FIRST LOVE 2

FIRST LOVE 2
3. Menjelaskan



Saat argo pulang dari hotel . Argo terkejut Tania berada di rumah om nya itu . Tania menatap tajam pada kekasihnya itu


" Enak ? Abis nanam benih ? " Sindir Tania


Argo menatap kanan kiri . Gak ada siapa siapa hanya ada keempat keponakan nya itu sedang bermain . Argo langsung mengajak Tania keluar menaiki mobil


Berhenti di pinggir jalan . Argo langsung menatap kekasihnya itu


" Aku itu di ajak temen aku . Aku gak sadar sayang "


Ck !


" Gak sadar tapi enak an , gak perlu susah susah kamu jelaskan . Aku udah tau kok . Aku tau banget kamu orang seperti apa "


Tania berusaha tegar di depan kekasihnya itu . Tania bener bener benci dan jijik banget


" Sayang "


Tania menepiskan tangan kekasihnya itu di legannya


" silahkan kejar apa yang kamu kejar . Kayanya aku terlalu baik ya buat kamu "


Tania berusaha tersenyum walupun hatinya sangat sakit dan pedih banget


" Aku minta maaf "


" Maaf itu perkara mudah . Yang sulit itu untuk percaya lagi . Sudah cukup 4 tahun . Aku gak menangih janji kamu kepada orang tua ku . Aku udah bilang kan kemarin saat kamu maksa aku . Dan aku rasa memang seharusnya aku gak terima saat kamu menyentuh aku . Kamu bukan pria yang baik . Dan aku menyesal itu "


Argo terdiam menatap Tania yang tanpa sadar kekasihnya itu sudah menangi tetapi jari telunjuk nya di gigit untuk menahan rasa sakit di hatinya


" Aku minta maaf sudah buat kamu kecewa. Aku tau aku salah . Aku gak bisa menahan itu karena memang temen aku yang ajakin kesana dan temen temen ku juga yang maksa aku untuk minum dan tanpa sadar aku udah di hotel "


" Semua bisa di maafkan , tapi engak dengan selingkuh . Kamu udah selingkuh bahkan berhubungan " ucapnya tegas penuh penekanan


" Kita udahan ya . Buat apa di paksain takutnya kamu malah beban sama aku " ucap Tania lagi


Argo menggeleng kepalanya dia mencium tangan Tania yang sedang memegang rem tangan mobil


Keduanya menangis . Argo bener bener menyesal sedangkan Tania dia bener bener kecewa


" Makasih kamu udah nunjukin sikap kamu yang sebenarnya . Aku gak terlalu sakit saat nanti nikah sama kamu "


Argo menggeleng kepalanya lemas . Dia bener bener lemas saat ini


" Aku minta maaf "


Tania hanya diam . Hanya argo yang terus meminta maaf dengan kalimat penyelesalan itu


" Aku mau pulang . Aku mau ketemu keponakan aku . Dan aku rasa hubungan kita sampai disini . Kamu dan aku sama sama saudara . Aku harap kamu bisa mendapatkan perempuan yang baik walupun kamu bejat " ucap nya penuh emosi


" Apa gak bisa kamu maafin aku ? "


Tania tersenyum mengejek


" Terlalu kecewa sampai akhirnya gak ada ruang buat kamu " ucapnya sinis


Argo masih diam menatap Tania . Dia belum bisa menyalakan mobilnya kembali ke rumah


" Aku mau pulang bang " ucap Tania setelah beberapa menit sama sama diam


**


Sampai di rumah . Tania menyembunyikan luka nya saat melihat keponakan keponakan nya itu sedang bercanda . Apalagi Dafa . Dafa sangat sayang kepada Tania . Bahkan Dafa pernah menyatakan cinta kepada Tania


Dasar anak kecil ....


" Adek dara kok baru kelihatan" ucap Tania sambil memangku Vania


" Adek dara habis menginap di rumah nenek . Kakak aja gak ikut nginap disana karena dedek Ken gak mau di tinggal sama kakak. Iya kan dedek Ken "


Tania terus tertawa melihat keempat keponakan nya itu yang terus memberi kecupan di wajah Tania


Sampai akhirnya tatapan argo kepada Tania . Tania memalingkan wajahnya dia berusaha banget untuk melupakan kecewanya sejenak karena kasih sayang Tania kepada keempat keponakan nya itu sangat penting untuk menyembuhkan lukanya


" Mah ada pacar kakak " ucap Dafa kepada Caca


Tania hanya tersenyum malu . Dafa memang selalu mengakui Tania sebagai pacarnya


" Hush ! Kecil kecil tau apa tentang pacar . Gak boleh " ucap Caca memberi peringatan


" Pacar kakak cantik ya mah " ucap Dafa sambil mencium pipi Tania


Caca dan Tania terkejut dia tertawa


" Kakak izin dulu sama uncle . Jangan main cium cium aja " ucap Caca


Argo tersenyum lalu dia mengagguk kepalanya memberi izin keponakannya itu untuk mencium Tania


Tania hanya diam . Rupanya wajah murung Tania terlihat jelas oleh Caca


" Kamu lagi berantem sama argo ? "


Tania hanya tersenyum " biasalah kak "


Caca menatap Tania juga argo . Keduanya saling diam tanpa menegur biasanya argo duduk di samping Tania menemani kekasihnya itu bermain dengan keponakan


Hingga Raka adik dari Caca tiba tiba datang . Mengantar makanan yang mama masakan


" Ngapain ka ? " Tanya Tania


Raka menunjukkan makanan yang dia bawa . Saat Caca membawanya ke belakang Raka ikut duduk di samping Tania mengendong dara


" Om Raka jangan deket deket pacar kakak . Geseran dikit "


Tania, argo dan Raka tersenyum


Ck !


" Iya iya . Om Raka jauhan nih . Dasar kecil kecil udah punya pacar " ejek Raka kepada keponakan nya itu


Dafa duduk di samping Tania . Dia mengangkat tangan Tania agar tangan itu merangkul Dafa


" Pacar kakak ini oppa " ucap Dafa kepada ayah Bima


Ayah Bima menggeleng kepalanya tingkah cucu yang pertama ini bener bener bikin gemes. Tapi emang sih pilihan Dafa tepat . Tania cantik .


" Dafa ayo makan dulu . Tadi minta mie goreng "


Dafa bangkit dari duduknya dia mengambil mangkok . Dan di saat itu juga adik adiknya mendekati dan meminta


" Kakak mau di suapin sama Tante cantik "


" Sama aku ? " Tanya Tania


Dafa mengagguk


" Mas Ken juga mau " tanya tania


Dafa mendorong Ken " bagi adik nya boleh ya " tanya Tania pelan


Dafa mengagguk mengerti . Terjadilah Tania menyuapi keempat keponakan nya itu dalam satu mie


" Enak ya " ucap Ken bahagia bisa makan mie


Ken dan vania itu sebenarnya gak boleh makan mie . Tetapi papa nya gak ada yaudah bebasin aja . Tapi jangan sering sering di berikan mie instan


Drt ...


Argo mengangkat ponsel nya lalu dia ke atas menaiki tangga . Di lihat oleh Tania langkah


" Pasti cewek itu " gumamnya kesel


Selesai makan semuanya bertepuk tangan . Tania di buat senang karena dia bisa menyuapi keponakan nya yang sangat lucu dan menggemaskan


Saat mengambil minum di belakang buat keponakan nya itu Tania menatap lantai 2


" Kok gak turun turun sih " batin nya kesel


" Kamu disini dek " ucap Aldo tiba tiba sudah pulang


Tania bangkit dari duduknya dia mencium tangan masnya


" Iya , kangen Ken sama Vania "


Argo mengagguk dia tak lupa salaman dengan ayah mertuanya


" Ayo makan apa ! " Ucap Aldo kepada Ken saat mencium pipinya itu


Ken menggeleng kepalanya


" Makan biskuit "


" Makan mie " ucap Dafa


Aldo melotot membuat Ken sangat takut . Ken dan vania beranjak berdiri memeluk oppanya . Anak nya itu tau ada opaanya . Karena papa gak mungkin memarahi Ken dan Vania di depan opa nya


" Aku ke atas dulu yah . Mah " ucap Aldo yang di anggukin mertuanya