God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 75 : Tarian diatas Tahta.



...Gunung-gunung bersalju yg mengelilingi lokasi pertempuran Ana dan Abyssal Titan, secara perlahan mulai menjadi rata akibat Guncangan yg sangat besar dari jatuhnya sabit terkutuk ke Bumi itu....


...Guncangan/Gempa yg terjadi, tak berhenti begitu saja. Hampir setengah dari Planet tersebut, merasakan guncangan yg cukup besar. Silviana dkk yg mencoba untuk tetap bertahan... Dirinya (Silviana) melihat sosok Ana yg menari sembari terbang....


...Melompat, berputar, melambai-lambai tangan dengan begitu anggunnya.... Sosok hitam tersebut menari dengan tubuh Ana yg dirinya rasuki....


..."Kenapa dia menari? Setelah semua yg dia lakukan, apa dia tak peduli pada nasib makhluk hidup yg berada tak jauh dari sini?" Ucap Silviana....


...Lalu... Sosok hitam yg menari di langit, menjawab omongan Silviana dengan suara yg begitu keras hingga menggema ke seluruh lokasi pertarungan tersebut....


..."Peduli?"...


...Silviana sontak kaget, Karena tak menduga bahwa sosok hitam, mampu mendengar suaranya yg berada cukup jauh antara tubuh Ana dan Silviana dkk....


..."Untuk apa aku peduli pada mereka? Aku tak menerima timbal Balik yg setara dari mereka, setelah menyelamatkan mereka, mereka pasti akan menghina gadis ini karena telah membuat perjanjian dengan iblis." Ucap sosok hitam dengan tubuh Ana....


...Silviana kaget sembari menunjuk ekspresi kesalnya pada sosok yg merasuki Ana....


...Dalam benaknya (Silviana), dirinya pun berkata bahwa dewinya takkan mengampuni perbuatan sosok iblis yg semena-mena membuat keseimbangan dunia, menjadi hancur....


...Seketika.......


...Sosok hitam tersebut mulai merasakan kelelahan, hingga terasa seperti mengantuk. Wajar saja, dirinya saat ini menggunakan tubuh Ana yg memiliki beberapa keterbatasan....


..."Sial... Seharusnya... Aku menyisakan sedikit energi sihir pada gadis ini, aku serahkan semuanya padamu, Gadis kecil. Ucap Sosok hitam dalam benaknya....


...Asap hitam menyelimuti seluruh tubuh Ana, dan tubuh Ana kembali seperti sediakala. Ana yg saat ini berada di udara, kemudian jatuh....


...Namun dirinya memaksakan diri untuk tetap terus berlari, demi menyelamatkan Ana. Saat kepala Ana akan menyentuh tanah... Andi melesat dengan begitu cepat, dan berhasil menangkap Ana, sebelum Ana mendarat di tanah dalam kondisi kepalanya yg hancur....


...Sabit raksasa milik sosok hitam, seketika lenyap begitu saja. Dan sabit yg digunakan Ana pun jatuh di dekat Andi dan Ana berada....


..."Dasar gadis bodoh, Kau membuat ku merasakan banyak hal hanya dalam beberapa jam saja. Entah mengapa, aku merasa lelah hanya dengan melihat pertarungan mu." Ucap Andi sembari memeluk Ana yg terbaring tak sadarkan diri....


...Andi pun tertidur....


...Silviana, Fiero dan Tio menghampiri mereka berdua. Mereka bertiga nampak lega, karena melihat Ana dan Andi yg masih hidup, meski tak sadarkan diri....


...Silviana Menatap tajam Ana dengan perasaan kebencian, Tio melihat hal tersebut seperti sebuah hal yg wajar. Sedangkan Fiero, dirinya mencoba untuk membangunkan Andi yg tak sadarkan diri....


...----------------...


...Di dalam penjara Dimensi yg mengurung Sosok hitam dan iblis.... Nampak sang iblis yg tersenyum sembari berkata......


..."Akhirnya kau turun tangan sendiri, Wahai temanku." Ucap sang iblis....


...----------------...


...Di tempat Justin dkk berada... Karena mereka berlima telah melihat sosok hitam dari jarak jauh, dirinya kemudian tersenyum dan mengajak rekannya yg lain untuk segera pergi, menuju tempat yg akan mereka tuju....


...TOO BE CONTINUED....