
Selama di perjalanan argo hanya diam sesekali Tania memegang tangan argo tapi di tepiskannya. Tania memejamkan matanya melihat kedua keponakan nya itu sedang asik memakan permen
" Mau di bawa kemana ini anak " tanya argo
" Kerumah aku "
Argo hanya diam engak menjawab ucapan Tania . Sesekali dia berdecak kesal
" Abang "
Wajah emosi argo terlihat jelas . Tania akhirnya juga diam . Dia gak mau kekasihnya itu semakin emosi
Sesampainya di rumah kedua keponakan nya itu masuk ke kamar papanya . Sedangkan Tania dan argo berada di kamar Tania
" Kamu gak bilang kalo Aldo itu pemabuk , main kasar " tanya argo
" Sudah berapa lama diva di perlakukan seperti itu . Hei dengar ya . Dia itu punya adik perempuan . Kalo kamu aku gituin . Gimana rasanya ?" Tanya argo kepada Tania
" Kamu tenang , jangan emosi . Kita omongin baik baik ya . Sayang, Abang " ucap Tania pelan sambil mengelus dada kekasihnya itu
Argo menepiskan tangannya saat Tania menyentuh
" Aku ini pacar kamu loh bang "
Argo menatap tajam Tania
" Kamu pikir kamu udah lebih baik dari mas aku ? Kamu sama tau gak , sama sama nyakitin perempuan " ucap Tania sambil memukul dada argo
Keduanya saling tatap . Saling emosi satu sama lain . Hingga akhirnya argo yang meninggalkan Tania di dalam kamar membanting pintunya . Argo segera keluar dari rumah itu
Sedangkan Tania dia langsung masuk ke kamar mas nya . Menidurkan keponakan nya itu yang masih pada bercanda
Keduanya Menganti baju dan sudah Menganti popok membersihkan diri masing masing
" Tidur ya . Nanti bunda sama papa jemput mas sama adek "
Keduanya mengagguk dia tidur di samping maminya itu . Tania menatap Ken yang sangat mirip dengan mas Aldo . Sedangkan Vania sangat mirip dengan Diva
***
Besok harinya saat Aldo pulang bersama diva dan kedua anaknya . Argo langsung meninggalkan ruang tamu . Memilih untuk masuk ke dalam kamarnya
Diva menatap Aldo begitu juga dengan Aldo menatap diva
" Gapapa . Nanti juga baik lagi " gumam nya kepada Aldo
Aldo merasa bersalah kepada Abang iparnya itu . Semalam juga Aldo sudah meminta maaf dan baik nya diva dia menesehati " mau sampai kapan kamu seperti itu " . Aldo bener bener gak bisa jawab pertanyaan lembut dari istrinya
Drt....
Drt...
Argo hanya melihat ponselnya panggilan dari Tania . Tanpa argo mengangkat dari tadi terus berdering
Beberapa jam kemudian argo mendengar suara anak anak memanggil mami
" Tania kemari " gumamnya sambil menatap kaca
Argo langsung keluar dari kamar . Dan bener kekasihnya itu sedang bermain keempat keponakan. Bahkan tania membawa ayam cepat saji membuat keponakan nya itu senang sekali
" Uncle..." Panggil Dafa . Dafa sengaja memeluk Tania supaya uncle nya itu cemburu
Bersikap dewasa argo duduk di samping keponakan nya itu . Dia juga ikut mengambil paha ayam
Tania tertawa " ambil yang banyak . Tante bawa ayam banyak buat kakak "
Cup
" Baiknya pacar kakak "
Argo tersenyum , kenapa keponakan nya itu genit banget siii. Siapa yang ajarin pikirnya
Tak lama kemudian diva dan Aldo keluar dari kamar . Mereka juga terkejut ada Tania . Pantas aja engak ada suara anak anak sedang bermain . Hening . Ternyata lagi asik makan
" Boleh ya pah makan eskrim " ucap Vania takut
Aldo tersenyum lalu mencium pipi Vania
" Iya boleh "
Vania dan Ken senang sekali di bolehkan . Serasa dapet undian mobil
" Kak Dimas sama kak Caca engak keliatan " tanya Tania sambil celingak-celinguk
" Lagi kerumah mamanya kak Caca " jawab diva
Tania mengagguk. Senang sekali ayam yang dia beli di nikmati oleh kakak dan keponakan nya itu . Ah syukurlah
Setelah selesai makan . Dan keponakan juga sibuk main sendiri . Tania mengajak argo untuk ke balkon ruang tamu
" Kamu marah sama aku bang ? "
Argo hanya diam
Tania megenggam tangan argo lalu dia menatap kekasihnya itu
" Bunda telpon aku . Nanyain kabar aku sama kamu . Katanya aku harus ingatin kamu makan jangan lupa minum vitamin" ucap Tania sambil menyandarkan kepalanya di bahu argo .
Mereka menatap arah kolom berenang juga melihat hewan di bawah sana
" Aku tahu kamu sayang sama kak diva . Kamu gak mau kak diva kenapa kenapa . Tapi bukannya kita jangan urusin rumah tangga orang lain ? " Tanya Tania menatap kekasihnya itu
" Kamu jangan egois Tania . Dia adik aku. Aku itu bingung di antara pacar atau adik , Tania" gumam argo
" Aku paham . Aku paham kak diva itu adik kamu . Kesayangan kamu . Tapi kan dia sudah berkeluarga . Ada masanya dia pasti akan membicarakan masalah ini berdua sama mas Aldo . Kenapa juga kamu sibuk marah sama mas. Sama aku . Emang nya aku apain kak diva ? " Tanya Tania
Huh !
" Aku gak suka aja cara aldo memperlakukan diva seperti itu "
Tania mengelus punggung kekasihnya , Tania tahu argo bener bener kesel banget sama mas nya . Karena sudah bersikap kasar sama diva
" Maafin mas aku ya "
" Hem " jawab argo malas
Tania tersenyum dia memeluk argo
" Keluar yuk , nyari kopi " ajak Tania
" Sama anak anak aja bagaimana ? Biar seru "
Tania mengagguk setuju . Keduanya meninggalkan balkon sambil berpegangan tangan . Melihat keempat keponakan nya itu sedang bercanda