Forgive And Forget

Forgive And Forget
bab 52 - lamaran diterima



Kediaman Dawson


jam 10:30


"Ahh carnell, elda.. masuklah semua kita ke ruang mana enaknya?" tanya maggie saat membukakan pintu


"Ruang makan saja mami" zavier menyelutuk sambil melirik carnell, semua terbahak bahak.


"Baiklah ayo ke ruang makan" ajak maggie, mereka menuju ruang makan


maggie memerintahkan maid untuk menghidangkan makanan ringan dan minuman


brian dan tata belum ikut masuk, dia sibuk memindahkan barang hantarannya ke ruang keluarga di lantai satu . irell dan carter yang baru turun dari tangga heran melihat banyak sekali hantarannya.


saat melihat hantaran ada berisi hadiah carter, ia meneteskan airmatanya.


"Mimi uncle brian bukannya mau melamar mimi, kenapa membawa mainan? dia tak jadi melamar mimi?" tanya carter sedih


"Hushh sembarangan, ini milikmu, ini milik mimi, uncle mencintai kalian berdua" interupsi brian sambil mengecup pipi carter lalu masih sibuk mengarahkan pengawalnya


mata carter berbinar binar melihat semua barang hantaran untuknya, motor trail, lego limited edition, macbook terbaru semua adalah benda yang dia idam idamkan.


"Baiklah mari kita masuk kedalam" ajak brian sambil memeluk pinggang irell dan menggendong carter ke ruang makan


"uncle turunkan aku, aku berat " pinta carter


"Ah sudahlah, uncle tak mau dibilang lemah" sindir brian, carter menyembunyikan wajahnya dibahu kekar brian karena malu


dimeja makan terlihat maggie duduk ditengah, deretan sebelah kanan ada vin, audi, irell, carter dan si deretan sebelah kiri ada carnell, elda, brice, tata, brian, zav dan brenda


"Tujuan kami kesini mau melamar putrimu irel untuk putraku brian, ku harap kau bisa menerima niat baik kami demi kebahagiaan anak anak kita maggie" ucap carnell membuka suaranya


"Baiklah.. kita sudah berbesan juga, tak perlu terlalu formal dan drama lagi untuk mempersingkat waktu aku ada beberapa pertanyaan untuk brian" ucap maggie


"silahkan" ucap carnell


"Brian kau tau putriku adalah single parent, dan memiliki seorang putra, mampukah kau menerima mereka berdua?" tanya maggie


"Saya berjanji akan membahagiakan irell dengan sisa hidup saya beserta dengan carter dan menjadikannya selayaknya anak kandung saya sendiri, sebagaimana mestinya saya menginginkan ibunya pasti juga dengan anaknya" jawab brian


"kau tau anakku mengalami banyak luka dimasa lalu, apakah kau siap dengan semua dampak luka masa lalunya dan membawanya ke masa depan yang lebih baik?" tanya maggie


"sejak awal saya sudah melihat dan menyadari hal itu, dan saya memang memiliki kewajiban untuk membawa irell maupun carter ke masa depan dengan lembaran baru dengan segenap kelebihan kekurangan mereka saya menerima" jawab brian tegas, carnell tersenyum puas dengan putranya


"pertanyaan terakhir, carter memiliki ikatan dengam pipi biologisnya, bilamana pipinya ingin berhubungan dengannya, mampukah kau berlapang dada mengijinkannya dan tidak melarang mereka, sebab kita tau darah lebih kental daripada air" tanya maggie


"saya akan jawab sedikit spesifik atas hal ini, masalah ini akan menjadi rumit dikemudian hari kalau kita tidak membahasnya mulai sekarang, jadi saya akan sampaikan pikiran saya mengenai hal ini"


"Darah lebih kental dari air, saya mengerti, saya tidak akan menghalangi carter berinteraksi dengan ayah biologisnya, bahkan saya bersedia mengantarkannya langsung bila ayah biologisnya untuk bertemu tanpa menghalangi sedikitpun dengan catatat hak asuh tetap dipegang saya dan istri saya nantinya. cuma tidak dengan istri saya. saya tidak mengizinkan istri saya menjalin hubungan dalam bentuk apapun dengan jason dixon karena kelak akan menjadi duri dalam rumah tangga saya, kecuali hanya sebatas teman biasa diluaran dalam hal hal yang terkait dengan kegiatan carter yang membutuhkan orangtuanya, misalnya acara ulang tahun, wisuda atau hal penting lainnya" tegas brian


semua setuju dengan pendapat brian yang sangat dewasa itu


"bagaimana denganmu irell, ada yang ingin kau katakan atau tanyakan?" tanya maggie


"Apakah aku masih bisa bekerja sesudah menikah?" tanya irell


"Aku mengijinkanmu bekerja hanya di RS Dawson sebagai dokter dan CEO, tapi aku tak mengizinkanmu bekerja yang lainnya, di usia pernikahan yang baru dimulai aku mau kau menjadikanku dan carter serta anak anak kita nantinya prioritas utama dalam hidupmu, diusia carter saat ini mungkin bersisa beberapa tahun lagi dia ada disisi kita karena kedepannya dia akan mengenyam pendidikan di Luar Negeri dan kaupun tak memiliki kesempatan dekat dengannya lagi, maka dari itu manfaatkanlah kesempatan dengan keluarga sebaik baiknya" tegas brian


carnell salut pada pikiran masa depan anaknya, ia tersenyum puas. yang lain juga tercengang dengan penuturan brian tersebut, mereka kagum dengan kebesaran hati brian untuk anak sambungnya


"Baiklah itu saja" ucap irell


"Carter apa kau bisa menerima uncle brian sebagai didimu?" tanya maggie


carter mengangguk dengan semangat "iya .. dia hebat dan tak lemah, dia bisa menjaga mimiku dan aku" semua bingung tapi akhirnya mengangguk saja


"Apakah kau menerima lamaran kami maggie?" tanya carnell setelah semua setuju


"Demi kebahagiaan anak anak, aku menerimanya, bagaimana rencana pernikahan?" tanya maggie


"pernikahan diadakan sebulan kedepan, hadiah pernikahan berupa:


- aku memberi sebuah mansion di sebelah kanan mansion kami sebagai hadiah pernikahan


- istriku memberi satu unit lamborghini aventador


- putraku memberikan 3 ruko dan membentuk restoran didepan rs dawson kepada istrinya sebagai hadiah pernikahan


- putraku memberi deposito sebesar 880 Miliar sebagai mas kawin kepada irell


- putraku memberi deposito 8,8Miliar kepada carter sebagai mas kawin"


"apakah putraku diijinkan menikahi putrimu bulan depan, mengenai acara.. aku dan istriku akan mengurusnya .. kau kurang sehat biarlah di rumah saja terima bersih?" tanya carnell


"Interupsi" vin yang daritadi diam membukan suaranya


"silahkan" ucap carnell


"Irell dan carter adalah harta keluarga kami sama seperti tata, ku harap kau menjaga mereka dengan baik dan jangan melukai mereka, kalau kau melukai mereka aku tak akan memaafkanmu, kau jangan harap bisa bertemu dengan mereka lagi dikemudian hari" tegas vin


brian mengangguk "Aku bukan manusia sempurna, kupastikan aku akan berusaha membahagiakannya dengan hidupku" jasab brian tegas


"Aku pegang ucapanmu bro.." tegas vin, brian mengangguk "Aku sudah selesai pah mah mih" tutup vin


"baiklah bulan depan pernikahannya!" maggie memutuskan


"Pasanglah cincin untuk calon istrimu nak" perintah elda


brian segera memasangkan cincin di jari manis irell, irell juga memasang di jari manis brian


"Mulai sekarang kau milikku, jangan dekat dengan lelaki lain, aku sangat pencemburu dan posesive, jangan berharap lari dariku" bisiknya di telinga irell. irell merinding tapi mengangguk


tepuk tangan terdengar, mereka semua saling berpelukan


"carter mau tanya" teriak anak kecil itu


semua kembali tenang, menatap serius anak itu


"tanya apa nak?" tanya carnell hati hati


"motor trail dari uncle brian bisa di pakai sekarang atau setelah menikah" maggie memijat pelipisnya


"kita akan membawanya ke samping mansion baru kita nanti, ada padang rumput milik opa. kau bisa belajar disana nanti" jawab brian , carter mengangguk semangat


yang lain kembali duduk menikmati camilan dan minuman yang disediakan tuan rumah