
...Lanjutan chapter sebelumnya....
...GETSU yg disiksa berharap DAIN akan datang....
...*****akhir kilas balik*****...
...DAIN yg mendengarnya, awalnya tidak percaya, namun, DAIN kembali mengingat ketika bertemu ROGER di kota CELESTIAL, bongkahan batu bulan yg terjatuh menimpa BRAD tidak sama sekali dipindahkan oleh ROGER, dan mayatnya juga belum dimakamkan atau masih berada dibawah bongkahan batu bulan....
...sebagai rekan pahlawan yg sangat berpengaruh ketika DAIN melawan raja iblis, ROGER juga sangat berpengaruh bagi kota CELESTIAL, tapi alasannya tersebut masih belum bisa DAIN temukan....
...GETSU pun juga menceritakan kebenaran kematian BRAD, bahwa ketika mereka bertiga melindungi kota CELESTIAL dari jatuhnya bongkahan batu bulan, GETSU, ROGER dan BRAD mengambil wilayah masing-masing disekitar kota, mereka bertiga sama-sama menggunakan sihir Shield tingkat lanjut untuk menghalau jatuhnya bongkahan batu bulan, dan merekapun berhasil menghalau bongkahan batu bulan yg berukuran kecil hingga cukup besar....
...namun ketika mencoba menghalau bongkahan batu bulan yg ukurannya raksasa, sihir Shield yg awalnya 3 lapis, menjadi 2 lapis, GETSU mengira bahwa bongkahan batu bulan raksasa tersebut berhasil menembus Shield lapisan pertama, namun tak begitu lama, lapisan kedua juga menghilang....
...GETSU berpikir bahwa itu adalah hal yg tak wajar, ketika dia melihat kearah BRAD... ternyata, ROGER menusuk BRAD dengan sebuah belati hingga menembus dadanya, saat itu juga, BRAD terjatuh dan tewas ditempat....
...GETSU yg melihatnya, tak bisa apa-apa dan hanya bisa menatap kearah ROGER, seketika, bongkahan batu bulan raksasa tersebut menembus Shield lapisan terakhir dan akhirnya jatuh tepat ditempat BRAD berada....
...efek dari jatuhnya bongkahan batu bulan tersebut, menyebabkan ledakan yg cukup besar, namun entah bagaimana caranya, kota CELESTIAL masih berdiri kokoh, ketika ledakan itu terjadi, GETSU melihat wajah ROGER yg tersenyum dan mengatakan, bahwa GETSU lah target selanjutnya, GETSU sangat marah hingga dia hampir kehilangan kesadarannya karena tekadnya untuk membunuh ROGER....
...beberapa ia bertarung dengan ROGER hingga dia terpaksa melarikan diri, karena para prajurit datang ketempat mereka berdua bertarung, dan ROGER pun berbohong bahwa GETSU telah mencoba membunuhnya, bahkan ROGER juga berbohong bahwa, penyebab jatuhnya bongkahan batu bulan dan kematian BRAD disebabkan oleh GETSU karena haus akan kekuasaan dan kekuatan....
...GETSU pergi meninggalkan kota CELESTIAL dan berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan memenggal kepala ROGER dengan tangannya sendiri....
...Ketika DAIN mendengar cerita GETSU, dia sangat marah hingga energi sihirnya meluap-luap hampir keseluruh penjuru desa, GETSU yg melihatnya berpikir bahwa itu adalah hal wajar jika DAIN sangat marah, tetapi... beberapa saat kemudian, GETSU kaget karena merasakan energi sihir DAIN dipadatkan, terlihat seperti mengecil, namun yg sebenarnya energi sihir tersebut ternyata memadat, bahkan yg awalnya terlihat transparan, saat ini berubah sampai terlihat jelas warna dari yg sebenarnya dari energi sihir milik DAIN....
...energi sihir yg memadat tersebut, mampu membuat desa wardora terguncang seperti datangnya gempa yg cukup besar, energi sihir milik DAIN yg awalnya berwarna keemasan, menjadi merah menyala karena dipadatkan, hampir saja DAIN melepas energi sihirnya, tak lama.. energi sihir milik DAIN bercampur aduk dengan energi sihir yg berwarna hitam pekat....
...GETSU mengira bahwa DAIN kembali memadatkan energi sihirnya, tapi yg sebenarnya adalah, iblis yg bersemayam di dalam sabit DAIN melahapnya....
...seketika, DAIN pun berhasil menenangkan dirinya dan berkata bahwa hal itu bisa diurus nanti....
...keesokan paginya para warga desa berkumpul, mereka membicarakan tentang apa yg terjadi semalam, mereka berpikir bahwa sepertinya, perang sudah sampai dipuncaknya, mereka pun berunding tentang ingin meninggalkan desa atau tidak, kepala desa mengusulkan untuk meninggalkan desa, GETSU dan DAIN pun juga ikut meninggalkan desa....
...para warga pun bergegas membawa barang yg bisa dibawa untuk menjadi persediaan ketika dalam perjalanan....
...DAIN, GETSU dan para penduduk desa wardora pergi meninggalkan desa karena mengetahui bahwa wilayah kota CELESTIAL tidak akan aman selama perang berlangsung....
...karena GETSU yg tak percaya pada DAIN tentang arah, GETSU pun berinisiatif untuk memimpin rombongan, melewati gurun pasir, hingga akhirnya perjalanan telah sampai separuh jalan untuk sampai dikota CELESTIAL....
...saat para rombongan sedang bermalam disebuah hutan, DAIN dihampiri oleh seorang laki-laki tua, dan orang tersebut adalah kepala desa yg bernama Zalaq....
...Zalaq bertanya pada DAIN siapa dia sebenarnya, DAIN yg merasa tidak enak, membawa Zalaq menjauh dari penduduk lainnya ke tempat yg cukup sepi, dan ketika sudah cukup jauh, DAIN mengatakan yg sebenarnya siapakah dirinya....
...awalnya Zalaq tak percaya dengan omongan DAIN, namun DAIN menjelaskan bahwa, dia pernah ditolong eh HERMES, dan sebagai imbalannya DAIN memberikan pedang berharganya pada HERMES....
...seketika, Zalaq berkeringat dingin karena mengingat bahwa HERMES juga mengatakan hal yg sama kepada para penduduk desa wardora....
...Zalaq yg telah percaya pada omongan DAIN dia pun bersujud, namun DAIN menolak sujudnya dan berkata bahwa dirinya hanyalah seorang manusia biasa....
...DAIN juga tak lupa menceritakan semua ceritanya ketika awalnya ia meninggalkan bumi, hingga kembali ke bumi...
...beberapa lama kemudian, DAIN dan Zalaq kembali ke rombongan....
...tak lama, GETSU menghampiri DAIN dan bertanya apa yg mereka berdua bicarakan, kemudian DAIN menjawab bahwa dia hanya menceritakan kebenaran tentang dirinya....
...*****...
...keesokan harinya, karena DAIN dan GETSU merasa sudah cukup dekat dengan kota CELESTIAL, DAIN dan GETSU berpisah dengan para rombongan penduduk desa wardora dengan alasan masih ada hal yg ingin dilakukan, tak lama Zalaq memberikan sedikit uang sebagai ucapan terimakasih telah mengantarkan para penduduk dengan selamat, namun DAIN dan GETSU menolaknya dan menyuruh untuk digunakan para penduduk desa saja....
...tak lama pun mereka berdua pergi dengan melambaikan tangan kepada para penduduk desa, beberapa saat kemudian, GETSU bertanya pada DAIN apakah dirinya akan menuju Medan perang, dan DAIN mengiyakannya, GETSU membalas perkataan DAIN bahwa dirinya siap membantu meski dirinya (GETSU) yg mati duluan di Medan perang....
...mereka berdua pun pergi dengan mengambil ancang-ancang kemudian mereka berlari sekuat tenaga....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...sementara di Medan perang, pasukan dari kota CELESTIAL berhasil dipukul mundur oleh pasukan kekaisaran....
...ROGER pun memberikan perintah pada HERMES untuk segera turun ke Medan perang dan diperintahkan untuk menyamakan jumlah pasukan kekaisaran dengan kota CELESTIAL....
...HERMES turun dari kuda nya dan seketika dia melesat jauh ke depan (jika dilihat dari posisi kota CELESTIAL) , kedatangan HERMES bagai pelontar yg baru saja terjatuh, dengan pedang XEROx ditangan kanannya yg ia cabut dari tanah tempatnya mendarat tadi....
...TOO BE CONTINUED....