God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 35 : MENUJU PERANG DI MASA LALU.



...Bartholomew pun menyuruh Vin untuk menyalin semua gambar maupun tulisan yg terpadat pada cetak biru tersebut....


...Entah apa tujuan Bartholomew, namun Vin menurutinya dan menyalin cetak biru tersebut pada sebuah kertas baru yg diberikan oleh bawahannya. Dan... Mereka pun kembali ke kerajaan tempat mereka tinggal....


...Beberapa lama kemudian... Akhirnya Vin menyelesaikan cetak biru yg dia salin, dia juga memberitahu pada Bartholomew. Bartholomew pun mengajak Vin ke suatu tempat di dalam ruangan tersebut, tempat 2 juta keping emas berada....


...Saat mereka berdua sampai ke tempat tersebut... berapa kagetnya Vin dan Bartholomew yg benar-benar melihat keping emas yg hampir memenuhi Rungan tersebut, bahkan Vin dan Bartholomew tercengang hingga mulut mereka berdua menganga....


...Vin berlari kearah keping emas dan seketika dia pun merasa sangat gembira, Vin juga berkata bahwa dirinya akan segera membangun rumah yg layak untuk orang tuanya, dia juga berkata bahwa dia akan sanggup untuk memasukkan adiknya ke akademi militer....


...Bartholomew tersenyum melihat Vin yg merasa kegirangan hingga meneteskan air mata, Bartholomew juga berkata bahwa Vin boleh mendapatkan semua keping emas yg ada didalam ruangan tersebut, namun dengan syarat harus membantu penuh Bartholomew dalam mengembangkan proyek besar yg dia dapat dari cetak biru di ruangan sebelah....


...Vin semakin gembira ketika mendengar hal tersebut, bahkan Vin juga berkata bahwa dirinya siap membantu Bartholomew melakukan apapun....


...Dan beberapa hari telah berlalu... Terlihat Bartholomew dan Vin yg mencoba untuk mempelajari cetak biru yg mereka berdua dapat dari reruntuhan kuno....


...Mereka berdua tampaknya merasa kesulitan ketika mencoba memahami kata-kata asing, namun Bartholomew tidak menyerah, dia mencari semua hal yg berhubungan dengan salinan cetak biru dari beberapa buku yg dia bawa dari reruntuhan kuno....


...Membuka perlahan setiap lembarnya dan seketika dia kaget ketika sampai ke halaman terakhir, terdapat sebuah racikan sihir atau sebuah gambar lingkaran sihir, bahkan juga terdapat sebuah mantra yg saling berhubungan dengan lingkaran sihir tersebut....


...Dan berikut adalah lingkaran sihir yg terdapat pada buku yg dibaca oleh Bartholomew :...


...



...


..."I-ini... Lingkaran sihir? Luar biasa... Belum pernah aku melihat lingkaran sihir yg sangat rumit dan sesempurna ini"...


...Ucap Bartholomew yg sedang melihat lingkaran sihir tersebut....


...Dan berikut tulisan latin dari mantra sihir yg dibaca oleh Bartholomew pada buku yg dibacanya :...


..."Dengan menyebut nama mu, dengan segenap jiwa diriku berikan padamu... Dengan percaya bahwa segalanya adalah dirimu dan ciptaanmu, Berikan aku kekuatan untuk tetap bernafas disegala tempat yg telah engkau ciptakan, AERO!!"...


...Bartholomew yg membaca mantra sihir tersebut kebingungan dengan arti dibaliknya, belum selesai memahami salinan cetak biru yg dia dapat, kini dia mencoba untuk memahami kalimat sebenarnya dari mantra sihir tersebut....


...Berhari-hari, Berminggu-minggu hingga Berbulan-bulan... Proyek untuk mengembangkan apa yg terdapat pada salinan cetak biru yg dia dapat dari reruntuhan kuno pun belum terselesaikan, bahkan juga belum dimulai....


...Tujuannya kali ini adalah untuk memahami kalimat sebenarnya dari mantra sihir yg dia baca dari buku, dan hingga akhirnya... Dia pun mendapatkan jawabannya, meski hanya sedikit....


..."begitu yah... Rupanya ini bukanlah mantra sihir, HAHAHA... Ternyata orang yg menulis ini hanya berdoa pada Tuhannya. Kenapa aku tidak bisa memahaminya sejak awal? HAHAHAHA...."...


...Ucap Bartholomew sambil tertawa....


...Vin yg melihatnya, merasa kagum karena dia berpikir bahwa Bartholomew sedang menciptakan sebuah lingkaran sihir, meski kenyataannya... Bartholomew hanya mencoba untuk mencoba untuk menggambar ulang lingkaran sihir yg terdapat pada buku yg dia baca....


...Ya... Dia salah paham....


...Setelah Bartholomew berhasil menggambar ulang lingkaran sihir tersebut dengan susah payah... Dia kemudian mulai membaca kalimat yg berada di bawah lingkaran sihir pada buku yg dia baca....


...Seketika... Bersinar lah lingkaran sihir yg terdapat pada papan tulis, bahkan juga pada buku yg dia baca... Beberapa saat kemudian... Tubuh Bartholomew menjadi bersinar cukup terang....


...Tak lama... Cahaya yg menerangi tubuh Bartholomew pun meredup, Vin berpikir bahwa sepertinya sihir yg dibaca oleh Bartholomew gagal, tetapi Bartholomew kemudian berlari menuju sebuah tempat, Vin juga berlari mengejar Bartholomew karena penasaran pada apa yg dilakukan oleh Bartholomew....


...Dan ternyata... Bartholomew menuju ke sebuah parit yg dimana airnya cukup bersih, dia kemudian melompat ke parit tersebut dan menyelam sedalam mungkin....


...Bartholomew pun melakukan sebuah hal yg tak masuk akal, benar... Dia mencoba untuk bernafas di dalam air. Dan dia berhasil... Dia bahkan sangat gembira karena ternyata, kalimat yg dia baca terbukti berhasil membuat Bartholomew bernafas di tempat yg bahkan manusia lain tak dapat lakukan....


...Bartholomew yg merasa sangat senang, mengajak Vin untuk berenang bersama di parit, Vin menolaknya karena malu dilihat oleh para penduduk, mendengar hal tersebut, Bartholomew melihat sekitar dimana dirinya kini menjadi pusat perhatian para penduduk....


...Merasa dirinya malu, dia pun bergegas pergi....


...Sesampainya kembali di tempat kerja Bartholomew... Vin bertanya tentang sihir yg dikembangkan oleh Bartholomew, Bartholomew pun menjawab bahwa dirinya sebenarnya tidak mengembangkan sihir apapun, melainkan dia mempelajari sihir tersebut yg dia dapat dari buku yg dia bawa dari reruntuhan kuno....


...Bartholomew kembali mengajak Vin untuk mengembangkan proyek yg terdapat pada salinan cetak biru, dan mereka berdua pun kembali mempelajarinya salinan cetak biru tersebut....


...Setelah sekian lama......


...Terlihat mereka berdua telah menyiapkan banyak bahan untuk membuat roket tersebut, namun sayangnya... Meski mereka telah berhasil mengumpulkan semua bahan, hanya satu hal saja yg kurang, yaitu... Bahan bakar....


...Bartholomew tak kehabisan akal, dia berkata pada Vin untuk menggunakan sihir api sebagai media untuk menerbangkan roket yg mereka berdua akan rakit, Vin pun kembali mengiyakan perkataan Bartholomew....


...Hari demi hari, Minggu demi Minggu, bulan demi bulan mereka berdua lalui dengan susah payah untuk membangun proyek besar tersebut. Suatu ketika... Vin bertanya pada Bartholomew mengapa tidak menggunakan batu sihir saja sebagai media bahan bakar nya, Bartholomew yg lupa akan hal tersebut pun membuat Vin menunjukkan wajah datarnya....


...Sedikit demi sedikit, mulai dari plat besi raksasa yg mereka buat, hingga sasis roket telah hampir jadi mereka rakit dengan sekuat tenaga, pada suatu ketika... Vin kembali bertanya pada Bartholomew tentang tujuannya membuat roket tersebut....


...Dan Bartholomew pun kembali menjawab pertanyaan tersebut dengan berkata bahwa......


..."Ramalan tentang kehancuran dunia ini mungkin akan benar-benar terjadi di suatu hari nanti, jadi mau tidak mau... Kita harus bisa menciptakan sebuah alat dimana kita bisa selamat."...


...Vin berkata bahwa ramalan yg dimaksud oleh Bartholomew tidak mungkin terjadi, dan seketika... Bartholomew membentak Vin dengan berkata bahwa......


..."Semua yg tertulis pada kitab suci itu bukanlah rekayasa, sebuah kebohongan hanya akan bertahan beberapa hari, Minggu, bulan atau beberapa tahun saja, tapi tidak mungkin semua kebohongan yg ada pada kitab suci tersebut mampu bertahan hingga beribu-ribu tahun lamanya, bahkan... Sudah banyak bukti bahwa apa yg dikatakan didalam kitab itu telah terjadi di dunia ini."...


...Vin terdiam ketika mendengar ucapan Bartholomew....


...TOO BE CONTINUED....