God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 61 : Suatu hari nanti...



...Terlihat Mayat Chimera tersebut yg terbelah menjadi dua bagian, semua orang yg berada di tempat kejadian... terpaku dan ternganga melihat apa yg telah terjadi....


...5 orang yg membantu para pahlawan baru juga ikut terdiam, dan seketika... semua orang menoleh kearah Ana....


...Nampak Ana yg terengah-engah setelah mengeluarkan banyak sekali mana sihir nya untuk mengalahkan Chimera tersebut, dan seketika... Ana mengangkat tangan kanannya yg memegang sabit terkutuk sembari berteriak dan berkata......


..."Rasakan itu, makhluk sialan!!!"...


...Ucapnya....


...5 orang tersebut seketika menatap tajam Ana, bahkan laki-laki Paladin itu mengerutkan keningnya....


...Kelima orang tersebut kembali berkumpul dan hendak segera pergi meninggalkan para pahlawan baru tersebut, namun tak lama... Andi memanggil mereka untuk menunggu sebentar....


...Saat Andi menghampiri mereka berlima, Andi pun menundukkan kepalanya dan berterimakasih. Laki-laki Paladin tersebut menjawab "tu bukanlah hal besar dan faktanya, orang yg mengalahkan Chimera itu adalah gadis disana (Ana)." Ucapnya sembari menunjuk kearah Ana....


...Andi tersenyum dan memperkenalkan diri pada mereka berlima, setelah dirinya memperkenalkan dirinya... Andi tak lupa menanyakan identitas dari kelima orang tersebut....


...Sang Paladin tersebut pun menjawab... "Kami hanya seorang pengembara yg datang dari tempat yg sangat jauh." Ucapnya....


...Karena Andi merasa tidak enak, dirinya memaksa laki-laki Paladin tersebut menyebutkan minimal nama saja untuk diingat agar jika suatu saat ketika bertemu kembali, dirinya (Andi) dan rekannya yg lain dapat membalas kebaikan dari kelima orang tersebut....


...Laki-laki Paladin tersebut tersenyum dan mengiyakannya....


..."Ku perkenalkan kami pada mu. Diriku Justin, Pria yg mengenakan tangan besi disana adalah Saber. Wanita yg mengenakan pakaian ninja itu adalah Violet, Pria yg membawa kapak besar ini adalah Gerald. Dan gadis yg membawa senjata seperti tombak (Naginata) itu adalah Ruu."...


...Ucap Paladin tersebut....


...Andi seketika mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Paladin tersebut....


...Saat kedua kelompok tersebut sudah berjarak cukup jauh......


...Kelima orang itu nampak sedang membahas suatu hal....


...Ruu... Membicarakan tentang gadis yg membawa sabit atau Ana, dirinya berkata bahwa itu adalah senjata yg dibutuhkan oleh laki-laki Paladin. Ucap Ruu dengan memanggil si Paladin dengan sebutan "Tuan Justin"....


...Justin kemudian menjawab... "Kau benar, aku sudah sadar ketika gadis itu menebas Chimera menjadi 2 bagian." Ucapnya....


...Gerald pun bertanya pada Justin mengapa dirinya tidak langsung merebut sabit itu dari tangan gadis penggunanya....


...Justin kembali menjawab bahwa saat tangan gadis itu terpotong oleh ekor ular Chimera tersebut, Justin merasakan pancaran mana negatif yg tidak biasa hingga dirinya merinding dan bahkan merasa terintimidasi saat tangan dari gadis itu kembali menyatu....


...Gerald, Ruu dan Violet menjawab bahwa mereka bertiga juga merasakan hal yg sama seperti merasa terintimidasi dan merasa merinding, namun mereka bertiga tak bisa merasakan mana negatif yg Justin katakan....


...Justin pun kembali berkata bahwa sebaiknya, Sabit itu diambil ketika rencana telah dilakukan. Terlihat Saber yg hanya diam... Tentu saja, dirinya adalah seorang Cyborg....


...Kembali ke posisi 4 pahlawan baru......


...Andi yg sudah kembali berkumpul dengan rekannya yg lain termasuk Ana, kemudian bertanya pada Ana apakah serangan yg Ana lakukan saat membelah Chimera itu adalah kekuatan dari sabit terkutuk....


...Ana menjawab bahwa dirinya tak mengetahui apapun, namun dirinya percaya jika tangannya yg kembali menyatu adalah berkat iblis yg bersemayam dalam sabit terkutuk....


...Ketiga rekannya sontak kaget setelah mendengar hal tersebut....


...TOO BE CONTINUED....