FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
15. Raka ke kantor



Siang ini Raka di suruh mama Caca untuk membawakan makan siang kesukaan mantunya ke kantor . Sebelumnya Raka juga menghubungi Caca dan Dimas dia mau mengantar makanan


Hal itu membuat Dimas semangat bekerja karena Raka akan mengantarkan makan siang


Beberapa jam kemudian Raka langsung masuk tapi dia mengetuk pintu dulu .


" Ada titipan juga buat Tania dari mama . Aku ke ruang sebelah dulu kak"


Dimas mengagguk dia langsung bangkit dari duduk nya dan kebetulan Dimas sudah mulai lapar


Tak lupa Raka mengetuk pintunya memberi salam lalu masuk


Tania tersenyum tumben banget Raka berkunjung ke ruangan nya


" Dapat titipan dari mama , jangan lupa makan "


Padahal makanan itu Raka sendiri yang beli tadi saat perjalanan kesini . Tania menghargai pemberian Raka . Dia bangkit dan menyuruh Raka untuk duduk


Tania tersenyum makanan yang di bawa Raka adalah nasi goreng dari salah satu restoran


" Aku makan ya ! "


Raka mengagguk


" Aku keluar atau ..."


" Kalo kamu masih disini gapapa . Temani aku " ucap Tania


Hal itu justru membuat Raka semakin senang lagi . Tania begitu pintar menghargai pemberian orang bahkan dia sesekali memuji makanan yang di bawakan Raka enak


" Mama kamu beli ini ? "


" Hah ? " Tanya Raka


Tania tersenyum . Raka melamun sambil menatap Tania makan


" Mama kamu beli ini ? " Tania mengulang kembali


Raka cepat mengangguk " iya , beli "


" Makasih loh . Bilang mama kamu "


Uhuk uhuk uhuk


Raka cepat mengambil minum untuk Tania yang terdesak


" Kamu jangan liatin aku makan . Aku jadi gak enak"


" Ah iya iya . Maaf "


Tania menepuk pundak Raka


" Engak perlu minta maaf . Oh iya ka. Kamu kuliah sambil kerja ? "


" Tadinya iya . Tapi sekarang udah engak kerena mau cari pengalaman baru " jelas Raka


" Pengalaman maksudnya gimana ? "


" Iya mau kerja yang bukan kedai lagi "


Tania mengagguk


" Kamu kerja aja disini . Ada beberapa bagian yang butuh kok " ucap Tania


Raka mengagguk


" Demi calon istri " batin Raka


Setelah makanan habis dan Tania sudah mulai kenyang . Raka segera pamit untuk ke ruangan Dimas . Kali aja Dimas sudah selesai makannya dan membawa kembali tempat bekal


" Kak , boleh enggak aku kerja disini ? " Tanya Raka pada Dimas


Dimas menatap Raka . Dimas sudah sering bilang kepada adiknya untuk bekerja di perusahaan tapi Raka menolak karena dia engak mau ada orang dalam


" Ada angin apa kamu tanya begitu ? Tumben banget " tanya Dimas menyelidiki


Raka menggaruk kepalanya


" Bukan apa apa sih kak. Aku itu baru out dari kerjaan aku yang kemarin . Dan kebetulan kan aku disini . Kali aja ada kak "


" Ada "


" Pas kalo gitu . Aku yang ambil "


" Yaudah mulai besok kerja disini . Nanti kamu bantu Tania aja ngurus keuangan "


" Ahay . Ada kesempatan nih " batin Raka


" Yaudah kak . Aku ada kelas nanti sore . Aku bawa tempat bekel pulang dulu "


" Em . Makasih bilang mama sama ayah"


Raka mengagguk dia membereskan tempat makanan Dimas


" Kak , kesini kan butuh bensin ya . Kebetulan dompet kosong "


Ck ck !


Dimas mengeluarkan uang nya dia berikan kepada adik iparnya itu


" Makasih kakak ipar , eh salah . Makasih bos Dimas "


Ck !


" Udah beres kan . Hati hati pulang nya "


" Iya "


**


Sore harinya Tania sudah beberes sedangkan Dimas tadi sudah pamit duluan . Tania menunggu argo yang tadi bilang dia ingin menjemput nya


Beberapa menit kemudian kekasih itu sudah tiba . Keduanya segera turun dan segera pulang


" Nonton yuk " ajak Tania


" Ngapain, males ah "


Tani langsung kecewa


" Mau kemana nih ? "


" Terserah "


" Jangan terserah dong Makan? mall ? "


" Makan " jawab Tania


" Makan apa ? "


" Terserah "


Argo menggaruk kepalanya


" Kamu lagi pengen makan apa ? "


" Gak pengen makan "


Argo memberhentikan mobilnya di pinggir jalan


" Kalo kita mau ke mall . Ini tinggal belok . Kamu mau kemana Tania " tanya argo mulai kesel


" Terserah kamu Abang . Tadi aku saranin nntn kamu gak mau . Jadi terserah kamu "


" Yaudah cari film sekarang . Kita nonton" ucapnya kesel


Tania tersenyum dia langsung booking film . Setelah di bayar . Barulah argo membelikan mobilnya di mall


Selama film berlangsung argo hanya tidur . Sedangkan Tania dia menikmati film ini . Sesekali dia juga membangunkan kekasihnya itu


Saat selesai nonton dan Tania mengajaknya untuk makan


" Aku males sama kamu . Kamu di ajak nonton bukan nya nonton malah tidur "


" Aku ngantuk Tania " ucap argo alasan


Tania menyebikan bibirnya maju . Saat makan datang kedua nya menikmati . Argo juga membersihkan bibir Tania terkena kecap


" Mau kemana lagi ? Atau kita pulang ?" Tanya argo


" Masih pengen ketemu . Kangen "


Ck !


" Mau kemana ? "


Tania mengangkat bahunya


" Yaudah di dalam mobil aja . Kita ngobrol . Seperti biasa "


Tania mengagguk setuju . Tapi tania butuh cemilan buat di dalam mobil nanti . Tania mampir beli beberapa makanan asin juga minuman Boba


Keduanya udah masuk di dalam mobil . Sambil mendengarkan musik . Keduanya duduk di bangku penumpang sambil berpelukan . Posisi Tania saat ini sedikit tiduran bersandar di tubuh argo


***


Hari pertama kerja di kantor , tentu aja Raka senang . Kesibukan kali ini pasti sangat padat bagi Raka . Karena nanti sore dia akan berangkat kuliah setelah ngantor


Duduk di depan ruangan Tania , yang sudah di siapkan oleh Dimas meja dan komputer lainnya


Melihat Tania dan Dimas belum datang . Raka jadi bingung sendiri . Apa yang harus dia kerjakan


Hingga beberapa menit kemudian pintu lift terbuka . Dengan suara sepatu yang sangat seksi


Platak platak


Raka tahu itu pasti Tania . Dia segera bangkit dan memberi bungkukan kepada Tania


" Selamat pagi bos "


Tania terkejut dia memegang dadanya


" Kamu udah datang ? Kak Dimas baru ngabarin aku tadi pagi "


Raka tersenyum mengagguk


" Karena ini hari pertama jadi , aku datang pagian "


" Yaudah aku masuk dulu . Nanti aku kabarin lewat telpon "


Tania segera masuk kedalam ruangannya , ruangan yang sudah rapi , bersih , dan AC sudah menyala pasti ini ulah sekretaris nya


Raka kembali duduk tak lama kemudian telpon kantor berbunyi , Raka di suruh ke lantai 10 untuk bertemu dengan bawahannya


" Siap " jawab Raka di telpon


Raka mengambil pulpen juga kertas untuk turun kebawah bertemu dengan orang yang Tania sebutkan