup kedalam kadetral saat pertama kali dirinya bertemu dengan Andi, Silviana dan yg lainnya....
...Silviana mampu mendeteksi makhluk apapun mulai dari serangga hingga hewan yg memiliki besar sama dengan manusia. Lalu seketika... Silviana melihat bayang-bayang Ana yg dimana dirinya melihat sosok Ana dengan wujud yg lagi-lagi berbeda, Silviana juga melihat Ana yg memiliki wujud hampir sama dengan seorang Dewa/Dewi....
..."Mustahil kan? Gadis ini.... Reinkarnasi seorang dewa? Dewa? Artinya dia memiliki kedudukan yg sama rata dengan Dewi Aqua dan Dewi Eris?" Ucap Silviana dalam benaknya....
...Silviana seketika tertawa dan menatap langit sembari berkata......
..."HAHAHAHA!!! ANA? ANA ADALAH REINKARNASI DEWA? (spontan, rekannya yg lain pun kaget)" Ucap Silviana....
...Andi pun berkata dengan tegas bahwa tak mungkin seorang dewa atau Dewi memiliki wujud Sama persis dengan manusia, Fiero kemudian juga ikut berkata bahwa tak mungkin ada seorang Dewa atau Dewi yg menggunakan kekuatan hitam seperti milik sang iblis yg terkurung di dalam sabit terkutuk....
...Terlihat Ana hanya kebingungan dengan apa yg oleh Silviana, Lalu kemudian... Ana menjawab omongan Fiero dengan berkata....
..."Ada kok, seorang dewa yg menggunakan kekuatan dari sang iblis". Ucap Ana dengan raut wajah polosnya....
...TOO BE CONTINUED....