God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 29 : Wujud kedua!! Sang hitam telah bangkit.



...Pertarungan antara HERMES dan Michiel benar-benar sangat hebat hingga mereka berdua juga memporak-porandakan Medan perang....


...Kembali ke posisi HERMES dan Michiel.......


...pertarungan mereka berdua semakin menggila dengan Medan perang yg diporak-porandakan, mereka beradu pedang sambil berlarian disepanjang Medan perang, bahkan pertarungan mereka berdua melebihi pertarungan GETSU dan ROGER....


...Saat HERMES memberikan serangan para Michiel, Michiel berhasil menghindar dengan menggunakan sihir speed up. Michiel kemudian mengaliri pedangnya dengan energi sihirnya hingga nampak jelas pedang yg pegang oleh Michiel bersinar terang....


...Tak mau kalah, HERMES pun melakukan hal yg sama, tetapi... bukannya semakin bersinar, pedang XEROX yg digunakannya malah semakin meredup seolah-olah berubah menjadi besi hitam. Namun anehnya... aura negatif yg cukup pekat melapisi pedangnya....


...Karena HERMES tak bisa menahan aura negatif yg melapisi pedangnya, dia kemudian mengangkat pedangnya tersebut hingga aura negatif yg melapisi pedangnya itu meluap....


...Di tempat DAIN dan QWOR berada......


...QWOR tersenyum ketika melihat aura negatif yg ditunjukkan oleh HERMES, DAIN yg seluruh tubuhnya dilapisi oleh benda benda hitam, juga melihat aura negatif itu. QWOR pun berkata......


..."benar-benar kekuatan yg menyeramkan, benar-benar pahlawan yg sesungguhnya"...


...ucap QWOR sambil membentangkan kedua tangannya....


...Kembali ketempat HERMES dan Michiel....


...Kini mereka berdua sudah bersiap untuk saling menyerang. HERMES berusaha keras untuk menurunkan tangannya yg sedang memegang pedangnya itu, dengan sekuat tenaga HERMES berhasil menurunkan pedangnya tersebut, namun aura negatif yg sangat pekat itu membuat HERMES kewalahan....


...Seketika... Michiel pun melesat kearah HERMES dengan sangat cepat untuk melancarkan serangannya, HERMES masih belum bergerak dari posisinya, dia masih berusaha untuk mengendalikan pedangnya tersebut, namun tiba-tiba... tangan HERMES tertarik seperti dikendalikan, saat Michiel sudah sangat dekat dengan HERMES dia pun mulai melancarkan serangannya....


...Tangan HERMES yg ditarik paksa oleh pedangnya, dikendalikan oleh pedangnya dan seketika HERMES pun juga melancarkan serangannya. HERMES dan Michiel pun beradu pedang, lagi-lagi... ketika mereka beradu pedang, pedang mereka seolah-olah seperti tak tersentuh, namun efek ledakan dari benturan kedua bilah pedang tersebut menyebabkan ledakan area hingga berkali-kali bahkan belum berhenti....


...Kilatan petir hitam pun juga terjadi ketika mereka beradu pedang, karena tak ada jalan lain selain mendorong pedang XEROX miliknya untuk mengalahkan Michiel, HERMES pun tak peduli jika tangannya dikendalikan atau tidak oleh pedangnya. Meski HERMES tak memiliki bakat sihir, bukan berarti dia tidak memiliki energi sihir, HERMES terus mengaliri pedangnya dengan energi sihir yg sangat kuat....


...Pedang milik HERMES semakin dekat untuk menyentuh bilah pedang milik Michiel, terlihat pedang milik Michiel mulai retak, dan seketika... pedang Michiel terbelah hancur....


...Di detik-detik terakhirnya, dia sempat tercengang ketika melihat pedangnya hancur, dan seketika... HERMES pun membelah tubuh Michiel dengan tebasan pedangnya, tidak hanya itu, akibat dari tebasan HERMES yg diberikan, area sekitar HERMES ikut meledak hingga ribuan prajurit disekitarnya terlempar dan beterbangan seperti daun-daun yg ditiup oleh angin....


...Dari kepulan debu, terlihat HERMES yg kewalahan akibat mencoba untuk mengendalikan pedangnya, dia bahkan belum bergerak dari tempatnya berdiri....


...Kembali ke tempat DAIN dan QWOR.......


...Setelah perubahan yg dialami DAIN, seketika area sekitarnya menjadi tertiup angin yg berasal dari energi negatif benda hitam yg melapisi tubuh DAIN....


...Sulit mengatakan bagaimana kondisi Medan perang saat ini, semua berhamburan melarikan diri ketika melihat sosok DAIN, entah dari pihak kerajaan mana yg menang, karena pemimpin perang dari masing-masing kerajaan telah tewas....


...QWOR merasa sedikit panik ketika hawa keberadaan DAIN yg begitu kuat, namun QWOR berbalik dan menyerang DAIN dengan cambuk api miliknya. DAIN berhasil menghindari serangan QWOR, entah bagaimana caranya, DAIN terbang tanpa sayap, bahkan tanpa sihir....


...Seolah-olah, tubuh DAIN diangkat oleh benda hitam yg melapisi tubuh DAIN. DAIN berhasil menghindari serangan QWOR dan seketika dia memukul wajah QWOR dengan sangat keras hingga QWOR terhempas sangat jauh dan QWOR pun terjatuh ke tanah....


...Tak berhenti disana, DAIN melesat kearah QWOR yg terjatuh dan menghantam perut QWOR hingga tanah tempat QWOR dihantam... hancur dan beterbangan, bahkan QWOR memuncratkan darah cukup banyak akibat hantaman dari DAIN....


...DAIN melanjutkan serangannya dengan pukulan beruntun ke tubuh QWOR hingga QWOR muntah darah dari mulutnya. Namun seketika... QWOR menggunakan sihir teleportasi agar bisa menjauh dari DAIN....


...QWOR terlihat ngos-ngosan sambil mengusap sisa darah yg ada di mulutnya, dia kemudian merapal sihir recovery untuk menyembuhkan semua luka yg diterimanya....


...Setelah selesai menyembuhkan semua lukanya, QWOR tiba-tiba menepuk kedua tangannya dan berkata......


..."aku cukup merepotkan jika harus menghadapi dua lawan sekaligus, mau tidak mau aku harus menggunakan mode kedua"...


...Seketika... QWOR berteriak dengan menyebut sebuah nama....


..."HELIOSSSSS!!!!"...


...Area tempat QWOR berpijak seketika perlahan mulai hancur, api putih mengelilinginya dan seketika... tubuh QWOR bersinar sangat terang, dan terlihat QWOR mengalami perubahan juga....


...Semua armor ditubuh QWOR menjadi meleleh, saat cahaya dari tubuh QWOR mulai meredup, terlihat dia yg mengenakan jubah, tubuhnya hanya dikelilingi sebuah kain merah dengan motif matahari, rambut nya kini menjadi mengambang dan bersinar cukup terang, tetapi itu bukan hanya sekedar cahaya, melainkan rambutnya yg berubah menjadi api yg dipadatkan hingga bersinar putih kekuningan....


...Itulah wujud QWOR dalam mode Helios....


...DAIN melihat kearah QWOR dengan tatapan tajam dari balik benda hitam yg melapisi seluruh tubuhnya. QWOR tidak berjalan, dia terlihat seperti mengambang dan mulai mendekati DAIN....


...Saat sudah cukup dekat dengan posisi DAIN, QWOR terhenti dengan saling bertatapan dengan DAIN. tak lama... terjadi ledakan dibeberapa lokasi disekitar mereka, tubuh mereka berdua terlihat seperti bergetar sangat cepat....


...dan ternyata... dengan kecepatan yg tidak bisa dijelaskan, mereka bertarung dan kembali ke tempat semula, entah bagaimana caranya, mereka melakukan hal itu hingga cukup lama....


...tubuh mereka berdua semakin bergetar sangat cepat, ledakan disekitar mereka juga semakin banyak, pertarungan dengan beradu kekuatan dan juga kecepatan, mereka lakukan hingga tak lama kemudian... ledakan disekitar mereka berdua terhenti, begitu pula dengan pergerakan mereka....


...ledakan akibat benturan serangan mereka membuat para prajurit banyak yg tewas sia-sia, namun anehnya... serangan mereka tidak satupun mengenai dari mayat GETSU, ROGER, Michiel. bahkan HERMES yg masih berdiri dan tak bisa bergerak, juga tidak terkena dampak dari serangan mereka berdua....


...Seketika... DAIN dan QWOR melesat untuk menyerang satu sama lain, sabit terkutuk milik DAIN seketika muncul disampingnya, QWOR menciptakan pedang yg bercahaya dari api yg dipadatkan nya....


...Saat akan sampai, mereka berdua bersiap untuk memberikan serangan dan seketika......


...TOO BE CONTINUED...