
...Terlihat, wujud baru HERMES telah muncul, sang PAHLAWAN sejati telah tiba. HERMES berjalan perlahan menuju tempat DAIN dan QWOR....
...Seketika... hanya dalam sekali kedipan mata, HERMES tiba di tempat DAIN dan langsung memukul perut QWOR hingga terpental sangat jauh. Nampak jelas QWOR tak terluka sedikitpun, QWOR bangkit lagi dan segera melesat kearah HERMES, ditangannya... sudah terdapat api putih bercahaya dan dia siap untuk menyerang HERMES, saat sudah dekat dengan HERMES, DAIN menghalanginya dengan menggunakan sihir Unlimited Greed....
...Seluruh api putih di tangan QWOR dihisap oleh DAIN. Merasa bahwa DAIN dan HERMES sedikit merepotkan, QWOR mulai kesal dan tak peduli pada apapun, dia menciptakan sebuah cambuk panjang yg terbuat dari api putih bercahaya....
...DAIN kemudian menjulurkan tangannya dan sabit miliknya terbang ke tangan DAIN, begitupun dengan HERMES, pedang miliknya XEROX kini juga telah berubah menjadi semakin menghitam, bukan semakin terlihat mewah....
...Dan 3... 2... 1... pertarungan Solo vs Duo pun di mulai....
...DAIN dan HERMES berlari berdampingan untuk menyerang QWOR, begitu pula dengan QWOR, dia melesat kearah HERMES dan DAIN....
...DAIN melempar sabitnya ke arah QWOR, sabitnya melesat lebih cepat dari mereka berdua, namun QWOR berhasil menghindari sabit DAIN yg terbang ke arahnya. Tak berhenti disana, QWOR kemudian menggunakan cambuknya untuk menyerang mereka berdua, DAIN dan HERMES juga berhasil menghindari serangan QWOR....
...DAIN kemudian dengan menggunakan tangannya, menarik sabitnya agar kembali ke tangannya, QWOR mengubah bentuk cambuknya menjadi sebuah pedang api yg berwarna putih bercahaya. Dan seketika... QWOR dan HERMES pun beradu pedang....
...DAIN melompat ke atas dan melewati QWOR yg beradu pedang dengan HERMES, saat sabitnya telah kembali, DAIN kemudian menyerang QWOR dari belakang, namun sayangnya... QWOR menciptakan dua pedang api untuk menahan serangan DAIN....
...Dan Hand to Hand combat dengan menggunakan senjata mereka masing-masing pun terjadi. Berbagai serangan mereka lontarkan satu sama lain, tiba-tiba saja... QWOR menendang kepala DAIN hingga menabrak tanah dan terpental lagi ke atas, tak berhenti disana... DAIN yg masih baik-baik saja kemudian menendang dagu QWOR hingga terbang ke udara....
...DAIN kemudian memegang tangan HERMES dan melemparkan HERMES ke udara untuk menyerang QWOR....
...QWOR kembali melesat ke bawah untuk juga memberikan serangan pada HERMES....
...Seketika... DAIN berada dibelakang QWOR dan bersiap untuk menyerang QWOR, kini QWOR terkepung oleh mereka berdua, namun QWOR tak kehilangan akal, dia kemudian menciptakan bola api putih bercahaya untuk melindunginya dari serangan mereka berdua....
...DAIN dan HERMES seketika terhempas ke tanah dengan sangat cepat. tak berhenti disana, QWOR kemudian menghantam mereka berdua dengan kedua lututnya hingga tanah tempat mereka bertiga mendarat hancur dan beterbangan....
...*ATTENTION!! GAMBAR DI ATAS HANYALAH SEBUAH PERUMPAMAAN SAJA....
...bahkan angin dari efek hantaman tersebut, membuat ratusan bahkan ribuan prajurit beterbangan seperti daun-daun kering yg tertiup angin. Itu mungkin mustahil, tapi jarak para prajurit dengan tempat mereka bertiga bertarung cukup dekat....
...puluhan ribu prajurit melarikan diri agar bisa selamat dari perang yg sudah mustahil untuk dilanjutkan karena pertarungan mereka bertiga....
...scene berpindah ke kota CELESTIAL......
...----------------...
...Malam terasa seperti sangat panjang... seperti tidak ada akhirnya. Seorang laki-laki tua yg berada di bumi sisi malam terlihat sedang duduk diluar rumahnya dan memandangi langit malam yg dipenuhi dengan bintang-bintang....
..."jika tugas yg aku emban ini belum selesai hingga anak cucuku juga mengembannya, apa boleh aku katakan bahwa ini adalah hukuman? besi yg telah ratusan tahun di tempa secara turun temurun, akan sekuat apa besi itu ketika telah selesai dibuat? Oh Tuhanku, berikan aku kekuatan untuk meneruskan tugas yg kau berikan pada keluarga kami ini."...
...Ucap laki-laki tua tersebut dan mengakhiri ucapannya dengan mengangkat kedua tangannya seperti sedang berdoa. Terlihat, puluhan orang disampingnya dengan mengenakan pakaian serba putih, wajahnya tertutup cahaya terang, namun laki-laki tua tersebut tak bisa melihat mereka....
...puluhan orang disampingnya berdiri berdampingan dan juga mengangkat kedua tangannya seperti sedang berdoa. Beberapa saat kemudian... laki-laki tersebut masuk kedalam rumahnya....
...----------------...
...kembali ke tempat DAIN, HERMES dan QWOR yg sedang bertarung.......
...DAIN dan HERMES masih terbaring di atas tanah, QWOR berdiri dan mengangkat salah satu tangannya, dari telapak tangannya terlihat api yg sangat terang tiba-tiba muncul, nampaknya dia akan segera mengakhiri pertarungan ini....
...seketika... tubuh DAIN terangkat, DAIN berdiri seperti orang kelelahan, tiba-tiba dia tersenyum dan berkata bahwa ini baru saja dimulai. DAIN membungkuk terlihat dia seperti melakukan kuda-kuda seperti seekor kucing yg marah....
...di pinggang belakangnya, muncul sebuah ekor yg berbentuk seperti sebuah tangan yg berwarna hitam. HERMES juga bangkit kembali, matanya sekarang sudah memutih. HERMES telah kehilangan akalnya, yg ada dalam kepala HERMES kali ini adalah hanya QWOR, emosinya tak terbendung hingga dia berteriak bahwa dirinya akan memisahkan kepala QWOR dari tubuhnya (QWOR)....
...QWOR seketika menjauh dari mereka berdua, terlihat... Aura hitam pekat dan keemasan bercampur dan mengelilingi mereka berdua. Dan seketika... mereka berdua melesat sangat cepat kearah QWOR....
...Dengan senjata mereka berdua ditangan mereka masing-masing, DAIN dan HERMES bersiap untuk menyerang QWOR, QWOR kaget ketika mereka berdua tiba-tiba telah berada didepan dirinya. Nampak pedang XEROX bersinar sangat terang, sabit milik DAIN terlihat seperti memadatkan energi sihir yg berada di bilah sabitnya....
...Dan... HERMES menebas kepala QWOR hingga terlepas dari tubuhnya, sedangkan DAIN... dia menebas berkali-kali tubuh QWOR hingga menjadi potongan-potongan kecil. Efek dari serangan mereka membuat seluruh prajurit yg berada di area Medan perang lenyap tak tersisa, menjadi abu dan habis tertiup angin....
...Pertarungan Solo vs Duo pun telah selesai....
...Terlihat HERMES terjatuh dan dirinya kembali ke bentuknya semula, manusia biasa. Namun... DAIN masih dalam bentuk sang hitam, dan ternyata... DAIN telah termakan oleh benda hitam yg melapisi tubuhnya, atau bisa dibilang......
...DAIN telah kehilangan kesadarannya akibat terlalu lama menggunakan bentuk sang hitam. Kini... iblis yg bersemayam dalam sabit mengendalikan seluruh tubuh DAIN, dia juga adalah dalang yg membuat DAIN tetap menggunakan bentuk sang hitam, karena dia memaksakan tubuh DAIN agar tak bisa menahan energi negatif yg super sangat pekat yg masuk ke dalam tubuh DAIN....
...meski sangat kelelahan, HERMES menatap ke arah DAIN yg masih berdiri dan memandangi langit dengan wujud sang hitam, dia tak bisa berkata-kata apapun ketika menatap ke arah DAIN....
...TOO BE CONTINUED....