
Pagi harinya Caca telah bangun . Kedua anaknya itu membangunkan Caca karena Dara dan Dafa mau pipis
Kedua anaknya itu keluar dari kamar duduk di ruang tamu menonton film kartun kesukaan nya
" Mau sereal sama minum susu ? " Tanya Caca
Keduanya mengagguk . Caca langsung membuatkan susu dan sereal tak lama kemudian Vania juga Ken keluar juga karena mereka sudah bangun dari tadi tapi saat keluar kamar kakak nya itu belum bangun akhirnya Ken dan Vania masuk ke kamar lagi
" Good morning mas Ken , Vania "
" Morning " ucap Ken sambil tersenyum
Caca membawakan dua sereal. Dan setelah itu susu
" Mas Ken , dedek Vania juga mau sama kaya kakak ? " Tanya Caca
Keduanya mengagguk . Melihat kakaknya yang sudah melahap sereal . Caca kembali lagi ke dapur membuatkan sereal untuk dua keponakan nya itu
Setelah mereka makan sambil nonton tv . Caca kembali ke kamar lagi . Merapikan pakaian nya yang berantakan ulah Dimas
" Bangun ih , anak anak udah pada bangun . Masa habis sholat langsung tidur . Kamu mah Dimas " ucap Caca manja sambil menindih suaminya yang tidur tengkurap
" Emm iya sayang " jawab Dimas
Cup
Caca terus menganggu suaminya itu sedang tidur . Caca terus mencium punggung Dimas , ketek Dimas dan juga pipi suaminya itu
" Aku udah mandi , udah keramas . Gara gara kamu ayah "
" Emmm"
Dimas membalikan badannya dia memeluk Caca . Mengendus leher istrinya . Semalam setelah berhubungan . Dimas dan Caca langsung mandi karena mereka selesai jam 3 pagi . Karena beberapa jam lagi sholat subuh akhirnya memutuskan untuk mandi tengah malam
Dimas Masih bermalas malasan untuk bangun . Dia bener bener ngantuk karena Dimas terus bekerja tadi malam . Di tambah lagi saat baru banget bangun tidur . Dara kebangun dia meminta minum. Akhirnya karena Caca baru saja tidur . Dimas mengambil ke dapur sana
Di depan itu sudah ada argo dan Tania . Keduanya menemani keponakan keponakan nya yang tengah asik nonton kartun dan juga sarapan
Tepat jam 8 pagi . Sarapan datang . Begitu banyak menu sarapan kali ini ada nasi goreng serta udang tepung dan sosis , nuget . Tak lupa susu hasil dari pertenakan selalu ada
Caca dan Dimas juga argo dan Tania tersenyum saat diva dan Aldo baru saja keluar . Seperti nya keduanya habis mandi bersama . Bisa di lihat keduanya rambut keadaan basah . Dan itu apa ? Astaga Aldo bener bener bikin diva malu . Dia meninggalkan satu kecupan merah di leher diva
Diva menutupi nya dengan tangan sedangkan rambutnya masih di tutupi oleh handuk . Karena rambut diva sangat panjang . Akan memakan waktu untuk mengeringkan sedangkan sarapan sudah datang
" Bunda habis keramas ya " ucap Vania
Dimas Caca dan argo juga Tania tersenyum sedangkan Aldo dan diva langsung menegang wajahnya
" Em i iya " jawab diva sambil memberikan lauk di piring suaminya
Diva mengibaskan rambutnya . Dia melepaskan handuk dari kepalanya . Mulai mencicip makanan yang begitu enak
" Habis ini kakak mau berenang ya ma "
" Mas juga " ucap Ken ikutan
Caca dan diva mengagguk tandanya mereka memperbolehkan anak anaknya itu berenang
" Berapa ronde do ? " Tanya Dimas
Argo tersenyum dia mengangkat alis nya kepada diva . Biar istrinya yang menjawab
" Ngapain nanya nanya ! Ini disuruh kakak ya . Aldo mah nurut nurut aja . Mana mau banget lagi janjian punya anak " grutu diva
Semalam saat mereka membakar daging . Dimas mengajak Aldo untuk janjian lagi hamilin sang istri . Seperti waktu Vania dan dara . Jarak mereka hanya berbeda dua bulan . Dan itu sama sekali engak janjian . Maka dari itu Dimas mengajak Aldo untuk hamil bareng
Awalnya diva menolak . Karena diva bener capek dan lelah . Kemarin saat baru saja sampai sama sekali engak istrirahat karena Aldo menyuruh diva untuk menjaga anak anaknya itu bermain pasir
Di tambah lagi semalam selesai bakar bakar jam 1 pagi . Diva bener bener ngantuk . Dan jam 2 pagi diva harus menuruti kemauan sang suami.
" Tapi kamu juga menikmati nya kan sayang "
Diva menatap Aldo kesal " jangan macem macem ya mas . Banyak orang disini " ketus diva
Aldo hanya tersenyum berbeda dengan kakak dan adiknya itu malah tertawa . Diva seperti tertekan sekali gara gara keramas pagi pagi dan gara gara kecupan Aldo di leher menjadi Bullyan
Saat Dimas juga Caca menganti baju Dafa dan dara. Begitu juga dengan diva dia Menganti baju Ken dan Vania . Sedangkan Aldo menghubungi penjaga disini untuk menyiapkan pelampung untuk anak anaknya . Kemarin saat anak anak memakai pelampung tiba tiba kempes . Akhirnya Aldo menyuruh salah satu penjaga sini untuk membelikan yang baru
Cup
" Kita itu seperti sudah berumah tangga aja ya . 3 hari kita bersama . Sarapan dan melihat kamu tanpa make up . Ternyata kamu bener bener cantik luar dalam sayang " argo merangkul pundak Tania . Saat ini mereka belum juga menghabiskan sarapan . Karena Tania terus menerus nambah
" Iya bang iya " jawab Tania malas
" Awas ya berenang pake bikini . Disini laki laki itu bukan hanya aku . Tapi ada kakak ipar aku dan Dimas . Jadi jangan harap kamu bisa pakaian sexy disini "
" Iya sayangku , cintaku , masa depan ku"
Argo tersenyum
" Mulai kapan kamu bisa belajar ngegombal gini ? "
" Sejak kita pacaran . Karena Abang selalu mengeluarkan kata kata manis saat Abang ngejar aku "
" Ooooo. Yang saat itu kamu belum bisa move on .nangis nangis . Huh ! Alay "
Tania menatap argo lalu dia mencubit perut kekasihnya itu
" Sudah tau alay . Kenapa di pacarin " grutu Tania
" Kamu itu menarik . Tau apa yang membuat aku berpaling dari kamu ? "
Tania menggeleng kepalanya
" Kamu pintar, cantik, yang paling penting . Kamu itu gak pernah pacaran. Dan itu membuat aku yakin . Seperti nya gak salah pilih . Karena cuma kamu yang bikin aku bete, terus bahagia . Walupun saat itu kamu nolak aku . Kamu paham sampai sini ?"
" Paham " jawab Tania tegas
" Bagus kalo gitu . Yang paling penting juga . Kamu itu anak emas dari keluarga Rayhan . Aku jadi gak perlu takut kalo kamu itu digoda laki laki brengsek , mata keranjang . Karena mas mas mu posesif dan galak "
" Iya kamu gak takut . Tapi aku yang takut sama kamu . Kamu itu mantan playboy "
" Kamu tenang aja . Aku gak bakal seperti itu lagi . Buat apa main sana sini . Kalo di depan aku aja sudah ada masa depan aku "
Cih
" Kalo aku ungkit kamu selingkuh ? "
Argo menggeleng kepalanya cepat
" No no no . Nanti kamu sakit hati . Ya aku akuin aku salah . Maaf ya sayang ku. Dan terima kasih kamu sudah menerima aku lagi . I love you Tania"
" Em . I love you "
Cup
" Asik dapat morning kiss hari ini . Sering sering ah . Aku ajak kamu liburan . Biar dapat seperti ini " jawab argo kegirangan
" Jangan harap kamu ajak liburan sama mama papa . Karena gak mungkin kita terus terusan berdua . Yang ada kamu kena pukulan kalo berani macam macam peluk aku , cium aku "
" Galak banget sih papa mertua. Jangan galak galak lah . Kan nanti anak nya bisa buat cucu yang lucu lucu "
Hish !
" Udah ah . Aku mau masuk kamar . Mau ganti baju setelah itu ikut berenang "
Tania beranjak bangun . Dia langsung meninggal argo yang masih duduk di ruang makan