God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 27 : THE TRUE OF BATTLE (bagian 2)



...DAIN dan GETSU telah tiba di Medan perang!!...


...HERMES yg melihatnya, tercengang ketika melihat kedatangan DAIN, dia pun tersenyum karena sang pahlawan telah tiba....


...Dari kejauhan, Michiel yg melihatnya seketika menjadi kesal dan berteriak dengan menyebut nama DAIN, DAIN menoleh kearah nya dan tersenyum dengan mengatakan......


..."Yo! kau terpukau melihat kedatangan ku?"...


...Beberapa saat kemudian, DAIN menoleh ke atas melihat QWOR dan menyapanya bahwa sudah lama tak bertemu sejak pertempuran di bulan, QWOR juga menyapa balik, tak lama... GETSU mendekati DAIN dan bertanya apakah sosok yg terbang itu adalah dewa yg menghempaskan DAIN ke bumi, DAIN pun mengiyakannya sembari mengatakan dengan lantang bahwa dirinya akan membunuh para dewa di langit dengan cara apapun....


...Mendengar hal tersebut, ekspresi QWOR menjadi kesal ketika melihat kearah sabit yg DAIN pegang dengan berkata pada DAIN bahwa DAIN hanyalah makhluk kecil yg sombong karena memegang senjata terkutuk....


...iblis dalam ruang gelap, seketika tertawa mendengar ucapan QWOR, dia juga berkata bahwa itu bukanlah hal yg salah namun tak bisa dibenarkan, iblis tersebut mengatakan hal tersebut sambil tersenyum hingga nampak gigi-gigi tajamnya....


...kembali ke tempat DAIN berada, dari kejauhan, ROGER kaget karena kedatangan DAIN dan GETSU di Medan perang, dia pun mencoba untuk bersembunyi agar DAIN tak bisa menemukannya, tapi tak lama......


...GETSU melesat dengan sangat cepat melewati ratusan hingga ribuan prajurit menuju ketempat ROGER berada, seketika... GETSU mulai memegang tombaknya dan mengarahkannya pada ROGER, ROGER tak tinggal diam dan mengambil pedang besarnya untuk menghentikan serangan GETSU....


...Serangan GETSU berhasil di tahan oleh ROGER, dan dia pun bertanya, bagaimana mereka berdua bisa menemukan tempatnya. GETSU menjawab bahwa perang ini terlalu mencolok untuk menemukan ROGER, GETSU juga berkata bahwa sebaiknya ROGER bersembunyi di lubang semut jika tidak ingin diketahui keberadaannya oleh GETSU dan DAIN dan GETSU juga mengatakan hal pedas pada ROGER bahwa julukan otak udang yg diberikan DAIN pada dirinya (ROGER) sepertinya sangat tepat karena kebodohannya yg sangat membantu mereka berdua untuk menemukan dirinya....


...ROGER mulai kesal dengan omongan GETSU, seketika dia mulai melancarkan serangannya pada GETSU dengan bertubi-tubi, GETSU yg awalnya tersenyum... raut wajahnya mulai nampak seperti sangat marah, dia pun juga meladeni ROGER dengan serangan balasan yg bertubi-tubi hingga berhasil membuat lengan kiri ROGER terluka berat....


...GETSU pun berkata bahwa dirinya takkan pernah memaafkan ROGER, meski dirinya (ROGER) telah mati, GETSU kembali melancarkan serangannya hingga membuat ROGER kewalahan. Melihat hal itu, GETSU mengambil kesempatan tersebut untuk membunuhnya....


...Tapi, lagi-lagi ROGER berhasil menghindari serangan GETSU meski mengenai lengan kirinya lagi hingga hampir putus akibat serangan dari GETSU. Tak tinggal diam, ROGER mulai merapal sihir untuk meningkatkan stamina dan ketahanan tubuhnya....


...Tiba-tiba, GETSU menyindir ROGER bahwa dirinya (ROGER) hanyalah tikus kecil yg bermodal energi sihirnya, mendengar hal tersebut, ROGER membentak GETSU untuk berhenti berbicara, seketika GETSU tersenyum karena berhasil membuat ROGER menjadi tersinggung hingga menampakkan raut wajah aslinya....


...Ekspresi menjijikkan yg terlihat seperti orang kesal, nampak jelas di muka ROGER, GETSU pun berkata bahwa raut wajah ROGER kali ini lebih baik daripada yg sebelumnya, dan ROGER pun membalas perkataan GETSU dengan berkata bahwa dirinya (GETSU) hanyalah karakter support ketika melawan raja iblis beberapa bulan yg lalu, GETSU seketika melesat kearah ROGER dengan sangat cepat dan mereka berdua pun bertarung dengan sangat serius hingga membuat para prajurit dari dua kerajaan terlempar, pertarungan antara GETSU dan ROGER mampu memporak-porandakan lokasi perang....


...Sementara di posisi DAIN, dia dan HERMES sedang berhadapan dengan QWOR, DAIN menyuruh QWOR untuk segara turun menghampirinya dan melawannya, namun QWOR berkata bahwa sebaiknya DAIN jangan menyombongkan dirinya, hanya karena dia memegang sabit terkutuk....


...di langit, matahari tiba-tiba mengeluarkan badai matahari yg sangat panjang, melewati beberapa planet terdekatnya dan membuat beberapa planet itu hangus meski tak hancur, badai matahari tersebut kemudian mengenai bumi. Badai matahari yg terlihat seperti pita panjang dan lebar, mengecil dan membentuk sebuah cambuk panjang, QWOR kemudian mengambilnya untuk dijadikan sebagai senjatanya....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Di angkasa lepas... tempat para universe berkumpul, sosok malaikat yg bercahaya sangat terang, terbang memasuki salah satu universe dengan membawa bola cahaya yg sebesar kelereng kecil di kedua tangannya, malaikat tersebut sangat bercahaya hingga hampir seluruh tubuhnya tak terlihat, namun malaikat tersebut memiliki sayap yg sangat banyak di punggungnya, bukan hanya belasan sayap maupun puluhan sayap, tetapi ratusan sayap di punggungnya membuat malaikat tersebut terbang dengan sangat cepat hingga melebihi kecepatan cahaya, malaikat tersebut sampai di dekat planet bumi....


...Kedatangan malaikat tersebut, membuat iblis yg bersemayam di sabit terkutuk menjadi kaget, bahkan QWOR pun menatap ke atas langit, iblis yg bersemayam di dalam sabit terkutuk kemudian berkata......


..."hawa keberadaan ini? ini milik Gabriel."...


...Malaikat tersebut kemudian menjatuhkan bola cahaya yg dibawanya, bola cahaya tersebut jatuh di bumi sisi bagian malam. bola cahaya tersebut jatuh ke rumah seseorang, menembus atap rumah dan kemudian jatuh mengenai sebilah besi panjang, melihat bola cahaya telah sampai ke tempat tujuan, malaikat tersebut kemudian terbang kembali untuk meninggalkan alam dunia....


...QWOR yg juga merasakan hawa keberadaan malaikat tadi, merasa sangat panik, namun dia belum mengetahui siapakah yg datang itu....


...Diposisi DAIN, dia kembali membentak QWOR karena mengalihkan pandangannya, QWOR pun turun ke tanah dengan perlahan menghampiri DAIN dan HERMES, ketika QWOR sampai ditanah, dia pun berkata pada DAIN untuk menghubungkannya dengan iblis yg bersemayam di dalam sabitnya....


...Namun... DAIN menolaknya dan melesat kearah QWOR dan menyerangnya menggunakan sabitnya, QWOR menahan serangan DAIN menggunakan cambuk api ditangannya dan melemparkan DAIN ke arah para prajurit di lokasi perang....


...Melihat hal tersebut, HERMES tak tinggal diam dan dia pun menyerang QWOR dengan pedang XEROX nya. Lagi-lagi, QWOR berhasil menahan serangan HERMES dengan mengikat pedang XEROX menggunakan cambuk api miliknya, kemudian dia membanting HERMES ke tanah dengan sangat keras, membuat HERMES muntah darah dari mulutnya....


...QWOR berjalan dengan perlahan dan berkata, bahwa mereka berdua takkan bisa mengalahkan QWOR jika hanya bermodal kekuatan, dia juga berkata bahwa sebaiknya mereka berdua menggunakan otak mereka untuk sadar diri....


...DAIN menyela perkataan QWOR dengan berkata, bahwa dirinya takkan mundur sebelum mengalahkan QWOR. Seketika... QWOR tiba-tiba berada dihadapan DAIN menendangnya hingga terlempar ke udara, tak berhenti disitu, QWOR melompat ke udara untuk menyerang DAIN....


...QWOR pun melancarkan serangannya menggunakan cambuk api miliknya hingga bertubi-tubi mengenai tubuh DAIN. Luka bakar hingga tersayat, muncul disekujur tubuhnya akibat serangan QWOR....


...serangan terakhir QWOR, membuat DAIN terhempas ke tanah dengan sangat cepat, tanah tempat DAIN terhempas, hancur berantakan hingga membuat para prajurit yg berada dibawah, terpental dan terlempar, banyak dari prajurit berhamburan melarikan diri ketika melihat pertempuran tersebut....


...TOO BE CONTINUED....