
"Derren setelah ini ada pertemuan dengan kakak ipar saya, ini tidak ada kaitan dengan VL Group, saya dan kamu , bersediakah kamu menemani saya membantu dalam meeting nanti?" tanya brice sopan
"Tentu saja, Saya manusia serbaguna tuan, jangan formal kepada saya agar kita semua merasa nyaman" Canda derren. brice tertawa
"Baiklah nanti kita meeting jam 12 tapi makan siang dulu bersama ya" derren mengangguk
"Ehmm karena istri saya hamil, dia tak leluasa lagi bekerja, saya harus menghandle semua perusahaannya sampai dia siap bekerja kembali, tapi saya memiliki keterbatasan waktu, apakah kamu memiliki pandangan atas hal ini membuat semua menjadi lebih mudah?" tanya brice
"ehmmm..." derren ragu berbicara
"katakan saja pendapatmu, aku akan mempertimbangkannya" titah brice
"Pandangan saya
- Konferensi pers, merger
- Buat sebuah kantor baru khusus managemen baru dengan divisi internal yang kuat untuk seluruh perusahaan dan anak cabangnya
saya akan bantu membentuk teamnya dibawahi langsung oleh nyonya muda rodriquez" jawab derren
"kalau kau masih memanggilku seperti itu disaat bertiga seperti ini, aku akan memukulmu" ancam tata yang daritadi diam karena mengantuk . derren tertawa
"suamimu posesive sekali ana, aku takut menyinggungnya hahahaha" jawab derren. brice merasa tak enak sempat salah paham pada derren dan hiro
"kau tenanglah.. aku akan membantu suamimu.. asal dia tak cemburu lagi padaku" ucap derren, brice mengangguk
"Amour kau mengantuk? apa kau baik baik saja?"
"mataku tak bisa kubuka, aku basuh wajahku dulu" jawab tata. ia segera masuk keruangan pribadi tak lama ia pun keluar ruangan
"ayo makan siang dulu bersama para iparku, ajak hiro juga ya" ajak brice , derren mengangguk
***
Irel, vin, brice, tata, hiro, derren makan siang disebuah restoran thailand tak jauh dari perusahaan VL
"Bagaimana keponakanku sekarang?" tanya irell pada adiknya
"Huh mereka triplet bukan twins, mereka terus memaksaku tidur, aku jadi sering mengantuk" tata mengadu pada kakaknya .
"wow mereka triplet?" tanya hiro
"awesome" pekik derren
"Tidur baik bagi bumil, perutmu sebesar itu, buat apa kau masih berkeliaran, kau tau bahaya?" tanya vin tak suka
"Ahh ko vin aku hari ini adalah hari terakhir ke kantor buat serah terima pada suamiku" jawab tata "mulai besok aku akan tidur terus"
"Bayiku yang perempuan, pertumbuhan fisiknya agak kurang, aku ingin tata istirahat total ko vin" sambung brice. vin dan irell terkejut .
"jaga kandunganmu baik baik. uangmu sudah banyak. uang memang penting tapi keluarga lebih penting, kau punya tanggung jawab pada suami dan mertuamu" perintah vin tegas
"iya perutmu sudah besar begini.. kau jangan keluar rumah lagi.. aku takut kau tersenggol seseorang, perutmu sudah besar begini.. jika kau bosan kau bekerjalah secara online dirumah" nasehat irell lembut .
tata mengangguk patuh pada kakaknya.
"ayo kembali kekantor, kita selesaikan meeting kita, supaya kau bisa segera istirahat" ajak brice , mereka pun kembali ke ruang meeting VL Group
disana derren menunjukkan semua berkad berkas kecurangan yang terjadi oleh oknum didalam RS Dawson beserta bukti, dan memberi solusi terbaik menangani hal itu. tiga bersaudara itu paham apa yang harus dilakukan selanjutnya.
meeting berlangsung cukup singkat. tak sampai 30 menit semua sudah beres
vin irell bersiap siap kembali bekerja
"kau begitu mengantuk, istirahatlah, kasihan anakmu" vincent agak frustasi melihat adiknya yang hamik besar itu terkantuk kantuk disana
mereka segera pamit
"brice masalah edelweis, kau sendiri yang selesaikan jangan ajak tata lagi, tapi pastikan bereskan secara bersih jangan sampai nona muda edelweis mengganggu rumah tangga kalian dikemudian hari, aku cukup tau sepak terjangnya" pesan vin sambil berbisik. brice mengangguk paham
setelah irell dan vin pulang
waktu menunjukkan pukul 13:30
derren mengirimkan sekali lagi dokumen edelweis ke email brice, brenda, carl, hiro, tata juga konsep akuisisi
mereka segera mempelajari dokumen itu sekali lagi sebelum meeting dimulai
tata malah susah tertidur disofa. braice menghela nafas berat. ia segera mengangkat istrinya ke ruangan pribadinya dalam kantor itu, setelah merebahkan istrinya diranjang besar itu dan menarik selimut buat istrinya, brice kembali bergabung dengan team nya.
brenda sangat kasihan melihat kakak iparnya.. tapi dia juga tak bisa apa apa karena itu urusan rumah tangga kakaknya
saat jam menunjukkan 14:55
mereka segera berangkat ke ruang meeting. alden melapor bahwa tamu mereka sudah tiba lalu membukakan pintu buat brice dan team
seperti biasa .. Brice yang memasang wajah dingin duduk ditengah sebagai pemimpin.. brenda carl hiro alden duduk berderet disisi kanan brice. tapi kali ini derren duduk tepat disisi kiri brice. team edelweis mulai dari Nona Muda Audrey, Tuan besar Edelweis, Tom dan seorang asisten mereka duduk sederet disamping derren. audrey kesal sekali melihat posisi duduk derren , menghalanginya berdekatan dengan brice
"baiklah selamat siang, saya derren asisten pribadi CEO kami Tuan Brice Caldwell Rodriquez. kita akan mulai mendengar pendapat pihak edelweis group.. silahkan tuan"
"Begini tuan, kalau bisa memilih.. saya harap Tuan brice baik dari Bc Grouo atau VL Group.. bisa menyuntikkan dana dalam perusahaan kami.."
Kreeekkk
Pintu dibuka dari luar, semua mata memandang ke pintu ..
Tata masuk dengan menangis duduk dipangkuan suaminya.
"Hicks.. kau jahat.. kau meninggalkan aku sendirian huhuhu, aku mau pulang saja" brice segera memeluknya
"Ssstt tenanglah amour.. tadi kau tidur nyenyak aku tak tega membangunkanmu.. aku lupa menulis pesan. maafkan aku.. jangan menangis kasihan anak kita" braice berusaha membujuk istrinya didepan orang orang.
"masa bodolah siapa yang lihat, yang penting istriku baik baik saja" batin brice
tak lama tata diam dan kembali tertidur dipelukan brice. brice memberi kode melanjutkan meetingnya
"Maaf tuan, tawaran untuk anda hanya akuisisi, kalau memang anda tak bersedia, maka rapat akan kami bubarkan sekarang" tegas hiro dengan nada dan tatapan intimidasi
"Apakah ada kesempatan buat saya mengajukan investasi dana tuan" tanya Tuan besar Edelweis
"Kalau begitu kami bubar tuan, selamat sore" Tegas Hiro.. Brice segera bersiap mengangkat tubuh istrinya
"Tunggu tuan.. baiklah baiklah.." jawab CEO Edelweis.
Sementara Audrey yang fokus menatap brice, membuat brice tak nyaman. ia takut istrinya bangun dan menangis lagi gara gara audrey. ia memberi kode pada brenda
"Nona jaga tatapan anda yang tak pantas untuk pria beristri seperti kakak saya , jika anda tak menjaga sikap anda, saya brenda rodriquez akan mengambil tindakan tegas" tegas brenda,
derren, carl, hiro, alden menahan tawa mereka melihat brenda ngegas pada audrey, audrey malu sekali
brenda tak mau kakak iparnya bangun dan terjadi drama tangisan panjang seperti biasanya , lalu membuat seisi rumah kacau sampai tengah malam.
brice memberi kode pada derren
"Tuan ini adalah dokumen yang dapat anda baca dulu, poin paling penting adalah
- VL Group akan mengakuisisi Edelweis Group sebesar 400 Milliar
- Hutang Perusahaan Edelweis kepada pihak terkait adalah 443 Milliar
- Sisa 43 Milliar hutang Tuan Edelweis akan dibayarkan VL Group dan menjadi hutang Tuan Edelweis secara pribadi kepada VL Group
- Setelah Akuisisi Edelweis Group akan berubah nama menjadi BD Group
- Kontrak kerja Tuan Edelweis kepada BD Group adalah 10 Tahun sebagai manager operasional & pemasaran dengan gaji 50 juta tiap bulannya, 50% akan dibayarkan setiap bulannya 50% dipergunakan untuk membayar hutang kepada perusahaan
- Pencapaian Prestasi akan diakumasikan dan dapat dijadikan kepemilikan saham dengan harga yang disepakati CEO
- Kontrak kerja Nona Muda Edelweis adalah 5 tahun sebagai resepsionis di BD Group dengan gaji 7 juta setiap bulannya
- Hutang pribadi Tuan Edelweis kepada Pihak Bank berupa 1 Unit Villa mewah di komplex griya permai dan Buku Kepemilikan kendaraan 1 Unit Fortuner akan di tebus oleh perusahaan, lalu dibalik namakan menjadi nama CEO kami, Unit tetap dapat di gunakan selama Tuan Edelweis dan Nona Muda Edelweis masih bekerja di Perusahaan BD Group bila suatu saat Tuan Edelweis mampu menebus kembali unit tersebut maka Sertifikat dan Buku Kepemilikan kendaraan akan dikembalikan pada Tuan Edelweis
itu poin terpenting didalamnya, sisanya adalah prosedur akuisisi. jika tak ada yang ditanyakan, maka anda dapat menandatangani dokumen ini