God's Hidden Truth

God's Hidden Truth
Chapter 6 : KOTA INI PASTI PENUH DENGAN BOCAH-BOCAH ORANG KAYA



DAIN tiba dikota CELESTIAL bersama gadis yg ditolongnya, seperti biasa, setiap pendatang baru, Pasti dikenakan biaya masuk.


DAIN : "ini, biaya masuk ku dan gadis ini."


PENJAGA GERBANG : "baiklah, eh? FINA? kenapa kau bersama pemuda ini?"


penjaga gerbang melihat kearah barang bawaan milik FINA.


PENJAGA GERBANG : "seperti biasa, kecerobohan mu memang tidak bisa ditolong yah, lain kali jika ingin mencari tanaman obat, buatlah kontrak dengan prajurit atau sewa lah beberapa petualang."


FINA : "hehe, aku tidak punya banyak uang paman, dan juga, pemuda ini yg tadi membantuku, tadi aku sempat dikejar babi hutan."


DAIN : "yah kira-kira seperti itu ceritanya."


PENJAGA GERBANG : "aku sudah tau kalau FINA pasti menyebabkan masalah, terimakasih anak muda, silahkan masuk ke kota."


DAIN & FINA : "terimakasih."


PENJAGA GERBANG : "keberuntungan selalu berpihak pada anak itu, semoga saja terus begitu."


ucap penjaga gerbang sambil tersenyum.


DAIN dan FINA sudah cukup masuk ke kota dan melihat-lihat kota.


DAIN : "waaahhh, kota ini sudah berbeda sejak aku datang 5 tahun lalu, WAAAAHHHH ada bangun yg menjulang tinggi disana."


FINA : "itu adalah gedung tempat para biarawati dan biarawan berdo'a, bangun itu terdiri dari banyak lantai, dan lantai tertinggi itu adalah tempat untuk pembabtisan."


DAIN : "kota ini sangat maju sekali, ah? itu pasti kastil tempat raja tinggal, benar bukan?"


FINA : "benar tuan, disana juga ada beberapa rekan pahlawan yg tinggal, sebelumnya mereka tidak tinggal disana karena raja yg sebelumnya itu korup, setelah diketahui melakukan hal itu, raja dihukum dipenjara, dan raja saat ini sangat muda sekali."


DAIN : "waaahh, kau tau banyak yah."


FINA : "hehe, salah satu pekerjaan ku adalah mengantar para wisatawan untuk berkeliling dan memberi informasi seperti itu paman."


DAIN : "kau bekerja sangat keras, padahal kau masih cukup muda."


FINA : "eeh? aku sudah cukup dewasa kok, umurku saja 14 belas tahun."


DAIN : "(EHH? bukannya umur segitu masih labil, bahkan untuk anak laki-laki saja mungkin mereka baru saja mimpi basah)"


ucap dalam pikirannya.


DAIN : "kalau begitu, semangat terus kerja nya yah, jangan terlalu berlebihan agar tidak jatuh sakit."


FINA : "terimakasih atas perhatiannya tuan."


mereka berbincang-bincang sambil berjalan menuju guild petualang untuk melapor.


sementara itu dilokasi terjadinya perang di planet yg berwarna merah, pasukan KHARMUS mulai menyerang pasukan kekaisaran planet merah itu, KHARMUS yg membabi buta, maju seorang Diri ke arah panglima utama zetto.


KHARMUS : "HAHAHAHAHA!! apa kekuatan pasukan mu hanya seperti ini ZETTO!?"


ZETTO : "diamlah kau sialan, maju sini dan lawan aku!"


KHARMUS berlari sambil menyerang pasukan zetto dengan membawa kapak besar yg memiliki gagang cukup panjang.


KHARMUS : "semoga kau bisa membuatku puas, hehe."


KHARMUS mulai maju dan menyerang seluruh pasukan panglima utama zetto menggunakan kapak besar panjangnya, zetto juga mulai maju, tak lama KHARMUS datang dan menyerang zetto, zetto yg berusaha menahan serangannya, nampaknya sedikit tidak kuat menahannya, namun dia masih bisa membuang serangan KHARMUS, zetto juga mencoba menyerang dengan serangan beruntun, namun tidak ada yg mengenainya.


KHARMUS : "apa hanya segini kemampuan mu? panglima perang?"


KHARMUS menyerangnya lagi dengan bertubi-tubi dan berhasil mengenai lengan kiri zetto yg membuat zetto terjatuh.


ZETTO : "aaarrrrggghhhh!"


KHARMUS : "woy woy, kau sebaiknya jangan mempedulikan lukamu itu dan fokus betarung denganku."


zetto yg mencoba bangun, di serang lagi oleh KHARMUS, namun sayangnya zetto berhasil menghindar.


dari kejauhan, KHARMUS melihat DYROTH yg sedang tidur diatas batu bersama para penyihirnya yg sedang mengumpulkan roh-roh pasukan yg gugur dalam perang.


KHARMUS : "(sepertinya ini waktu yg cocok untuk menghabisinya, satu persatu dewa akan aku habisi mereka)"


ucap dalam pikirannya.


tiba-tiba saja, zetto menyerang KHARMUS menggunakan tombaknya, namun KHARMUS dengan mudah menghindarinya.


ZETTO : "jangan berpaling dariku, sialan!"


KHARMUS : "apa kau cemburu, sayang?"


ZETTO : "jangan bercanda, aku hampir membunuhmu tadi."


mereka melanjutkan pertarungan, mereka berdua saling melancarkan serangan, namun sayangnya serangan zetto hanya beberapa saja yg mengenai KHARMUS, walaupun begitu, luka yg diperoleh KHARMUS hanya luka kecil dibandingkan luka yg didapat zetto.


zetto dan KHARMUS masih melanjutkan pertarungan, hingga...


ZETTO : "ARRRGGGGHHHHHHH!!!"


terlihat zetto sudah kehilangan lengan kanannya dan terkapar ditanah akibat serangan dari KHARMUS.


KHARMUS : "haah, membosankan, apa kau tidak bisa membuatku lebih puas lagi? kalau begini aku bisa membunuhmu dengan cepat."


ucapnya dengan berjalan santai kearah zetto


ZETTO : "kau sialan! akan...kubunuh...kau."


ucapnya sambil berusaha untuk berdiri.


KHARMUS : "hooh? jika kau pantang menyerah seperti itu, ada kemungkinan aku masih bisa berbaik hati padamu."


ZETTO : "terimakasih karena mempedulikan ku, ayo lanjutkan pertarungan kita."


zetto mulai mengeluarkan kekuatan sejatinya, aura biru kehitaman mulai menyelimuti tubuh zetto.


KHARMUS : "hahaha, tunjukan padaku, buat aku puas, wahai panglima yg agung."


zetto yg mulai kehilangan kesadarannya karena menghancurkan batas kekuatannya, kini memungkinkan dia bisa bertarung setara dengan KHARMUS.


ZETTO : "haaaaaaaaaaaAAAAAAAAAHHhhhh!"


tanah mulai berhancuran, yg terjadi disekitar zetto karena aura yg menyelimuti nya semakin membesar.


KHARMUS : "sepertinya kau benar-benar serius kali ini, kalau begitu, aku akan sedikit serius meladeni mu."


mereka berdua melanjutkan pertarungan yg cukup brutal, dimana mereka saling menyerang menggunakan senjata mereka masing-masing, zetto yg mulai memanas dan semakin kehilangan kesadarannya, menyerang KHARMUS dengan semakin gila nya, KHARMUS pun mulai kewalahan melawan zetto.


KHARMUS : "[ngos-ngosan] hahahaha, inilah yg aku inginkan, lebih, lebih, lebih kuat lagi agar aku puas meladeni mu, PANGLIMA PERANG!!"


zetto mulai melancarkan serangan kembali, KHARMUS juga sudah mulai serius, mereka bertarung H2H dengan serangan beruntun mereka masing-masing menggunakan senjata mereka.


KHARMUS dengan santainya menerima dan mengembalikan serangan zetto sambil tertawa, zetto yg sudah hampir kehilangan seluruh kesadarannya, mengeluarkan darah dari matanya.


KHARMUS : "HAHAHAHAHA, KAU LUAR BIASA ZETTO! LEBIH, LEBIH, LEBIH KUAT LAGIIII!!! HAHAHAHAHA."


seketika, zetto mulai melambat dan sudah melemah karena menahan dirinya untuk tetap bisa tersadar, KHARMUS yg melihat itu, menjadikan kesempatan untuk menghabisi zetto, zetto tertebas oleh KHARMUS menggunakan kapan besar panjangnya dari bagian bahu kiri hingga perut kanannya.


zetto terkapar ditanah tak bernyawa.


KHARMUS : "aku mengakuimu sebagai orang kedua yg membuatnya puas bertarung, tapi sayangnya itu jika kau tidak mati, hahahaha!"


KHARMUS mengangkat tangan kanannya, dan pasukannya bersorak atas kemenangan KHARMUS.


KHARMUS melihat kearah DYROTH yg masih tidur diatas batu.


KHARMUS melemparkan kapaknya dengan cepat ke arah DYROTH yg sedang tidur diatas batu, ia pun juga ikut melompat dan menuju ke arah DYROTH dengan kecepatan tinggi, menangkap senjatanya lalu berusaha menyerang DYROTH dan berharap dia tewas, tapi...


KHARMUS yg mencoba menghantam DYROTH dengan kapaknya berhasil ditahan oleh DYROTH menggunakan kedua jadinya.


DYROTH : "apa yg kau lakukan bodoh?"


ucapnya sambil menatap tajam KHARMUS.


KHARMUS : "ternyata kekuatan seorang dewa kematian itu bukan omong kosong belaka yah."


DYROTH : "aku tidak tau siapa kau, tapi ada beberapa hal yg harus kau ketahui, pertama : jangan ganggu aku ketika sedang makan, kedua : jangan ganggu aku ketika sedang tidur, dan ketiga : sadari posisimu dasar bodoh!!"


DYROTH terbangun dan berputar kebelakang KHARMUS lalu menendangnya hingga terpental sangat jauh.


DYROTH : "ingat itu baik-baik dikepalamu, pecundang!"


meski DYROTH memiliki tubuh seperti anak remaja pada umumnya, namun dia bisa saja menghancurkan 3 galaxy dalam kondisi buruk atau sedang malas sekalipun.


KHARMUS yg terpental sangat jauh mengalami patah tulang di kedua kaki dan tangannya, namun KHARMUS memiliki kekuatan regenerasi yg luar biasa cepatnya.


KHARMUS : "hehe, ayo kita tentukan disini, cebol!"


DYROTH yg mendengar itu, tiba-tiba saja berada disamping KHARMUS lalu menendangnya lagi ke arah atas hingga terpental keluar dari planet merah itu dan menabrak sebuah meteorit yg hampir sama besarnya dengan bulan.


dengan cepat juga, DYROTH menghampiri KHARMUS dan menarik rambut KHARMUS, dan...


DYROTH : "aku tidak tau siapa kau, tapi sepertinya aku sedang ingin olahraga sebentar, kau harus menemani ku."


DYROTH memukul perut KHARMUS beberapa kali hingga KHARMUS memuntahkan darah, tidak berhenti disitu, DYROTH juga membanting keras KHARMUS dengan cukup kuat hingga membuatnya patah tulang dibagian punggungnya, KHARMUS kembali memuntahkan darah.


DYROTH : "aku belum melakukan pemanasan, cepat bangun atau ku bunuh kau."


KHARMUS : "[terbatuk-batuk] (aku belum tau kalau dia sekuat ini)"


ucap dalam pikirannya.


KHARMUS dengan cepat menghindari DYROTH, dan meregenerasi tubuhnya dengan cepat.


KHARMUS : "sepertinya aku akan sangat serius menghadapi mu."


belum selesai meregenerasi, KHARMUS kembali dihajar oleh DYROTH hingga hampir menghancurkan meteorit tempat mereka berpijak.


DYROTH : "haah? katakan lagi, aku tidak mendengarmu tadi, karna kau cukup kecil hingga aku tidak bisa melihatmu."


KHARMUS yg sangat marah mendengar nya, mengeluarkan aura merah kehitaman yg menghancurkan meteorit tempat mereka berpijak, DYROTH tidak sedikitpun berpindah dari tempatnya.


KHARMUS : "(itu mustahil, dia bahkan tidak menghindari ledakan HAO)"


ATTENTION!!


LEDAKAN HAO ADALAH LEDAKAN YG DICIPTAKAN MELALUI AURA SESEORANG DENGAN MENGALIRI MANA KE SELURUH PENJURU ARAH YG MENCAKUP RADIASI LEDAKAN.


DYROTH : "apa itu yg kau sebut kekuatan?"


DYROTH mengeluarkan sedikit aura ungu kehitaman dari tubuhnya, yg membuat planet merah tadi dan beberapa planet dan meteorit raksasa disekitarnya meledak dan hancur lebur. bahkan seluruh makhluk hidup diplanet yg aku sebutkan, juga ikut lenyap.


KHARMUS dengan cepat berhasil menghindar dari area ledakan itu, namun sayangnya, DYROTH kembali menyerangnya dengan bertubi-tubi yg membuat KHARMUS terlempar dan menghancurkan beberapa meteorit raksasa.


DYROTH : "haah, aku malas melakukan ini, akan aku habisi kau dengan cepat."


DYROTH dengan cepat menghampiri KHARMUS, menarik rambutnya lagi dan mengeluarkan sinar ungu kehitaman dari jari telunjuk nya yg dia arahkan ke KHARMUS.


KHARMUS : "apa...yg kau...lakukan?"


ucapnya sambil terbatuk-batuk.


DYROTH : "aku malas berlama-lama meladeni mu, aku akan mengakhiri nya dengan cepat."


KHARMUS : "woy! hentikan itu, woy! aku bilang hentikan!!


cahaya dijari telunjuk DYROTH semakin terang dan cahaya itu ditembakkan hingga menembus jantung dan kepala KHARMUS, ketika DYROTH melepasnya, KHARMUS yg masih bisa bergerak walaupun sedikit, melakukan regenerasi dan melepaskan batas kekuatan murninya yg menyebabkan area sekitar KHARMUS memanas, bahkan meteorit sekitar meleleh dibuatnya.


DYROTH yg melihat itu, mengeluarkan pedangnya yg memiliki bilah sangat panjang, dan menebas KHARMUS berkali-kali hingga bagian tubuhnya terpisah, tidak hanya itu, KHARMUS yg mencoba menggabungkan kembali tubuhnya, kini tidak bisa karena setiap bagian yg terkena tebasan, mulai hancur bagai kertas yg terbakar dan menjadi abu.


KHARMUS : "ini tidak mungkin, aku dikalahkan oleh si cebol itu..."


KHARMUS pun lenyap bagai abu yg tertiup angin.


DYROTH : "pecundang sepertimu tidak bisa mengalahkan ku, kau bahkan tidak bisa menyentuhku."


DYROTH pergi menggunakan sihir teleportasi.


beberapa Dewa dan Dewi yg melihat pertarungan mereka melalui sihir penglihatan yg mereka letakkan dikaca besar diVALHALA tersenyum dan bertepuk tangan atas kemenangan DYROTH.


ZATH yg menonton juga melalui bola kristal, seketika tersenyum dan mengatakan.


ZATH : "2 sudah tereliminasi, bahkan tanpa aku harus mengotori tangan ku sendiri, kira-kira siapa selanjutnya, hahahahaha."


dan begitulah...


TOO BE CONTINUED.