
...Lanjutan Chapter sebelumnya....
...Tawa anak laki-laki semakin terdengar jelas, Beberapa saat kemudian... Terdengar Suara air yg bertabrakan dengan sesuatu benda....
...Bayangan sebuah pilar raksasa terlihat dari balik kabut, bukan hanya 1 pilar saja, belasan atau bahkan puluhan pilar raksasa yg seolah-olah menjadi dinding pelindung di area perairan tersebut....
...Entah kapal yg ditumpangi Ana atau puluhan pilar raksasa itu yg semakin mendekat, tidak main-main... besar dari 1 pilar bahkan melebihi besarnya kapal galleon yg Ana tumpangi. Menjulang tinggi ke langit hingga tak terlihat ujungnya, Namun ada suatu yg pasti... Pilar-pilar raksasa itu terlihat semakin miring, kapal galleon yg Ana tumpangi melewati sela-sela dari pilar yg tak memiliki jarak cukup jauh dari pilar yg lain....
...Kabut mulai memudar perlahan demi perlahan. Para ABK menoleh kebelakang untuk melihat jarak antara kapal dan pilar-pilar raksasa itu, nampak para ABK melepas nafas lega....
...Namun saat menoleh ke depan... langit terlihat seperti terbelah, terbuka layaknya sebuah kelopak mata....
...Dan... Suara hening disertai wajah semua orang yg berada di kapal galleon tercengang hingga tak mampu berkata-kata....
...Sebuah mata terlihat sangat jelas dan berukuran melebihi dari pilar-pilar yg sebelumnya mereka lewati, dan ternyata... pilar-pilar yg sebelumnya mereka lewati hanyalah bulu mata dari mata yg muncul di langit perairan Laut Anak Muda....
...Sang iblis dan sosok hitam yg berada di dalam sabit terkutuk, tersenyum dan berkata......
..."Akhirnya kau muncul juga, Nollu sialan! "...
...Ucap sang iblis dan sosok hitam dengan bersamaan....
...Sang iblis mencoba memanggil Ana dengan telepati, nampak Ana yg juga tercengang menatap kearah mata raksasa di langit. Sang iblis pun membentak memanggil Ana dan Ana pun menjawab panggilan sang iblis....
...Sang iblis berkata untuk meminjam tubuh Ana sebentar guna berbicara dengan sosok mata raksasa yg ada di langit. Ana menuruti perkataan sang iblis....
...Bagian sclera di matanya berubah menjadi hitam, bagian cornea di matanya berubah warna menjadi keemasan, dan bagian pupilnya menjadi berwarna merah sekaligus berubah bentuk seperti pupil milik kucing....
...Suara Ana berubah, bercampur dengan suara laki-laki yg berat....
..."Yo! Lama tak berjumpa, Nollu."...
...Sosok mata raksasa tersebut ternyata adalah Nollu....
...Nollu hanya terdiam mendengar suara dari sang iblis. Namun di dalam sabit terkutuk... Nollu telah berada di sana bertemu dengan sang iblis dan sosok hitam....
..."Aku tidak menyangka kau menemukan tempatku, padahal aku sudah menutup aura dan keberadaan ku. Bagaimana caramu menemukan ku?"...
...Dengan suara anak laki-laki dan suara laki-laki dewasa yg bercampur aduk, Nollu menjawab......
..."18 tahun yg lalu aku merasakan aura dan pancaran energi sihirmu dari angkasa luar, dan selama 18 tahun aku mencari mu ke berbagai tempat di galaksi ini."...
...Nollu juga berkata ketika dirinya Sampai di planet ini, dia merasakan sedikit energi sihir dari sang iblis, sosok Nollu yg berada di dimensi dimana sang iblis dan sosok hitam terkurung hanyalah sebuah ilusi sihir yg digabungkan dengan sedikit kesadaran Nollu....
...Sosok hitam seketika muncul, tertawa dengan berkata bahwa Nollu telah melakukan hal cukup menarik, Sosok hitam juga berkata bahwa sepertinya Nollu telah berkhianat atas kehendak ilahi mengenai perjalanan sang sosok hitam....
...Nollu sedikit kaget ketika mendengar ucapan sosok hitam tersebut. Sosok hitam tersebut semakin melebarkan senyum nya hingga membuat Nollu panik....
...TOO BE CONTINUED....