Forgive And Forget

Forgive And Forget
bab 59 - kembar empat



Ruang keluarga lantai 2


Dawson mansion


jam 17:00


"twinkle twinkle little star.. how i wonder.."


brian bernyanyi dan bermain dengan dua keponakannya , zev hanya diam tak berexpresi persis daddynya.. baby zel tertawa melihat brian.. irell merekam moment tawa zel dengan ponsel brian


tiba tiba irell merasa ada yang bergejolak di perutnya, ia segera berlari ke kamar mandi.


"suster tolong jaga baby z" pesan brian pada perawat bayi yang mendampingi di ruang keluarga. setelah perawat mengangguk, brian berlari cepat menyusul irell di Toilet dan memijat tengkuknya. sambil mengusap punggung irell. brian tersenyum tipis, setelah irell agak tenang. brian memapahnya ke sofa ruang keluarga


"carter tolong minta teh hangat kepada maid untuk mimi ya" pinta brian, carter segera turun ke lantai bawah , tak lama ia kembali bersama maid yang membawa teh hangat


irell meneguknya dan merasa sedikit lebih enakan.


"siapkan dirimu, temani aku makan malam sebentar" ajak brian , irell mengangguk


"kau mau ikut nak?" tanya brian pada carter


"mau sih mau tapi PR carter masih banyak uncle, besok harus dikumpulkan pagi pagi" lesu carter. "belikan saja ayam goreng MD ya" brian mengangguk


brian mengemudikan mobilnya ke sebuah tempat, irell heran "kita mau kemana?" tanyanya


"kesebuah tempat" jawab brian sambil tersenyum


mobil berhenti disebuah ruko tempat praktek dokter. brian menggandeng irell masuk lalu tanpa permisi langsung menerobos masuk ke ruang praktek.


perawat langsung meminta irell berbaring dan mengoles gel di perut irell . dokter wanita meletakkan sebuah alat di perut irell dan tersenyum lalu tak lama menyimpan peralatannya dan menitip sekat pembaringan irell


dokter membawa brian ke sebuah ruangan, menuliskan di secarik kertas dan menulis sebuah resep tanpa bicara


"ini hasil poto USG anakmu ada 4 didalam rahim istrimu, ini resep kau tebuslah vitamin dan obatnya, ini kertas petunjuk larangan makanan, makanan yang di butuhkan, hal yang harus dilakukan, hal yang harus dihindarkan, dua minggu lagi bawa istrimu kemari lagi"


"selamat brian kau akan jadi ayah empat anak" senyum getir dokter itu pada brian


brian masih shock dan membeku mendengar 4 anak. , dia terlalu bahagia


- ayahnya kembar tiga


- ibunya twins


- ia juga terlahir twins tapi saudaranya berpulang kerumah Tuhan saat dilahirkan


kali ini dia diberikan empat kembar sekaligus, ia sungguh tak percaya


ia kembali menemui irell, irell kebetulan baru keluar dari ruang pemeriksaan, ia segera memeluk irell sampai mengeluarkan airmatanya.


"dokter bilang apa? aku sakit apa?" tanya irell soalnya setelah di USG tadi dokter diam saja tak mengatakan dia hamil jadi dia anggap dia tidak sedang mengandung


brian menciumi pipinya irell bertubi tubi sambil mengeluarkan airmatanya. dokter wanita sahabat brian di LA tersenyum dengan perasaan sangat terluka melihat pujaan hatinya membawa istrinya memeriksakan kandungan padanya


"berapa suster?" tanya brian


"kau tak perlu membayar, jaga kesehatan istrimu baik baik" dokter itu yang menjawab


"Terima kasih Mirabell, kau is the best" puji brian tulus . lalu mereka permisi


brian membawa irell ke mobil dan berhenti disebuah apotik menebus resep yang diberikan mirabell, tak lupa brian memeriksa satu persatu fungsi obat dan vitamin serta susu yang diresepkan


bukan apa apa. ia tau mirabell memyimpan perasaan padanya selama belasan tahun bahkan menjadikannya tak menikah sampai sekarang, dia tak mau ada hal diluar dugaan menimpa irell dan bayinya. tapi brian tak berdaya, mereka belum menikah kalau sampai dibawa ke RS dan diketahui pihak umum, ia takut merusak nama baik irell secara irell adalah dokter jantung yang sangat terkenal di kota B


setelah memastikan yang dibelinya semua baik untuk irell, ia segera membayar dan memgemudikan mobilnya kembali


"kau mau makan apa sayang?" tanya brian lembut . "salad buah asam pakai udang" pinta irell


brian langsung pusink mendengar permintaan irell, ia segera ke restoran jepang milik kenalannya dan meminta pemiliknya memerintahkan koki membuatkan pesanan irell


"enak sekali bee.. love you so much" ucap irell sambil memakan dengan lahap. brian senang sekali melihat mood makan irell


akhirnya setelah menghabiskan tiga porsi udang salad buah super asam, irell memasang senyum bahagia. ia puas sekali.


"bee aku mau makan kepiting" pintanya.


"kau baru makan tiga porsi, kau yakin mau kepiting lagi?" tanya brian, irell mengangguk.


"minta seporsi kepiting" pesan brian pada pelayan.


"pakai nasi sayang?" tanya brian "no aku mau muntah mencium nasi" brian mengangguk


"sayang dengarlah.. lihat poto ini, kau hamil empat orang anakku didalam rahimmu, kau jangan sampai kelelahan dan jaga suasana hatimimu agar bayi kita sehat didalam sana, bila kau ingin sesuatu, kau katakan padaku. aku akan memberinya untukmu" ucap brian hati hati


irell langsung menutup mulut tak percaya dan meneteskan air mata


"kau bahagia sayang?" tanya brian, irell langsung menangis keras dan mengangguk


"sttt jangan menangis kasihan anak kita, jaga suasana hatimu agar mereka sehat ya sayang" ucap brian sambil memeluk irell.


"ini vitaminmu dan obatmu makanlah dulu" brian memberikan pil pil dari bungkusan yang diberikan pihak apotik padanya tadi. irell segera meminumnya


"9 hari lagi kita menikah, jaga dirimu baik baik" irell mengangguk. brian langsung mengecup keningnya.


"ini petunjuk kehamilan kembar 4, kau baca dan pelajari. aku mencintaimu" brian segera memoto kertas tulisan dokter tadi beserta hasil USG dan mengirim ke ponsel irell


setelah menghabiskan kepitingnya, brian mengantar irell pulang dan berpesan banyak sekali hal hal menyangkut kesehatan irell. irell sampai pusink. tapi ia mengangguk patuh


***


H-7


bandara


jam 12:30


Brian menjemput carnell, elda, zav, brenda dibandara . setelah supir memasukkan koper mereka ke mobil. supir itu segera kembali ke mansion.


brian membawa mereka berempat makan siang di rumah makan minang.


setelah menyelesaikan makan siang mereka, mereka berbincang sebentar


"Mama membeli banyak sekali pita untuk zel" pamer elda pada brian


"dia lucu sekali mah.. sudah bisa tersenyum" ucap brian


"mama kangen sekali, jadi ingin cepat sampai di rumah" ucap elda antusias


"ehmmm.. " brian ragu, carnell mengernyitkan kening


"kenapa?" tanya carnell "ada apa brian?"


"brian ada berita baik dan berita buruk, papa mama mau dengar yang mana dulu?" tanya brian


"yang buruk dulu" jawab carnell tegas


"Sawsaw belum kembali sejak ia kembali kerumah mami maggie, dan dua suami istri gila itu, balas dendam kepekerjaan mereka, bekerja tak kenal waktu sampai sekarang" empat orang dihadapannya langsung melotot


"tata kembali bekerja?" tanya carnell


"iya pah, tapi tak keluar dari mansion, sawsaw bekerja diruang kerja saja. baby z ada disisinya sepanjang hari. dua jam sekali ia mengurus baby z sisanya dia bekerja tanpa bicara pada siapapun" terang brian


"bagaimana abangmu yang bodoh itu?" tanya elda sedih


"sama, pagi kerja pulang kantor tengah malam" jawab brian "tapi jangan sampai ketahuan brian yang melaporkan pada papa mama"


"brian hanya kasian pada baby z memiliki orangtua yang keras kepala seperti itu.. ko brice sempat ke rumah mami maggie dan bertengkar dengan sawsaw disana sampai meneriaki sawsaw, cuma cerita selengkapnya brian tak tau" tutup brian


carnell langsung memijat pelipisnya


zav dan brenda hanya mendelik tak percaya, abangnya sampai seperti itu pada kakak iparnya