
Hampir 3 Minggu lebih papa rayhan dan mama Lisa keliling dunia . Mereka memang menikmati masa tua mereka . Sudah cukup saat masih muda mencari uang sekarang giliran anak anaknya yang mencari
Papa rayhan mengabari Tania bahwa besok pagi dia sudah ada di Indonesia . Dan papa juga meminta Tania untuk menjemput sekalian membawa Ken dan Vania
Setelah sarapan Tania langsung meluncur kerumah mas Aldo di antar oleh supir pribadi papa , Tania sudah engak sabar bertemu dengan mama dan papa yang akhir akhir ini susah banget di hubungi karena kesibukan Tania
Setelah mendapatkan izin dari mas dan kakak membawa kedua anak anaknya . Memang Tania semalam sudah mengabari mas nya terlebih dahulu . Ketika di bolehin . Akhirnya Tania langsung kesini
" Dadah dulu sama papa bunda "
Keduanya melambaikan tangan saat sudah menaiki mobil dan jendela di buka
" Gaya banget dah ah anak aku yang pertama ini . Pake kacamata hitam segala . Awas gelap "
Aldo tersenyum miring
" Nanti mas sama adek peluk opa sama Oma ya . Nanti sekalian juga mas sama adek minta oleh oleh "
Mereka berdua yang ada di pangkuan Tania mengagguk . Tania lupa mengabari kekasihnya kalo hari ini dia engak ke kantor melainkan ke bandara menjemput mama dan papa
Setelah argo mengucapkan hati hati . Akhirnya Tania kembali menaruh ponselnya di tas . Selama perjalanan itu juga Vania dan Ken bernyanyi . membuat supir dan Tania tertawa geli
Kedua anak nya diva dan Aldo emang sangat lucu . Mungkin kalo sudah ada Dafa di sisi mereka berdua . Tania yakin mobil itu akan pecah dan kebanyakan tertawa sama tingkah mereka bertiga
Sambil menunggu mama dan papa ngambil koper . Tania dan kedua keponakan itu mampir di salah satu restoran kopi
" Rasanya makyuss" Ken mengangkat jempol nya sambil bibir di monyongin
" Adek mau itu " ujuk donat di dinding pajangan
Tania membiarkan Vania memilih sampai akhir mama dan papa yang sudah Tania kabarin kalo ada di restoran itu langsung ke tujuan
" Mama papa " Tania memeluk mama dan papanya
Setelah di lepaskan . Papa langsung memeluk mas Ken sedangkan mama memeluk Vania
" Papa sampe nangis karena kangen sama mas sama adek "
Cup
Begitu juga dengan mama Indri . Dia sangat rindu dengan kedua cucunya itu
" Minum apa kamu ? " Tanya papa kepada mas Ken
" Kopi dong " ucap Ken sombong
" Waduh gaya banget sih mas Ken minum kopi . Bukannya itu teh ? " Goda papa rayhan membuat Tania dan mama tekekeh
" Oppa ini gak gaul banget sih . Ini tuh kopi . Besok mas ajak ke kopi langganan mas deh " ucapnya sombong
Papa rayhan di buat gemes sama cucu pertamanya itu
" Siapa sih yang ngajarin . Kenapa pintar banget . Bisa aja menjawab pertanyaan opa " papa rayhan terus mencium ken. Bukannya Ken menangis tapi malah ketawa
" Sombong dalam arti apa ? Pamer harta ? " Tanya Tania
Ken menggeleng
" Sombong karena minum kopi "
Mama papa dan Tania tertawa geli
" Ada ada aja sih kamu mas . Bikin gemes . Ayo di makan donat nya . Nanti kalo kurang opa beli sama toko tokonya"
Ck ck ck
" Gayanya opaa seperti orang kaya aja . Disini yang orang kaya itu kak Dafa . Dia punya mobil 5 terus rumahnya ada kolom berenang . Keren kan opa kakak nya mas "
Hahaha
" Yang ada mas itu yang keren . Mas punya pesawat, punya pulau . Punya vila . Punya restoran .punya hotel "
" No no no . Kak Dafa bilang kak Dafa yang orang kaya hush opa . Nanti kak Dafa marah sama mas "
Papa rayhan saking gemesh nya dia sampai menangis . Kok bisa Aldo dan diva membuat anak lucu seperti Ken begini
" Iya iya . Kak Dafa yang orang kaya . Cepat di makan donat nya " ucap papa rayhan
Kedua cucunya itu mengagguk . Saking nikmatnya mereka makan sampai mata merem melek
" Oppa , mas boleh bawain kak dafa sama adek dara donat ? "
" Boleh , cepat pilihin apa yang kakak mau"
" Asik " Ken tersenyum di berjalan ke arah donat meminta tolong mbak karyawan mengambil kan donat rasa coklat semua
Setelah di bayar oleh papa rayhan . Barulah mereka kembali pulang . Efek makan begitu banyak dan nikmat. Kedua cucunya itu tidur di dada papa rayhan dan mama Indri
Cup cup cup
" Gimana pekerjaan kamu Tania ? Papa dengar kamu berhasil membuat perusahaan A bekerja sama dengan biray group . Good job Tania "
Tania tersenyum
" Begitu lah . Aku juga awalnya gak yakin . Karena aku belum pernah terjun
Tapi kak Dimas meyakinkan aku . Bahwa aku bisa . Dan aku di dampingin oleh Raka . Raka juga pintar dalam hal negosiasi masalah harga loh pah "
Papa rayhan tersenyum
" Aku rasa . Raka itu cocok untuk di pegang keuangan pah . Karena kita sama sama kuat dalam hal itu "
" Papa mau tahu sampai 5 bulan kedepan gimana pekerja Raka . Papa juga saling komunikasi sama Bima masalah Raka itu . Karena Aldo di cabang dia bisa menghandel hotel dan restoran .
Sedangkan kamu tetap aja di perusahaan pusat sama Dimas . Papa percaya Dimas akan mengajari kamu banyak hal . Dimas sama pintarnya dengan Aldo . Hanya bedanya Dimas itu tegas sedangkan Aldo sangat kejam . Dia gak terima kalo karyawan nya itu main main dan langsung pecat " jelas papa rayhan