Forgive And Forget

Forgive And Forget
Bab 69 - Kelahiran kembar empat



dua minggu kemudian


Luka tata sudah sembuh total dan tak berbekas. Brice si suami posesive sangat menjaga istrinya dengan teliti.


Brice memilih pindah ke mansionnya disebelah karena irell dan brenda sedang hamil, membutuhkan banyak perhatian orangtuanya


Brice memyediakan ruang khusus barang milik anak anaknya. ruang bermain anaknya. dan kamar yang sangat indah buat si kembar.


selain itu brice membuatkan ruang kerja untuk istrinya. di paviliun belakang mansionnya nya diatas kolam renang agar istrinya nyaman



tata sangat senang melihat ruang kerja barunya.


Brice yang dingin berubah menjadi suami bucin. apapun keinginan istrinya selalu dia turuti.


dua keluarga juga bahagia melihat kerukunan anak anak mereka


*****


7 bulan kemudian


perut irell dan perut brenda sudah sangat besar sekali . elda terus berpesan agar jangan keluar rumah lagi. ia sangat khawatir perut anak dan menantunya


seperti hari ini. irell bersikeras mau makan steak tenderloin tapi harus makan di restoran yang menjual. akhirnya brian mengalah dan mengajak istrinya pergi


sejak kejadian elizabeth, Brice meminta tiga pengawal wanita menjaga irell selama berada diluar rumah. tiba di restoran. irell makan dengan semangat sampai tiga porsi. sehabis makan ia merasakan sakit perut. ia meringis kesakitan


"Tuan muda ketubannya nyonya muda sudah pecah , kita harus membawa ke rumah sakit" lapor pengawal wanita. Brian malah linglung


pengawal wanita memberitau brice melalui ponsel


"Tuan Muda, Nyonya muda virellia akan segera melahirkan , ketubannya telah pecah. kondisi tuan muda brian tidak sedang baik baik saja. masih shock" lapor pengawal


"Kamu usahakan terbaik agar bisa tiba di RS. saya akan mempersiapkan rumah sakit RODZ"


"Baik tuan"


Brice menelpon fredrick untuk bersiaga lalu mempersiapkan ketibaan irell. brian menghubungi carnell dan maggie mengenai kondisi irell. lalu mengajak istrinya ke rumah sakit


"Tuan muda. kumohon sadarlah. bantu kami menggendong nyonya muda ke mobil, sisanya kami yang selesaikan" pengawal menepuk pundak brian. akhirnya pengawal menepuk wajah brian dan brian tersadar


"gendong nyonya ke mobil tuan, cepatlah" pinta pengawal itu lagi. brian langsung menggendong istrinya ke mobil


pengawal mengemudi secepat mungkin untuk tiba di RS Rodz karena irell sudah kesakitan


tiba di RS. RODZ


"Tuan kumohon , gendong istri anda Turun" pinta pengawal. brian masih membeku


akhirnya vincent mengambil alih menggendong irell ke brankar. sampai irell sudah di IGD , brian masih membeku.


Carnell menampar wajah putranya dengan keras. "Sadar dan urus istrimu" brian segera sadar "mana istriku?"


"sudah digendong tuan muda vincent ke IGD tuan" jawab pengawal. brian segera berlari menyusul istrinya


"Kita lakukan SC sekarang tuan?" tanya fredrick "Harus tanya suaminya" Jawab brice mencari adiknya


"Istrimu harus dioperasi sekarang apakah kau setuju?" tanya brice saat melihat adiknya tiba "lakukan yang terbaik dokter" jawab brian.


irell di dorong ke OK, semua keluarga mengiringi irell , brian menandatangani prosedur operasi.


Brian turut masuk ke OK. dia mendampingi istrinya yang kesakitan, brian mengecup mesra kening istrinya sambil berbisik


Irell merasa menemukan harapan baru, teringat saat melahirkan carter ia berjuang sendirian karena jason beralasan bahwa sedang meeting di luar kota. maksudnya miting kekasihnya diluar kota


irell kembali bersemangat melihat kehangatan suaminya, dia mengangguk "aku juga mencintaimu, terima kasih menemaniku sampai tahap ini" jawabnya


"aku akan menemanimu sampai kita menua bersama" bisik brian lalu mengecup kening mata pipi istrinya"


fredrick , dokter anastesi dan dokter anak semua sudah bersiaga disana. dan mulai melakukan tugas mereka


dalam waktu satu jam keempat putra brian telah lahir "Puji Tuhan , Terima kasih Tuhan" ucap brian bahagia.


"Sayang putra kita semua lahir dengan sehat dan lengkap , mereka tampan sepertiku, terima kasih sudah memberiku empat putra yang hebat, aku mencintaimu, istirahatlah kau lelah, aku akan nengurus anak anak kita " bisik brian setelah melewati prosesi menegangkan, irell nengangguk dan menutup matanya


"Silahkan keluar Tuan, Dokter virellia akan kami antar ke kamar rawat inap setelah ini. anda bisa menunggu disana" Fredrick memintanya keluar


brian segera keluar "Bagaimana irell sayang?" tanya elda dan maggie bersamaan,


"Irell baik baik saja, sekarang tidur karena efek bius, setelah proses selesai irell akan dikirim ke ruang rawat inap"


"Puji Tuhan" jawab semua yang berada di ruang tunggu itu


"Bagaimana cucu papa?" tanya carnell


"keempat putra brian sehat pah" jawab brian sambil tersenyum


"Puji Tuhan. Terima kasih Tuhan" pekik mereka bersamaan karena bahagia


"Dua kali lagi irell hamil, kamu bisa buka kesebelasan brian" ledek brice . semua terbahak bahak


Dokter anak dan empat suster yang menggendong bayi keluar dari OK.


"Tuan Brian Rodriquez" Panggil dokter


"Saya Dokter" brian berlari menemui dokter begitu pula seluruh keluarga


"Ini putra pertama anda, dia sehat sekali.. Beratnya 4 kg, Panjang 63cm"


dokter menjelaskan dan perawat menyerahkan pada brian. brian menerima bayinya dengan kaku. dibantu perawat akhirnya brian mampu menggendong anaknya dengan baik. brian segera mencium putranya dan berdoa lalu menyerahkan pada carnell.


"Ini putra kedua anda, dia sangat sehat sekali, beratnya 3.7kg. panjangnya 63 cm"


dokter menjelaskan dan perawat menyerahkan pada brian putra keduanya, setelah berhasil menggendong putranya dengan baik. brian mencium putranya dan berdoa. ia menyerahkan pada elda


"Ini putra ketiga anda, dia sangat sehat sekali. beratnya 3kg, panjangnya 58Cm"


dokter menjelaskan dan perawat menyerahkan bayi ketiga pada brian, brian menggendongnya dengan baik tidak sekaku awal tadi. setelah mencium dan mendoakan putra ketiganya, brian menyerahkan pada maggie


"Ini putra bungsu anda, dia juga sangat sehat, beratnya 4.1kg. panjangnya 59cm"


dokter menjelaskan dan perawat menyerahkan bayi keempat pada brian, brian menggendong dengan santai dan mencium putranya lalu segera berdoa. dia menyerahkan pada abangnya brice


setelah carnell, elda, maggie, brice, tata, audi, vincent, brenda, zavier berdoa untuk keempat bayi itu. perawat kembali menggendong bayi bayi kembar itu dan membawa ke ruangan bayi


Sekeluarga besar itu beranjak keruang rawat inap family suites yang disediakan brice untuk menunggu irell tiba


Ruangan mewah itu sudah dilengkapi fasilitas dua kamar , satu ruang tamu, satu dapur, ada satu ranjang single juga di dekat ruang tamu, dan dua brankar. sengaja disediakan satu untuk irell satu buat brian agar brian bisa menjaga disamping istrinya


Bi surti diminta menjaga diranjang single ruang tamu, kalau kalau irell butuh sesuatu. dua kamar diisi oleh magie dan elda carnell. mereka tau brian ayah baru tak berpengalaman, jadi mereka khawatir akan empat cucu kembar mereka.