God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 39 : RAGNAROK (1.2) AKHIR DAN AWAL DIRINYA.



...Bartholomew dan Tsukoyomi kini saling berhadapan....


...Situasi nampaknya sudah bisa dipastikan bahwa pihak dewa lah yg akan menang, bukan hanya setengah, pihak manusia kini hanya tersisa beberapa orang saja....


...Bartholomew dengan gagah berani maju tanpa ragu kearah Tsukoyomi dengan membawa tombaknya, Tsukoyomi berdiam diri ditempatnya dengan tersenyum dan menanti kedatangan Bartholomew....


...Dan Bartholomew pun melancarkan serangannya pada Tsukoyomi bertubi-tubi, Tsukoyomi dengan mudahnya dapat menghindari berbagai serangan yg dilancarkan oleh Bartholomew, lalu tak lama... Tsukoyomi memberikan serangan telak pada Bartholomew menggunakan sabitnya....


...Bartholomew pun terpental jauh hingga berguling ditanah, namun Bartholomew masih bisa bangkit dan melanjutkan pertarungannya dengan Tsukoyomi dengan melesat cepat kearah Tsukoyomi....


...Hand to hand combat menggunakan senjata mereka masing-masing pun terjadi hingga tanah tempat mereka berpijak mulai berhamburan dan hancur....


...Nampak jelas Bartholomew mulai semakin kesal karena Tsukoyomi yg tidak serius meladeninya, hingga Bartholomew terpaksa mengeluarkan berbagai macam jurus andalannya untuk membuat Tsukoyomi kesal padanya....


...Namun nampaknya, Tsukoyomi masih tersenyum sembari bertarung dengan Bartholomew, Bartholomew pun tak segan-segan membabi-buta menyerang Tsukoyomi dan seketika... Leher Tsukoyomi terkena serangan tombak Bartholomew, Tsukoyomi masih hidup... Namun Bartholomew berhasil membuat Tsukoyomi kesal pada dirinya....


..."Ya, kau berhasil membuatku kesal, berhati-hatilah kau sialan!"...


...Ucap Tsukoyomi pada Bartholomew dengan raut wajah kesal....


...Seketika... Tsukoyomi melesat kearah Bartholomew dan menyerang menggunakan sabitnya bertubi-tubi kearah Bartholomew hingga Bartholomew terjatuh berkali-kali....


...Leher Tsukoyomi yg sebelumnya terkena serangan dari Bartholomew, kini kembali normal karena sihir regenerasi tingkat tinggi miliknya, namun... bekas lukanya masih membekas. Tsukoyomi berpikir bahwa sepertinya ada sesuatu yg spesial yg hanya dimiliki oleh Bartholomew hingga mampu meninggalkan bekas luka pada Tubuh Tsukoyomi yg bahkan saat ini dirinya telah menggunakan kekuatan dari sabit terkutuk....


...Tanah benua yg dijadikan tempat sebagai Medan perang, kini semakin mengecil, puing-puing nya terjatuh ke bumi dan membentuk pulau kecil dilaut....


...Nampak Bartholomew yg hampir kehilangan kesadarannya akibat terlalu lama bertarung melawan Tsukoyomi, bahkan kapasitas mana nya kini hanya tersisa untuk memberikan 1 serangan saja pada Tsukoyomi meski belum tentu kena....


...Dan Bartholomew pun menggunakan sisa-sisa mana dan energinya untuk menyerang Tsukoyomi, dia berlari perlahan dan semakin cepat kearah Tsukoyomi, tombaknya mulai diselimuti aura biru keemasan, Waktu terasa semakin melambat......


...Tsukoyomi berdiri ditempatnya namun di tangan kanannya.. dia telah memegang sabit terkutuk, seketika Tsukoyomi melakukan kuda-kuda dan bersiap untuk memberikan serangan balasan pada Bartholomew....


...Bartholomew yg melesat kearah Tsukoyomi, Tsukoyomi yg Mulai memberikan serangan pada Bartholomew... Masing-masing dari ujung senjata mereka berdua bertabrakan hingga menciptakan ledakan area yg menghancurkan sebagian besar tanah benua yg dijadikan tempat Medan perang....


...Di titik benturan kedua senjata tersebut... terlihat udara yg retak seperti sebuah kaca yg tidak sengaja terbentur. Para dewa dan manusia yg telah terbunuh... terkena radiasi ledakan dari benturan kedua senjata tersebut hingga terpental ke langit....


..."Counter Slayer"...


...Dari ujung depan hingga ujung belakang Tombak milik Bartholomew seketika terbelah menjadi dua bahkan tangan Bartholomew pun juga ikut terbelah, tak berhenti disana... Tsukoyomi seketika memberikan serangan terakhir nya dan membuat Bartholomew terpental dan terlempar kembali ke bumi dengan sangat cepat....


...Seperti sebuah meteor yg jatuh, Jatuhnya Bartholomew dibumi adalah akhir dari perang melawan para Dewa, Bartholomew mati dengan keadaan 80% tubuhnya hancur dan hangus karena bertabrakan dengan atmosfer dan tanah....


...TOO BE CONTINUED....