Forgive And Forget

Forgive And Forget
Bab 76 -



"Baiklah anak anak.. walau bagaimanapun bekerja butuh tenaga.. kalian harus makan.. ayo kita makan" ajak brice


"uncle bersedia mentraktir kami kan? bukankah uncle sedang bahagia" tanya zell ramah dengan senyum manisnya . zav menatapnya datar


"Heii jangan memberi tatapan seperti itu pada adikku" ucap zevron protective


"Tak kusangka selain wajahmu dan fisikmu miniatur momy-mu ternyata sifat pelitmu juga sama dengan momy-mu.. ayo kita mau makan dimana?" tanya zavier "Baby z steak house mau? " tanyanya


Baby z steak house terletak di antara ICE Group dan VLD Group. tapi juga diseberang Baby Z IT Group milik zevron dan zelmira. Gedung itu dibeli oleh Brice dua tahun lalu melalui proses akuisisi. Tata menyarankan gedung itu diberikan untuk anak anak mereka. dua anak mereka ternyata tak mengecewakan, dalam waktu setahun dibawah bimbingan brice dan tata , mereka berhasil mengembalikan uang brice


"Boleh. ayo uncle " ajak zelmira berbinar binar mendengar traktir .


mereka berlima segera keluar ruangan zevron dan menuju ke steak house baby z. ternyata full.. tamu juga sampai meluber antrian dikursi tunggu bagian depan


Zav masuk dan langsung menuju lift dan menekan tombol 5 menuju ruangan zavier. setelah mengorder mereka makan siang di sofa ruangan zavier


setelah nenghabiskan makan siangnya, mereka berbincang sesaat


"Uncle steak house selalu ramai, sudah waktunya perluasan" kata zelmira


"Deretan Gedung ini milik momy-mu dan sudah terisi penuh" kata zavier lesu


"Disamping baby z cafee juga ada ruko milik momy.. uncle bisa membuka cabang disana. jadi orang yang mengantri disini juga bisa pindah kesana. cuma harga pastinya harus sesuai karena lokasinya strategis dekat rumah sakit dawson" zelmira mulai memasarkan sesuatu dengan senyum manisnya


penyewaan property tata dan brice memang sudah di handel oleh zelmira tapi didalam pengawasan tata


"Ruko itu di berada dideretan baby z caffe dan baby z korea grill yang ramai sepanjang hari, ucapan zelmira benar, harga harus sesuai uncle" zevron menimpali


"Kamu masih kecil, kenapa memilih menjadi negosiastor keluargamu? dady-mu tidak begitu terhadap uncle" tanya zav datar. brice hanya tertawa


"kami hanya memperkaya momy agar bertahan diurutan teratas dunia.. ayolah uncle" jawab zelmira masih tersenyum manis


"Baiklah besok kita ke lokasi" jawab zavier pasrah


"Baiklah kalau uncle mengambil rental 5 tahun, ketiga ruko itu, aku akan memberikan potongan harga 2 persen untuk uncle" ucap zelmira sambil tersenyum sangat manis sekali. zavier hanya menatap wajah keponakannya datar


"oh ya kenapa kedua restoran korea daddy-mu selalu penuh kalian tidak membuka cabang?" tanya zav


"Aku masih sibuk vier, dua restoran itu sebelumnya rencanaku mau aku serahkan untuk dua anakku, cuma semakin hari, pekerjaan mereka semakin banyak, mereka juga harus home schooling, aku takut mereka akan kelabakan"


Drrrttt Drrrttt


Zevron melirik ponselnya , meminta semua diam dengan kode jari, lalu mengangkatnya


"Halo... Tuan Dorney"


"......"


"Tapi saat ini project saya sangat banyak, saya tidak dapat memeriksa dan menyelesaikan dengan cepat"


"....."


"Baiklah saya akan serahkan ponsel ini kepada wakil CEO saya, Nona Rodriquez, anda dapat menyesuaikan kesepakatan biayanya terlebih dahulu"


"....."


"Selamat siang Tuan Dorney"


"....."


"Tapi saat ini CEO saya full project, mungkin butuh 10 sampai 15 hari menyelesaikan masalah anda karena perusahaan lain juga sedang mengejar target penyelesaian. Sebaiknya anda cari tenaga IT lain yang lebih profesional"


"....."


"Baiklah tapi saya akan mengirimkan harga paket sesuai rate kami, kirimkan email anda, agar saya bisa mengirimkan tabel harga dan nomor rekening kami.. Tuan Dorney"


"....."


"Baiklah saya akan usahakan yang terbaik. Selamat siang Tuan Dorney"


zel memutuskan sambungan ponsel zevron. zavier mendengus


"Zel berikan paket C saja, lipat gandakan harganya" perintah zevron, zell tersenyum sangat manis dan mengangguk. Brice tertawa melihat senyuman putrinya setiap kali berhadapan dengan penerimaan uang. raut wajahnya seperti istrinya saat kekayaannya bertambah


"Aku baru saja membayar 5 Miliar pada putrimu" kata zav dengan wajah datar. Tata tertawa "Dan dia akan mendapat 5 Miliar lagi dari musuhku yang membuatku habis 5 Miliar huh" Brice ikut tertawa


"Putrimu seperti istrimu ko, cantik tapi mengerikan kalkulatornya.. sebentar lagi mereka lebih kaya darimu" sambung zavier.


"Mereka sudah menargetkan aku sebagai kompetitornya, jadi aku harus bekerja lebih keras lagi" jawab brice sambil tertawa


"Anak anak setelah ini kalian akan kemana?" tanya brice


"Kamu ingin shoping bersama uncle sayang?" tanya zavier kepada zell. wajah zel langsung kecut. wajah tata datar. brice dan zevron memilih diam "Hei kenapa ini?" tanya zav heran


"Zel sudah berhenti shopping uncle, momy akan mengusir daddy dari kamar kalau zel masih shopping. kalau uncle mau membelikan sesuatu buat zel. kirimkan saja perhiasan untuknya" sambung zevron dengan wajah datar, zel mengangguk. zavier tertawa


"Dad.. zev ada satu project lagi yang harus diselesaikan. membutuhkan waktu dua jam lebih. tapi bisa dikerjakan dirumah" zelmira menjawab ayahnya


"Mau pulang bersama? supir kalian akan pulang duluan kalau kalian mau bersama dad and mom" tanya brice


"Zel pulang bersamaku, kalian kembalilah" kata zav. brice mengangguk


🧸🧸🧸🧸🧸


Mansion brian


"Koko carter .. kamu yakin akan menlanjutkan studymu ke Melbourne?" tanya irell dengan berat. carter mengangguk


"Grandma akan menjaga carter disana mi" lapor carter. "biarkan carter belajar di luar rumah beberapa waktu, ia akan menjadi kuat nanti" nasehat brian pada irell. irell hanya mengangguk pasrah


"Baiklah istirahat ya. Mimi akan mengantarmu ke bandara besok" ucap irell sambil memeluk putranya dengan erat


"carter kemarilah" panggil brian "ingat selalu tiap kali kamu merasa bahagia, rindu silahkan hubungi mimi kapan saja, dan setiap kali kamu bersedih , ada masalah, atau membutuhkan sesuatu, hubungi didi.. didi akan ada untukmu" pesan brian , carter memeluk ayah sambungnya dengan berkaca kaca


"sekarang tidurlah, siapkan kekuatan agar mulai besok kamu bisa bertarung di New VR group cabang melbourne" brian mengucap kepala carter dengan kasih sayang. carter mengangguk. setelah mencium didi miminya ia segera kembali kekamarnya