
Pengadilan negeri kota B
Hakim memutuskan hukuman penjara 15 Tahun untuk Tuan Edelweis, atas kasus perencanaan pembunuhan dan kasus korupsi di perusahaan BD Group
Hakim memutuskan hukuman penjara seumur hidup kepada Audrey, atas kasus pembunuhan kepada bayi keluarga Rodz, kasus penggelapan dana, kasus penjualan data perusahaan BD Group
Audrey dan Tuan Edelweis sudah tak nemiliki semangat hidup lagi setelah vonis hakim jatuh pada mereka.
Sehabis dari pengadilan
- Carnell mengajak Jericho ke Kantor Pusat Rodz Group
- Zavier, Vin, Brice, Brian memilih ke VL Group menemui Hiro dan Derren
- Elda mengajak Maggie, Hana, Virrel, Brenda, Tata ke butik mengambil gaun seragam untuk acara lusa acara satu bulanan kembar baby z sekaligus fitting gaun seragam keluarga buat acara pernikahan brenda yang sisa dua mingguan lagi
***
"Putra Putrimu sungguh luar biasa, kau mendidik mereka dengan baik" Puji Jericho
"Brice dan Brian sejak kecil terbiasa bekerja sendiri, mereka membangun kerajaan bisnis mereka tanpa modal dan bantuanku sama sekali, Kalau Brenda sebelumnya bersamaku di Rodz Group, cuma sejak menantuku hamil dan diminta tinggal dirumahku oleh istriku, brenda yang sangat dekat dengan kakak iparnya , memilih merintis BD Group dari nol dan keluar dari Rodz Group. Jadi sisa aku pria tua ini meneruskan Rodz Group"
"Putramu juga luar biasa, kau pasti bangga dengannya" Puji Carnell
"Dia juga merintis bisnisnya sendiri tanpa bantuanku, berulang kali aku ingin pensiun menyerahkan owen group padanya, ia menolak dan fokus pada usahanya. Anakku hanya satu, tapi selalu sibuk jadi aku dan hana selalu kesepian" jawab jericho
"Semoga mereka memiliki banyak cucu buat menemani kami agar tak kesepian lagi"
"kudengar menantumu juga luar biasa, dia CEO ICE Group" tanya jericho
"Nah.. aku juga belum lama tau dia CEO ICE Group, bahkan sampai sekarang keluarganya pun tak tau, saat anakku menikahinya kami hanya tau dia seorang dokter internist. pada kehidupan sehari hari dia juga sangat sederhana, siapa yang bisa menduganya" jawab carnell
"gadis sekecil itu memiliki banyak kejutan" puji jericho
"Aku tak berharap memiliki menantu hebat, hanya berharap anak anakku bahagia" ucap carnell
"Akupun demikian, aku ingin anakku bahagia dengan rumah tangga yang rukun" jericho menimpali
***
Brice mengajak vin, brian, zavier makan siang tak jauh dari VL Group setelahnya mereka naik ke ruangan Brice dan ngobrol disana. Brice juga mengajak derren dan hiro bergabung dalam obrolan seputar perencanaan bisnis
setelah lama berbincang, derren dan hiro menunjukkan sedikit keahlian mereka. zavier, brian, vin benar tercengang.
Hari itu Vin baru mengetahui adiknya yang manja merupakan CEO ICE Group. sungguh dia shock luar biasa.. bagaimana gadis mungil kesayangannya bisa menjadi pebisnis yang menyeramkan. tapi melihat adiknya dikelilungi manusia setengah dewa seperti derren hiro belum lagi yang lainnya. ia harus percaya pada kenyataan didepan mata
"aku dan keluargaku hanya tau adik kecilku itu dokter internist, dia hidup apa adanya dan sederhana sekali. Sejak dulu aku selalu mentransfer hak nya selaku salah satu pewaris New VR Group, Ibuku juga selalu mengirimi hak nya sebagai pewaris VR Group. Cuma dia bilang tidak pernah menyentuh uangnya dan masih menyimpannya dengan utuh, kelak kalau kami membutuhkan, bisa mengambil kembali"
"Dia katakan gaji pokoknya sebagai dokter saja sudah lebih dari cukup buat hidupnya, kami selalu percaya karena dia memang tidak pernah berfoya foya" tutur vin
"Mungkin hanya istriku yang pengeluaran pribadinya tak sampai 5 juta sebulan sejak kunikahi" Brice tertawa , zavier dan brian sampai melongo
"Mobil kesayangan para istri biasanya mobil sport, kalau istriku tetap brio hahahaha, ibuku membelikan aventador untuknya, ia bahkan belum melihat mobilnya" vin tertawa
"Dia sungguh penuh kejutan" ucap vin
"Masih banyak kejutan lain, ayo kita lihat.. aku bahkan kewalahan menyelesaikan pekerjaannya, untunglah derren sudah membantu membuatkan sistem organizer managemen untuk seluruh perusahaan kami berdua"
"Setelah putra putri kami berusia 6 bulan , dia akan mengurus kantor pusat managemen ini" brice menerangkan
semua yang hadir disana pusing melihat layar laptop brice tentang perusahaan yang dimiliki tata.
"Aset istrimu dan Asetmu bila digabungkan , kalian sudah menjadi pengusaha terkaya nomor 1 dunia bro" celutuk hiro
"Tidak, ICE Group sudah nomor 1 dunia, VLD juara dua nya" zav menimpali , brice mengangguk
"rodz dan vr menduduki di posisi ketiga dan ke empat" saat ini kata derren menunjukkan layar laptopnya
"dan keempat perusahaan ini, dananya mengalir ke sawsaw" brian yang daritadi diam ikut bersuara "berapa kekayaan saw saw saat ini?" tanyanya
"Aku bahkan tak tau kekayaan istriku.. dia bossnya kalau di rumah" kata brice tertawa
"Sebentar lagi rodz, dawson, owen akan menjadi sekeluarga, aku memiliki satu pemikiran, entah bagaimana respon kalian menerimanya nanti"
"katakan saja bro" ucap vin, zav mengangguk
"Kemarin aku mau akuisisi perusahaan Rajawali karena pusatnya bergerak dibidang elektronik dan cabangnya di instant food"
"saat dia ajukan proposal kerjasama perusahaan elektronik kepadaku via BC Group, aku berencana akuisisi"
"saat dia ajukan proposal kerjasama perusahaan instant foodnya ke VL Group aku pun berencana akuisisi"
"kedua bidang itu sangat menghasilkan, tapi collab karena CEO nya menggunakan dana perusahaan untuk gundiknya"
"Saat aku mau akuisisi , VR Group menyuntikkan dana pada instant foodnya dan ZB group menyuntikkan dana pada eletroniknya, gagallah rencanaku akuisisi, tapi sampai sekarang dia tetap hampir collab. laporan yang diberikan kepada kalian adalah palsu, ini laporan realnya"
derren menunjukkan laptopnya. zavier dan vin terkejut sekali dengan realita perusahaan rajawali
"Apa rencanamu bro?" tanya vin
"Tidak ada yang mau bekerjasama lagi dengan rajawali group, kuharap Ko Vin menarik investasi VR dari instant food companynya dan Zav menarik investasi dari Electronik companynya. lalu kita akuisisi"
"tiga keluarga bersatu akuisisi rajawali dan kita kuasai market elektronik dan instanfoodnya di seluruh indonesia, setelah beres, kita go internasional. project ini project triliunan laba pertahunnya kalau di kelola dengan baik"
vin dan zavier setuju .
"Besok aku akan menarik investasiku calon abang ipar" tegas zav
"Besok aku juga akan menarik investasiku" sambung vin tak kalah tegas
"pertanyaanku adalah.. siapa mengurus perusahaan ini?" tanya vin "tak mungkin kalian menyuruh adikku kan, dia baru melahirkan"
brice vin menatap zavier
"jangan aku.. aku tak mau" teriak zavier "Bisa bisa sebulan menikah istriku minta cerai kalau aku yang nenghandel, aku sekarang sudah sangat sibuk" tolaknya mentah mentah
derren dan hiro terbahak bahak
"istrimu bro" ucap vin dan brice bersamaan
"Ahh tidak tidak.. aku tak setuju, kalian suruh brian saja" zav menolak
"kalau investasi aku setuju karena peluang dan konsep kalian di laptop, kuperhatikan sangat matang dan menguntungkan, siapa tak mau uang, tapi kalau kalian meminta istriku, aku tak setuju, bisa bisa aku menikah dengan guling" sambung zav
"nanti kita pikirkan lagi" jawab brice
"Oh ya Ko Vin, brian tertarik dengan virellia, bagaimana pandangan ko vin?" tanya brice tanpa tedeng aling aling.
Vin terkejut lagi
"oh s**t, hari ini kau memanggilku kesini khusus memberiku kejutan? aku benar benar terkejut brice" tapi dia melihat wajah brice sangat serius, vin menatap brian juga sangat serius
"dua adikku mau dibawa keluarga rodriquez semua bro? kau bercanda?" brice menggeleng
"adikku single parent, kau perjaka dan lajang, kenapa harus adikku? kau memiliki kriteria mendapatkan banyak gadis diluar sana!" tanya vin heran
"Usiaku cukup matang menikah, aku tidak punya waktu untuk bermain main dan berpetualang cinta dengan banyak gadis. sejak aku bertemu virellia di pernikahan ko brice, aku menyukainya, dia memiliki banyak kriteria wanita yang kuinginkan, terutama sikapnya menjaga jarak pada pria dan keseriusannya dalam melakukan banyak hal" terang brian
"Bagaimana carter?" tanya vin
"Mau pada ibunya harus menerima anaknya, aku tak keberatan menerima carter menjadi anakku dan memperlakukan sebagai anak kandungku" jawab brian serius
"bagaimana orangtuamu? bagaimana mereka mendapati putra lajangnya ingin menikahi seorang single parent" tanya vin
"Orangtuaku menghargai pendapat anaknya selama wanita itu bukan model dan bukan wanita nakal" brice yang menjawab
"Baiklah.. kau jalani, aku tak ikut campur, kalau adikku setuju, aku merestui asal kau jangan menyakitinya, aku tak mau adikku terluka kedua kali, kalau kau tak siap sebaiknya jangan kau mulai" tegas vin
"Aku siap" jawab brian , vin mengangguk