
...Andi dan rekannya yg lain kaget ketika Ana mengajukan diri untuk menjadi bagian dari pahlawan baru tersebut. Andi pun dengan spontan menjelaskan bahwa petualangan yg akan mereka berempat jalani kedepannya bukanlah sesuatu yg bisa disebut perjalanan menyenangkan....
...Ana tersenyum dan berkata bahwa dirinya tau akan hal yg dikatakan oleh Andi, namun dirinya tak peduli dengan semua resiko yg akan dia hadapi di kemudian hari. Andi pun merasa bahwa menolak berkali-kali pun sepertinya mustahil, melihat ekspresi Ana yg sudah seperti ini, cukup mustahil untuk memberikan penolakan yg tegas....
...Andi pun menerima Ana menjadi bagian dari pahlawan baru dan memperkenalkan rekan-rekannya pada Ana....
...Yg pertama ada Fiero... Sosok laki-laki yg memiliki tubuh sedikit kecil dari Andi, seorang pengguna pedang besar/Claymore, menggunakan outfit armor plate full body, namun tanpa pelindung kepala....
...Yg kedua ada Tio... Seorang pejuang wanita atau biasa disebut Warrior girl, Pengguna senjata Rantai Gada, namun rantai yg mengikat pada bola tajamnya cukup panjang....
...Yg ketiga ada Silviana... Seorang Priest, Healer dan penyihir, menggunakan outfit yg sama seperti seorang Priest meski ada beberapa variasi....
...Dan yg terakhir adalah Andi itu sendiri... Pengguna senjata tombak milik salah satu rekan pahlawan yaitu GETSU....
...Ana tersenyum dan mengangguk ketika mendengarkan Andi yg memperkenalkan rekan-rekannya pada Ana....
...Dan giliran Ana pun untuk memperkenalkan dirinya, tiba......
..."Semuanya!! Perkenalkan. Namaku Ana... Ana Kristine, umur 18 tahun, berasal dari benua tetangga. Pengguna kedua Sabit terkutuk setelah pahlawan DAIN."...
...Ucapnya sambil tersenyum setelah berpose “Elbows Out”, meletakkan kedua tangannya tepat di sisi pinggang sebelah kanan dan kiri, atau bahasa sederhananya, tolak pinggang....
..."Hahahaha... Gadis kecil itu ternyata lebih bodoh daripada si bocah pahlawan, Hei kawan... sepertinya akan sangat disayangkan jika gadis kecil ini yg menjadi selanjutnya."...
...Dari kejauhan, Sosok hitam muncul dan tersenyum....
...Andi pun memarahi Ana yg secara terang-terangan menyebut nama senjatanya itu, Karena Ana sekarang adalah bagian dari pahlawan baru, Andi dan yg lainnya terpaksa harus menutupi rahasia dari kebenaran senjata yg Ana bawa di punggungnya itu, namun Ana sepertinya tidak terima karena dimarahi hanya karena hal sepele....
...Silviana yg mencoba menahan diri untuk tertawa akhirnya pun kelepasan, Ana dan Andi yg sedang bertengkar keheranan melihat reaksi Silviana dan bertanya mengapa Silviana tertawa....
...Silviana pun berkata bahwa sepertinya kedatangan Ana adalah berkah dari tuhan, Silviana juga berkata jika Ana akan membawa Tim ini akan menjadi semakin seru dan sedikit lebih ramai karena kedatangan Ana....
...Ana kemudian melepaskan tangan Andi yg memegang kepalanya dan menghampiri Silviana, sembari memanggil kakak pada Silviana, Ana juga memeluknya dengan manja....
...Silviana pun mengelus kepala Ana dengan lembut, lalu dia berkata jika Ana memang serius ingin bergabung dengan Pahlawan baru, maka dirinya (Ana) Harus membuktikan seberapa besar kekuatan nya, agar rekannya yg lain tau dimana letak kekurangan dan bisa menutupi kekurangan itu dengan bantuan dari rekan pahlawan yg lain....
...Ana mengangguk dan berkata bahwa dirinya siap jika harus bertarung dengan siapapun....
...Silviana tersenyum mendengar ucapan Ana....
...TOO BE CONTINUED....