God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 50 : Inikah Dunia baru?



...Sesaat setelah kepergian Nollu, Ana disadarkan oleh sang iblis. Nampak ia mengeluarkan air liur dari mulutnya, Sang iblis yg melihatnya dari dimensi lain berpikir bahwa saat bertukar tempat dengan Ana, Ana malah tertidur....


...Ana terbangun sembari kaget karena tidak tau apa yg terjadi setelah bertukar tempat dengan sang iblis, Sang iblis pun menyuruh untuk menyadarkan para ABK untuk kembali melanjutkan perjalanan menuju benua baru....


...*author : (Lagi-lagi aku harus menyingkat cerita karena sesuatu yg tidak menarik, haah...)*...


...Singkat cerita.... Ana telah sampai di kota pelabuhan di benua baru. Reaksi Ana benar-benar sangat terpukau ketika melihat kota pelabuhan di penuhi dengan bangunan megah, bahkan juga ada beberapa bangunan yg mengapung diatas air....


...*author : (sebenarnya tidak mengapung, ya kalian pasti tau lah, bagaimana mungkin sebuah bangunan megah bisa mengapung diatas air Tanpa pondasi?)*...


...Kota pelabuhan... FONTAINE!!...


...Bangunan-bangunan di kota tersebut terlihat seperti negara Inggris pada zaman dahulu, namun bedanya... lebih banyak bangunan yg memiliki banyak lantai, ada sebuah bangunan yg menjadi pusat perhatian bagi orang luar, sebuah menara jam....


...Jam di menara tersebut berada di lantai teratas, dibagian luar jam, terdapat patung naga berkaki empat di setiap sudut menara yg terlihat seperti melindungi jam tersebut. Atap dari menara jam tersebut bagaikan sebuah mahkota raksasa berbentuk persegi....


...Dan... Jika kapal galleon yg Ana tumpangi 90% terbuat dari kayu, di kota FONTAINE ini... hampir seluruh kapal terbuat dari besi, bahkan digerakkan oleh mesin, dibagian luar kapal-kapal itu, terdapat sebuah roda gigi besar yg menjadi inti utama untuk menggerakkan kapal-kapal di kota FONTAINE....


..."Ini... pasti surga!!!"...


...Ucap Ana dengan lantang....


...Dan... Ana pun meminta maaf kepada para ABK dan penumpang lain karena mengatakan sesuatu yg menjadi salah paham....


...Kapal galleon telah berlabuh, Ana berterimakasih kepada pemilik kapal karena memberikan tumpangan. Pemilik kapal pun menerima rasa terimakasih Ana. beberapa saat kemudian... Ana pun berjalan-jalan di kota FONTAINE tersebut....


...Melewati jalan-jalan yg lebar yg mirip dengan jalan raya, ratusan orang berlalu-lalang dijalanan seperti tak ada habisnya, berpakaian seperti seorang bangsawan, ada juga yg berpakaian seperti seorang berpendidikan....


...Tak hanya itu... layaknya di dunia nyata... banyak toko di pinggir jalan yg menjual banyak keperluan sehari-hari seperti pakaian atau bahkan yg lainnya....


...Tak lama... Ana mampir ke sebuah toko baju, dia mencoba banyak baju yg menurutnya bagus. Di kota FONTAINE, para pedagang ataupun pemilik toko masih menggunakan mata uang yg sama dengan yg Ana bawa dari desa....


...Ana membeli satu set pakaian yaitu : rok pendek hitam dengan beberapa corak garis merah, setelan atas yg sedikit terbuka dengan warna yg sama seperti warna roknya, di bagian sepatunya... juga memiliki warna yg sama....


...Karena Ana adalah pelanggan baru di toko tersebut, Ana mendapat sebuah bonus yaitu sebuah zirah tangan yg... warnanya kali ini full merah....


...Mulai dari jari-jari hingga lengan belakang, tangan kanan ana kini dilindungi menggunakan zirah yg ia dapatkan dari toko baju tersebut, Ana pun kegirangan karena melihat dirinya yg keren... saat berkaca pada cermin di toko baju tersebut....


...TOO BE CONTINUED....