God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
CHAPTER 72 : Amarah sang putri.



...*PUTRI IBLIS*...


..."Sesosok iblis yg menyerupai manusia, yg membedakannya dengan manusia adalah tubuh yg terdiri dari tulang-belulang yg saling terlilit dari tulang satu ke tulang lain, bagian kepala yg sangat jelas terlihat bahwa itu adalah iblis. Meski memiliki wajah yg sama seperti manusia, mata, gigi yg bergerigi adalah salah satu dari perbedaannya. Sepasang sayap belulang yg menyerupai bentuk sepasang tangan."...


...Aura ana terlihat begitu kelam dan gelap, tak lama... Abyssal Titan berbalik dan kembali menyerang Ana. Spontan, Ana pun melesat terbang menghindari serangan Abyssal Titan....


...Terlihat Ana yg terbang dengan mengepakkan kedua sayapnya dan memutari Abyssal Titan, Abyssal Titan semakin marah hingga dirinya meraung keras pada Ana. Saat Ana memutari Abyssal Titan, Abyssal Titan kemudian dengan tangan kanannya hendak menghempaskan Ana....


...Saat Abyssal Titan melakukan serangan tersebut, Ana seketika tak terlihat lagi. Saat itulah... Silviana dan yg lainnya berpikir bahwa Ana telah terhempas oleh serangan Abyssal Titan....


...Namun seketika... Tangan kanan Abyssal Titan terpotong....


...Tanpa sadar... Ana telah berada di bahu kirinya dengan membawa sabit terkutuk di tangannya....


...Sontak, hal itu membuat Silviana dan yg lain kaget, karena tak menyangka bahwa Ana telah berhasil memotong tangan Abyssal Titan....


......................


...Beberapa detik sebelumnya......


...Saat Abyssal Titan mulai menyerang untuk menghempaskan Ana, Ana dengan cepat memanggil Sabit terkutuk. Sabit terkutuk datang dengan kecepatan yg hampir tak bisa dilihat oleh mata biasa, saat Sabit terkutuk telah berhasil Ana genggam. Dirinya pun menebas tangan Abyssal Titan dan kemudian melesat terbang dengan sangat cepat menuju pundak kiri Abyssal Titan....


...----------------...


...Saat tangan Abyssal Titan terpotong, Monster tersebut seketika meraung keras karena kesakitan. Abyssal Titan dengan tangan kirinya hendak menepuk pundak yg dimana Ana berada saat ini....


...Terlihat wajah Abyssal Titan yg sama sekali tak memiliki kulit wajah, ataupun bibir dan tulang hidung. Ana kemudian kembali melesat dan menancapkan bilah sabitnya ke salah satu mata Abyssal Titan, tak hanya itu... Ana dengan sekuat tenaga mendorong Abyssal Titan kebelakang hingga Abyssal Titan terjatuh....


...Jatuhnya Abyssal Titan membuat beberapa gunung bersalju, rata dan menjadi sebuah dataran. Abyssal Titan tak menyerah, dirinya kemudian hendak menyentuh Ana yg berada di atas wajahnya dengan tangan kirinya....


...Ana pun menebas wajah Abyssal Titan berturut-turut... semakin cepat... semakin cepat... Suara tebasan nya sudah terdengar seperti suara mesin yg melaju dengan kencang....


...Semakin cepat tebasan yg Ana berikan, semakin luas area dari serangan nya tersebut, yg semulanya hanya disekelilingnya, kini sudah mampu menghancur seluruh wajah Abyssal Titan....


...Tangan kiri Abyssal Titan tergeletak, Abyssal Titan dengan wajah yg sudah hancur pun, mati....


...Ana pun telah berhenti menyerang Abyssal Titan, dirinya kemudian menatap kearah Silviana dan yg lain berada. Fiero pun berpikir bahwa Ana telah kehilangan kesadarannya dan hendak menyerang mereka....


...Namun tak lama... Sebuah kapak besar tiba-tiba terbang kearah Ana dengan sangat cepat, Ana pun menangkisnya dengan sabit terkutuknya. ...


...Saat menangkis kapak besar tersebut, seseorang bertubuh besar tiba dihadapan Ana dan memukul perut Ana hingga Ana mundur beberapa langkah kebelakang....


..."Sepertinya kau sudah cukup bersenang-senang ya... Gadis iblis!" Ucap Gerald, rekan dari Justin....


...dari kejauhan.... Terlihat pula Justin dan ketiga rekannya yg berdiri melihat kearah Ana dengan tatapan tajam....


...TOO BE CONTINUED....