FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
49. Baim vs Argo



Malam ini argo sudah janji akan malam malam di tempat Putri . Argo jadi suka makanan yang putri buat waktu itu . Dan baru hari ini argo bisa menyempatkan dirinya makan malam


Membawa buah dan vitamin untuk putri . Walupun putri bilang masih ada seengaknya buat putri stock


Masih menunggu putri sedang menyiapkan makan malam . Argo membaringkan tubuhnya di atas sofa


" Makanan siap di makan ! "


Argo bangkit dia mengecup pipi putri terlebih dahulu . Lalu dia memimpin doa


" Sambel nya kamu suka engak ? " Tanya putri saat argo mencicipi ayam goreng buatannya dan sambel bawang


" Enak ! Aku jadi suka masakan kamu "


" Orangnya engak ? " Goda putri


Argo tersenyum dia mencolek dagu putri" orangnya cantik " rayu putri


Di tengah asik makan dan saling suap . Tiba tiba pintu di ketuk dan beberapa kali bel berbunyi


" Mas Baim ...." Gumamnya


Baim memaksa masuk dan di lihat ada sahabatnya sedang makan malam berdua


" Apa yang kalian lakukan ? " Tanya Baim menatap tajam sahabatnya itu


" JAWAB AKU !!!" Bentak Baim


Tak ada jawaban dari putri . Dia hanya menunduk takut


" Ngapain lo disini ? Ngapain makan malam sama istri orang ? " Tanya Baim


Bugh !


Argo terpental di atas sofa . Mengelap darah di pinggir bibirnya. Baim juga menendang makan malam mereka hingga jatuh di lantai


" Mau hancurin rumah tangga orang ? Hah ? "


Baim menatap dua sepasang di dalam unit itu . Dia juga melihat kamar berantakan atau engak dan ternyata rapi


" You **** ! "


Argo bangkit kali ini dia gak terima Baim menghina istrinya


Bugh


" Kenapa mukul ? Gak terima cewek lu gue katain ? Bener kan ? Dia pelacur ! "


" Jaga ucapan Lo Baim !!"


Baim tertawa meremehkan


" Udah berapa bulan kalian berhubungan , pinter juga bisa punya anak " bisik Baim


Baim menyentuh nya tapi putri mencegah . Baim tersenyum licik dia mendekati wajahnya ke bibir putri . Tapi putri langsung membuang muka


" Langsung aja ke intinya , aku pinjam ,500 juta "


" Gak ada ! "


" Ayolah , kamu kan pelacur . Gampang kan nyari uang "


Bugh


Kali ini argo tak terima Baim meremehkan putri . Baim bangkit dia merasa gak ada hubungan dengan sahabatnya itu


Terjadi perkelahian antara Baim dan argo . Putri bener bener takut . Takut di saat dia bangun nanti malah kena kandungannya


Melihat gelas di meja makan . Putri membantingnya membuat mereka berhenti berkelahi


" Keluar ! Kalian berdua keluar ! Aku gak mau ngeliat muka kalian ! Mas Baim ! Aku bukan bank berjalan kamu ! Seharusnya kamu sadar ! Kamu gak punya apa apa jangan memaksakan diri untuk mempunyai segalanya . Argo ! Aku mau kamu pulang sekarang "


Setelah berucap seperti itu putri langsung masuk ke dalam kamarnya . Membanting pintu karena argo mengalah dia segera keluar duluan meninggalkan Baim sahabatnya


Sedangkan di dalam kamar Putri menangis sesak . Kenapa di saat putri nyaman dengan seseorang . Mas Baim malah datang menghancurkan semuanya . Putri tahu argo gak akan menerima putri sebagai kekasihnya .


Tapi di saat dekat seperti ini putri sangat nyaman . Gapapa gak punya hubungan serius yang penting perhatian dan kasih sayang argo itu tulus


***


Argo terus bulak balik badannya . Dia gak tenang mikirin putri . Argo gengsi banget buat nelpon putri duluan


Terpaksa akhirnya argo memilih nonton bo*ep supaya dia cepat tidur


Siang harinya argo memilih ke apartemen putri, di depan unit nya sudah ada Baim yang sedang duduk membawakan makanan


" Semoga kamu bahagia " batin argo


Argo kembali ke restoran milik nya . Dia mempunyai restoran untuk apa dia makan di luar . Pikirnya


Di sedangkan Caca dan diva saat ini menuju restoran argo . Dia ingin mencicipi es teler di tempat argo . Diva bilang siang siang makan es teler seger banget


" Abang ada di atas ? " Tanya diva kepada karyawan restoran yang menjaga kasir


" Pak argo ada Bu di atas " ucapnya ramah


Diva tersenyum dia langsung pergi ke lantai 3 dimana Abang nya itu berada di ruangan


" Abang ..." Panggil diva


Argo menoleh saat ini dia sedang menikmati makan siang nya di ruangan


" Enak banget siang siang makan nasi ayam teriaki "


" Apa ? Mau apa kalian kesini ? Pasti mau makan kan ? Ck ! Suami suami pada orang kaya masih aja mau makan gratis "


Caca dan diva tekekeh tahu aja sepupunya itu mereka memang ingin makan gratis


" Bang mau es teler sama mie ayam spesial " ucap diva sambil memeluk Abang nya


" Gue juga pengen es teler sama chiken Cordon blue "


Ck ck ck


Argo langsung beranjak diri dia menghubungi orang dapur untuk membawakan kedua sepupu nya itu makan siang


" Mau dong bang , aaa. Suapin "


Walupun argo kesel makan siang di ganggu tapi dia sayang sama diva . Adik sepupunya itu


" Apa lu ! Mau gue suapin juga ? "


Caca menggeleng kepalanya


" Bisa bisa gue di maki maki sama Dimas minta suapin lu "


Argo melanjutkan lagi makan siangnya kali ini diva gak minta lagi karena diva tahu abangnya itu lagi lapar


" Naik apa kesini ? " Tanya argo


" Mobil dong . Mobil aku kan paling bagus di antara garasi rumah "


Ck ck ck !


" Iya deh istri pemilik showroom " ejek argo


Diva tertawa dia suka benget melihat orang yang kesel sama diva . Sampai akhirnya makanan yang Caca dan diva mau di datang . Keduanya langsung melahap nya padahal asap masih pada keluar


" Pelan pelan makannya " argo mengambil tali rambut diva di pergelangan tangannya dia mengikat rambut panjang adik nya


" Makasih ya bang peka banget sih Abang ku yang satu ini "


" Hem iya . Pelan pelan makannya . Abang lanjut kerja dulu jangan pada berantem . Masing masing udah pada punya ya "


Ck !


Drt ....


" Bang ayah sama mama juga mau mie ayam "


" Nanti Abang bungkusin . Tanya mama sama ayah . Mau apalagi selain mie ayam "


Diva membalas pesan mama nya. Dan setelah di balas


" Udah bang itu aja . Katanya takut Abang rugi "


" Gak ada rugi kalo sama keluarga mah . Yaudah Abang telpon dulu ya "


Argo menghubungi dapur lagi kali ini di bungkus mie ayam dan somay untuk keponakanya


Diva dan Caca saling berbagi makanan . Keduanya menikmati banget makanan ini . Bener bener enak


Setelah makanan habis dan mie ayam yang akan di bawa pulang juga datang akhirnya diva memilih untuk pamit . Udah beberapa orang yang keluar masuk ruangan ini . Seperti nya Abang lagi sibuk sibuk nya banget


" Makasih ya bang "


" Makasih ya go "


" Iya sama sama "