FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
58. Tempat wisata



Hari ke 10 . Sudah beberapa kali masuk ke tempat wisata dan kuliner khas Indonesia dan Australia setiap hari Tania ajakin . Dari mulai gak enak sampai enak


Hari ini Tania mengajak ke salah satu kebun binatang di Melbourne, mereka menaiki dengan satu mobil yang sudah di sewa Aldo selama 2 minggu penuh


Saat sudah masuk ke kebun binatang keempat anak balita itu langsung heboh melihat binatang binatang itu tapi hanya satu yang menutup mata saat melihat binatang mendekat


" Adek takut .... hiks hiks " ucap dara


Dara terus memeluk leher Dimas dia takut dengan binatang yang body nya lebih besar dari dara


Sedangkan ketiga anak anak seperti Dafa, Ken dan Vania mereka semakin berani kalo binatang itu mendekat malahan mereka akan menantang . Hal itu membuat diva dan Caca sudah bawel jangan mendekat


" Gini kasih makan nya .tangannya di deketin " ucap Dafa


Vania dan Ken memberikan makanan ke pada kanguru . Dari tadi Ken dan dara memberikan tapi mereka selalu gagal dan jatuh saat Dafa memperhatikan cara kanguru makan akhirnya mereka makan


Sedangkan Tania dia sibuk memotret . Kebetulan selama tinggal disini Tania lebih banyak ikut kegiatan yang akan membuat hari hari Tania menyenangkan seperti fotografi, kegiatan di kampus sangat aktif banyak lagi lah pokoknya . Karena Tania tinggal sendirian jadi saat weekend dia di luar rumah memiliki pekerjaan lain


" Bagus ya, nanti kalo kakak pulang kirimin fotonya ya Tania " ucap diva


Tania mengagguk


Setiap ada moment yang bagus . Tania akan memotret apalagi Dafa, Ken ,dara, Vania itu sangat lucu . Selama ini mereka kalo di ambil gambarnya selalu bagus


Berjalan lagi mencari binatang lainnya saat melihat ular . Ken dan Dafa semakin berani bahkan mereka masuk ke kandangnya untuk memegang


" Jangan macam macam ya mas . Jangan pegang kepalanya " ucap diva sudah semakin panik


Merasa di tantang gak boleh akhirnya bule itu menyuruh Ken memegang kepala ular


" Mas Ken !!!" Ucap diva


Aldo, Dimas ,Caca dan keempat orang tua itu hanya tersenyum . Sudah tahu anak kalo di gak bolehin semakin penasaran hasilnya mereka menantang


" Kakak, mas lihat sini .... Satu ...dua .. tiga "


" Cekrek "


Setelah di foto kedua anak itu segera keluar sedangkan diva langsung memeluk Ken


" Kamu itu susah banget bunda bilangin , jangan megang kepalanya nanti kamu di gigit "


Ken hanya tertawa karena papanya ikut tertawa


Satu persatu binatang terus anak anak beri makan . Sebenarnya yang paling berani itu Dafa . Ken masih agak takut karena Ken gak mau kalah dengan kakaknya dia menjadi sosok laki laki pemberani . Apalagi kalo Ken takut . Dafa pasti mengejek


Tak terasa sudah menjelang siang aja . Hari demi hari semakin dingin aja padahal sama sekali gak ada salju tapi sangat dingin sekali


" Besok ikutlah Bim ke rumah sepupu ku , dia punya rumah yang halaman nya luas . Dulu kamu itu pernah bertemu dia waktu saat kita kuliah di Bandung ada tempat golf juga disana nanti kita main "


Ayah Bima mengagguk besok dia akan ikut Rayhan kerumah sepupunya. Setelah makan siang bersama akhirnya mereka kembali pulang . Lelah seharian berjalan jalan


" Dek fotoin mas sama diva " ucap Aldo


Diva menoleh dia gak salah Aldo meminta foto berdua


" Buat aku upload di sosial media " ucap Aldo


Diva mengagguk dia memeluk suaminya dan Tania siap memotret hal itu membuat kedua anaknya menangis karena engak di ajak foto bareng


Akhirnya mereka foto berempat walupun jarang bareng selama disini diva dan Aldo foto berdua


" Ayo kak dimas , kak Caca foto berempat atau ber lima sama Raka "


Dimas menarik tangan Caca dia foto berdua dulu setelah itu foto berempat dan foto berlima


Dan Dimas juga mengajak mama dan ayahnya untuk foto berempat bersama diva . Setelah itu foto bareng bareng dan untung nya Tania menyiapkan tripod


" Kamu itu udah seperti fotografi profesional aja sayang . Semua kamu bawa . Untung aku sayang . Jadi aku siap membantu kamu "


" Iya lah , kamu harus bantu aku bawa barang barang . Bang nanti kita foto berdua ya " ucap Tania


" Siap sayang . Nanti kita fotoin sama Dimas . Dia juga jago kamera sayang . Dia kan mantan produser "


Tania mengagguk . Tania mau banget jadi produser film seperti kak Dimas . Tapi dari awal karir nya malah ikutin mas Aldo ke arah bisnis


Saat perjalanan pulang semuanya memejamkan matanya Tania yang duduk di depan bersama teman nya juga argo menoleh ke kebelakang dan dia memotret moment ini yang pada lelah sekali . Hal itu membuat argo dan Tania tertawa


" Kayanya kalo kalian pulang . Aku sedih deh bang . Seperti udah biasa gitu bareng bareng . Aku merasa seperti bukan anak rantau bang "


Argo memeluk Tania pasti kekasih nya itu sedih


" Aku nanti kangen kamu . Kangen mama papa "


" Nanti aku akan kesini kalo pekerjaan aku santai . Aku temani kamu . Kita kuliner , kita jalan jalan lagi . Asalkan kuliah kamu rajin "


Tania mengagguk


" Hari ini mau kemana ? " Tanya argo


" Libur dulu ya bang, aku baru dapat hari pertama. Pengen cepet cepet sampai rumah terus masuk kamar "


" Yaudah . Tapi kalo nanti aku jalan sama yang lainnya gapapa kan ?"


" Apa pernah aku ngelarang kamu jalan sana sini sama keluarga ? " Tanya Tania


Argo tekekeh dia menggeleng kepalanya


**


Saat makan malam pula . Semua nya berkumpul Dimas, Caca, Aldo, diva, argo dan juga Raka


" Keluar yuk cari kopi " ajak Dimas pada argo, Aldo dan juga Raka


" Abis makan yak" ajak argo


Mereka mengagguk , sedangkan diva dan Caca saling lirik . Mereka gak bilang mau ikut atau engak


Saat Dimas memakai jaket nya dan juga topi supaya terlihat keren


" Aku ikut "


Dimas membalikan tubuhnya


" Udah kamu sini aja , katanya capek "


Caca menatap menyelidik


" Kenapa ? Takut di ganggu lagi kayak kemarin ? Mau enak enak lagi atau sekalian mau sewa hotel . Biar kamu argo Aldo juga Raka ikut main . Aku bilangin mama ya kamu ngajakin Raka yang engak engak "


" Apaan si lu , buruk sangka mulu . Aku itu cuma mau keluar minum kopi ca . Kita cowok cowok kan juga butuh ke luar gak cuma di dalam aja "


" Yaudah iya ikut . Cepet ganti baju sana . Jangan buat orang nunggu "


Sedangkan di dalam kamar yang tadinya diva engak mau ikut . Aldo mengajak diva karena Aldo gak mau di salahin lagi gara gara kemarin suaminya itu gak bilang Tania kalo mereka mau ikut . Padahal memang Aldo gak tahu kalo Dimas dan argo janjian keluar


" Cium anak anak dulu, sekalian pamit " ucap Aldo


Cup


Cup


" Bunda sama papa pacaran dulu nya . Tidur sampai besok " bisik diva


Aldo mengagguk mereka segera keluar dan Dimas juga Raka sudah rapi sedangkan argo lagi menyalakan mobil Tania yang dia bawa pakai untuk jalan jalan


" Tau Kopi yang enak gak do ? " Tanya argo saat dia mengandarai


Aldo mengagguk dia menunjukan jalan ke arah kopi yang menurut nya paling enak " yang pernah kita minum ya mas? Yang memandangnya bagus itu ! "


" Iya diva " jawab Aldo . Diva mengagguk beberapa kali dia berkunjung kesitu saat mereka sering ke Australia


Sedangkan Dimas dan Caca di belakang ngikut aja . Mereka juga gak tahu jalan . Mungkin kalo pake maps akan tahu


Beberapa menit kemudian tiba lah di tempat kedai coffe yang paling enak menurut Aldo . Tempat itu juga sangat bagus untuk di pamerin sosial media


Caca memanggil adiknya sebelum masuk ke kedai coffe untuk berfoto foto dengan diva


" Kak , gantian dong " ucap Raka


Caca mengagguk dia mengambil ponsel Raka memotret nya di depan kedai coffe itu . Pas masuk Aldo lagi memesan kopi untuk kakak dan adik nya itu sedangkan cewek ceweknya Aldo berikan susu kesukaan diva dan Caca


Diva pernah bilang minuman yang dia minum waktu itu sangat enak . Dan diva juga bilang kalo kesini lagi dia akan memesan hazalnut


Melihat Caca mengusap tangan terus . Dimas berinisiatif memberikan sarung tangan kepada Caca


" Kamu ? "


" Aku tinggal masuk jaket aja . Kamu yang lebih penting "


" Aaaa so sweet . Mas mau juga kaya gitu . Mana sarung tangan mas "


" Gak bawa . Orang gak dingin "


Ck !


" Mas gak romantis banget sih "


Argo dan Raka hanya tersenyum memang Aldo itu kalo di depan keluarga cuek banget sama diva aslinya Aldo itu bucin dan suka manjain diva . Aldo gak mau aja orang orang tahu kalo Aldo itu bucin


" Mas aku ke toko sebelah dulu ya . Mau beli sandwich "


Aldo mengagguk , diva dan Caca segera keluar dari kedai kopi itu mereka ke toko sebelah subway


Tiba tiba mereka di datangi keempat wanita . Mereka sedang bermain truth or dare untuk Channel YouTube nya . Beberapa wanita itu kalah


Mereka menjelaskan kekalahan nya . Tantangan dari temen mereka yang sedang duduk itu mencium Aldo, Dimas , argo juga Raka


Akhirnya mereka senang dan saling pandang . Terus argo menjawab dengan bahasa mereka cium di bibir atau di pipi . Mereka bilang di bibir


Makin senang lagi mereka berempat di tempat itu . Karena Raka menolak akhirnya Raka di cium pipi kanan dan kiri sedangkan Aldo, Dimas dan argo . Ayuk Ayuk aja


Ciuman pertama Aldo menikmati bahkan dia memegang pinggang . Ciuman kedua pun Dimas merasa senang


" Dimas !!! "


" Mas Aldo !!! "


Belum sempat Dimas berciuman baru aja memiringkan kepalanya istri istri udah pada datang . Hasilnya Caca dan diva langsung marah kepada cewek cewek yang berani mendekati Suaminya. Sayangnya saat Aldo berciuman Caca dan diva belum datang


Caca menjambak Dimas sedangkan diva menjewer telinga Aldo . Hasilnya di kedai itu kedua laki laki di buat malu oleh sang istri


Begitu juga dengan wanita yang membuat channel YouTube bukannya berusaha menjelaskan . Mereka malah senang orang yang mereka ajak ciuman di marahin oleh sang istri


" Untung aja Tania gak ada " bisik argo di telinga Raka


Raka hanya tersenyum miring seengaknya dia mendapatkan ciuman di pipi . Kedua istri langsung ngambek kepada sang suami


" Aku mau pulang " ucap Caca


" Aku juga mau pulang " ucap diva sambil memakan sandwich


Akhirnya argo menuruti permintaan bumil yang mengajak nya pulang


" Seneng banget ya abis di godain cewek cewek " sindir diva


" Ehemm enak bener yang abis ciuman , gimana rasanya ? Gak sekalian kamu hamilin juga " sindir Caca


" Aku itu belum sempat ciuman ca . Aku baru dekat aja . Kamu udah datang " Dimas berusaha membela dirinya


" Jadi kamu niat mau ciuman ? "


" Eh . Bukan gitu . Duh gimana ya jelasinnya . Eh em . Gini dia itu buat channel YouTube ada tantangan . Sebenarnya bukan mau cium . Dia itu minta nomor aku " jelas Dimas


" Jelas jelas bibir kamu monyong begitu Dimas! Ngeliat cewek sexy main sosor aja . Inget ya aku itu lagi hamil Dimas !!"


" Iya aku ingat sayang . Tapi aku itu belum sempat berciuman " jelas Dimas lagi


Caca makin kesel karena Dimas menjawab ucapan Caca . Caca memukul juga menarik rambut Dimas


Hasilnya mobil itu menjadi saksi teriakan Dimas


" Galak banget kakak lu ka" bisik argo


" Hem , semenjak hamil kakak galak " keduanya menoleh


Di bangku tengah diva dan argo saling berjauhan duduknya. Sedangkan di paling belakang Caca masih kesel dia terus menjambak rambut Dimas juga menarik telinganya


" Lama lama botak ini rambut aku , kamu main tarik tarik aja kaya gak punya dosa"


" Biarin ! Gue bilangin mama lu ya . Pokonya malam ini gak boleh tidur di kasur "


" Yaudah aku tidur sama raka "


Caca semakin emosi . Caca berharap Dimas merengek


" Oh gitu . Yaudah sekalian bawa koper kamu . Biar aku yang tidur sama Dafa sama dara . Tidur sama raka sampe pulang ! " Ancam Caca


Dimas terdiam . Dia melihat ke arah jalanan jendela . Juga mengelus kepalanya sakit